Denah Rumah Sederhana yang Cocok untuk Pasangan Pengantin Baru

Denah Rumah Sederhana yang Cocok untuk Pasangan Pengantin Baru | Foto artikel Arsitag
Arkananta Livingdi Bekasi karyaTirto Wibowotahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Memiliki rumah pastilah idaman setiap keluarga, termasuk pasangan pengantin baru. Rumah menjadi tempat dimulainya sebuah keluarga baru yang mandiri. Namun, imajinasi untuk memiliki rumah yang nyaman sebagai tempat tinggal keluarga yang harmonis di zaman sekarang, bisa jadi hanya khayalan belaka. Sulitnya dan mahalnya lahan dengan lingkungan yang strategis, dapat menjadi kendala untuk mewujudkan keinginan memiliki rumah. Minimnya pendanaan dan banyaknya kebutuhan lain juga menjadi kendala.

Perlu diingat, sama seperti membangun sebuah keluarga, dari dua orang yang saling mengasihi, lalu dilengkapi dengan anak-anak, begitu juga dengan membangun rumah. Membangun rumah bisa dilakukan bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan. Saat awal, rumah yang hanya akan ditempati dua orang memang tidak perlu terlalu besar. Nah, berikut ini ada beberapa contoh denah rumah sederhana yang cocok untuk pasangan pengantin baru. Denah rumah sederhana ini dapat menjadi acuan untuk memunculkan berbagai ide yang cocok bagi rumah idaman pasangan pengantin baru.

Baca juga: Desain Interior Rumah Mungil Kekinian Yang Sederhana Tapi Elegan

1. Rumah sederhana 1 lantai

1. Rumah sederhana 1 lantai

 

Arkananta Livingdi Bekasi karyaTirto Wibowotahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Arkananta Living di Bekasi mendesain rumah sederhana tipe 49/91 dan 54/94. Dari denah, dapat terlihat adanya 2 kamar tidur, sebuah kamar tidur utama dan 1 kamar tidur lainnya yang dapat dijadikan kamar tidur tamu atau kamar tidur anak. Bagian belakang juga bisa menjadi alternatif pengembangan bangunan. Perlu diingat, saat memilih bangunan 1 lantai seperti ini, tanyakan pada pengembang dan pastikan kekuatan struktur bangunan dan izin untuk kemungkinan peningkatan lantai.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendesain Interior Kamar Tidur Anak yang Lucu dan Ceria

2. Konsep rumah tumbuh

Dadali Stone Yard Jl. Dadali, Tanah Sareal,Bogor, Jawa Barat karya studio slenpan tahun 2017 (Sumber: arsitag.com)

Dadali Stone YardJl. Dadali, Tanah Sareal,Bogor, Jawa Barat karyastudio slenpantahun 2017 (Sumber: arsitag.com)

Konsep rumah tumbuh dapat menjadi pilihan yang tepat untuk membangun rumah yang cocok untuk pasangan pengantin baru. Dadali Stone Yard merupakan lingkungan hunian dengan rumah yang didesain dengan konsep "Split House" karena memenuhi kebutuhan tanah yang ada. Denah rumah sederhana karya studio slenpan ini dapat dijadikan contoh rumah tumbuh. Lantai 1 dan lantai 2 memang harus dibangun pada tahap awal, namun lantai 3 dapat dibangun di masa mendatang. Yang penting adalah perencanaannya, terutama struktur dan konsep ruangnya harus sudah mantap, agar kualitas bangunan dan kenyamanan tetap optimal.

Baca juga: Bagaimana Cara Membangun Rumah Tumbuh

3. Denah rumah sederhana yang nyaman

Taman Tengah House at Kranggan di Cibubur karya AKANOMA YU SING tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Taman Tengah House at Kranggan di Cibubur karyaAKANOMA YU SINGtahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Rumah sederhana dan berukuran mungil tidak berarti mengesampingkan segi kenyamanan fungsinya. AKANOMA YU SING membuktikannya dalam desain Taman Tengah House at Kranggan. Desain rumah sederhana ini sangat memperhatikan segi pencahayaan alami dan ventilasi silang ke semua ruang dengan adanya ruang terbuka di antara massa bangunan. Kemungkinan rumah tumbuh pada tipe 60/98 ini juga tidak mengurangi kualitas pencahayaan dan ventilasi silangnya.

