{"id":1556,"date":"2023-02-27T07:40:43","date_gmt":"2023-02-27T07:40:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=1556"},"modified":"2023-02-27T07:42:33","modified_gmt":"2023-02-27T07:42:33","slug":"detail-modern-simple","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/","title":{"rendered":"Mengenal Detail- Detail Modern yang 'Simple'"},"content":{"rendered":"\n<p>Membangun rumah modern cenderung menghabiskan lebih banyak biaya ketimbang rumah tradisional yang berukuran setara. Anda mungkin melihat kurangnya detail pada rumah di atas dan mengira proyek ini pasti lebih murah, Anda akan salah mengerti. Bahkan, keinginan untuk mengutamakan ketelitian, dan mengekspos detail, membutuhkan pengerjaan yang terampil dan penggunaan material yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa detail modern dan bagaimana cara mengerjakannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x504xGambar-02-Reveal-pada-dinding-rumah-modern-by-BuildLLC-Sumber-blogbuildllccom.jpg.pagespeed.ic.DMo8rZJXLi.jpg\" alt=\"Reveal pada dinding rumah modern by BuildLLC (Sumber: blog.buildllc.com)\"\/><figcaption><em>Reveal pada dinding rumah modern by BuildLLC (Sumber: blog.buildllc.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/#Reveal_tali_air\" title=\"Reveal&nbsp;(tali air)\">Reveal&nbsp;(tali air)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/#Pintu_Slab\" title=\"Pintu&nbsp;Slab\">Pintu&nbsp;Slab<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/#Jendela_etalase\" title=\"Jendela etalase\">Jendela etalase<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/#Atap_rendah\" title=\"Atap rendah\">Atap rendah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/detail-modern-simple\/#Bentuk_persegi\" title=\"Bentuk persegi\">Bentuk persegi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Reveal_tali_air\"><\/span><strong><em>Reveal<\/em>&nbsp;(tali air)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Reveal<\/em>&nbsp;atau&nbsp;<em>reglet,<\/em>&nbsp;dalam istilah kita disebut juga tali air (nat atau sulur-sulur) adalah detail modern klasik yang paling banyak digunakan. Fungsi awal&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>atau tali air pada kusen pintu atau jendela adalah mencegah rembesan atau tetesan air sehingga tidak masuk ke dalam kusen yang mengakibatkan kerusakan kusen. Selain itu,&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>juga berfungsi untuk menampilkan estetika tersendiri pada pintu rumah.&nbsp;Memisahkan dan menonjolkan sambungan antara beberapa material juga teknik yang umum digunakan dalam pengerjaan&nbsp;<em>reveal<\/em>. Karena membutuhkan ketelitian yang tinggi, pekerjaan&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>tidak boleh dilakukan oleh sembarangan tukang karena akan mengurangi estetika.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Reveal&nbsp;<\/em>adalah teknik membuat tekstur cekungan atau kanal kecil (coakan) berukuran 2 x 1 cm atau 1 x 1 cm yang membentuk garis lurus pada dinding bangunan. Ada dua letak tali air yang umum digunakan, antara lain di atas plint keramik dan mengelilingi bingkai pintu atau jendela.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/Gambar-03-Tali-air-pada-dinding-rumah-San-Giobbe-by-TA-Plan-Design-Sumber-actromegialliit.jpg.pagespeed.ce.NNGqGVRMeL.jpg\" alt=\"Tali air pada dinding rumah San Giobbe by TA Plan Design (Sumber: actromegialli.it)\"\/><figcaption><em>Tali air pada dinding rumah San Giobbe by TA Plan Design (Sumber: actromegialli.it)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/Gambar-04-Tali-air-pada-dinding-rumah-San-Giobbe-by-TA-Plan-Design-Sumber-actromegialliit.jpg.pagespeed.ce.St07_z5RNl.jpg\" alt=\"Tali air pada dinding rumah San Giobbe by TA Plan Design (Sumber: actromegialli.it)\"\/><figcaption><em>Tali air pada dinding rumah San Giobbe by TA Plan Design (Sumber: actromegialli.it)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh adalah&nbsp;<em>reveal<\/em>&nbsp;yang dibuat agak tinggi untuk menonjolkan sambungan dua material yang berbeda. Perhatikan bagaimana&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>horizontal bertemu dengan&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>vertikal pada pintu dan celah dinding. Celah pada pintu juga membentuk detail&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>lain yang menambah nilai estetika.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/xGambar-05-Modern-reveal-pada-bingkai-pintu-Sumber-barleypfeiffercom.jpg.pagespeed.ic.q241KiXWzX.jpg\" alt=\"Modern reveal pada bingkai pintu (