Ruang Keluarga di Taman Tengah House at Kranggan karya AKANOMA YU SING (Sumber: arsitag.com)

Ruang Keluarga di Taman Tengah House at KranggankaryaAKANOMA YU SING(Sumber: arsitag.com)

Material rumah yang alami dengan dinding bata ekspos, lantai semen ekspos, dan atap fiber semen non-asbestos yang dirambati pohon, membuat rumah ini semakin berkarakter dengan perawatan yang mudah dan murah.

4. Denah rumah sederhana tipe 36

Rumah Tipe 36 di Jatihandap, Bandung karya Andiyanto Purwono.ST tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Rumah Tipe 36 di Jatihandap, Bandung karyaAndiyanto Purwono.STtahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Pada awalnya, rumah tipe 36 sudah mencukupi kebutuhan fungsi tempat tinggal yang nyaman untuk pasangan pengantin baru. Fungsi ruang tamu dan ruang keluarga bisa disatukan. Begitu juga, ruang makan dan dapur. Manfaatkan kecerdikan furnitur multifungsi pada ruang dengan konsep open-plan agar ruang tampak lebih lega dengan fungsi yang optimal.

Kirana Residence at Taman Jaya di Tasikmalaya karya Small Space Interior tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Kirana Residence at Taman Jayadi Tasikmalaya karyaSmall Space Interiortahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

5. Rumah sederhana tipe 68

Kirana Residence at Taman Jaya di Tasikmalaya karya Small Space Interior tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Kirana Residence at Taman Jayadi Tasikmalaya karyaSmall Space Interiortahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Sebelum memutuskan membeli rumah dari pengembang, tanyakan dengan jelas dan pastikan kekuatan struktur untuk kemungkinan peningkatan bangunan. Tanyakan pula perizinan, Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Luas Bangunan (KLB), Garis Sempadan Bangunan (GSB), batas jumlah lantai bangunan ataupun skyline, hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk tipe yang akan Anda beli. Pastikan ada bukti tertulis untuk setiap izin tersebut, agar yakin bahwa itu bukan trik penjualan semata yang ingin menipu pasangan pengantin baru.

Mintalah semua bukti dan dokumen yang berhubungan dengan pembangunan pada saat akad jual beli. Simpan semua dokumen tersebut dengan baik. Agar lebih yakin, Anda bisa memastikan keotentikan akta rumah Anda dengan melegalisirnya di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) terdekat.

6. Rumah sederhana tipe 90

FY HOUSE di KDA Housing, Batam Centre karya Gilbert Yohannes Voerman tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

FY HOUSEdi KDA Housing, Batam Centre karyaGilbert Yohannes Voerman tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Rumah tipe 90 tergolong berukuran cukup luas untuk pasangan pengantin baru. Ukuran kamar tidur utama bisa didesain cukup besar karena di ruang inilah pasangan pengantin baru lebih banyak memanfaatkan waktu bersama. Kamar tidur utama yang cukup luas, nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk meletakkan ranjang bayi agar lebih mudah merawat ‘Sang Buah Hati’.

FY HOUSE di KDA Housing, Batam Centre karya Gilbert Yohannes Voerman tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

FY HOUSEdi KDA Housing, Batam Centre karyaGilbert Yohannes Voermantahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Apapun tipe dan desain rumah sederhana yang Anda pilih untuk memulai hidup baru bersama pasangan Anda, pastikan rumah itu menjadi awal yang baik untuk pengembangan keluarga di masa depan. Rumah sederhana yang nyaman untuk Anda berdua, nantinya juga harus nyaman untuk anak-anak. Rancanglah rumah yang berorientasi untuk sekarang dan masa depan, dan wujudkan keluarga harmonis yang Anda dambakan.

Baca juga:

Rumah Sederhana (Tipe 36, 45, 60)

Yu Sing, Arsitek Rumah Murah yang Sederhana dan Idealis

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Joyce Meilanita

Joyce Meilanita adalah satu-satunya mahasiswa Arsitektur'95 Institut Teknologi Indonesia yang lulus di tahun 1999. Pernah magang dalam Jadena Project PT. Schering Jerman-Indonesia di tahun 1998. Penyuka aljabar ini aktif mengajar bimbel sejak 1988 dan telah membuat 420 soal untuk ujian masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ia juga sudah menerjemahkan 41 dokumen berbahasa Inggris untuk Tung Desem Waringin. Kecintaan akan dunia arsitektur menyemangatinya untuk terus membagi dan memperluas wawasan serta pengetahuannya lewat berbagai artikel yang ditulisnya untuk arsitag.com. "Always trying to do my best in God's will n bless" itulah motto hidupnya.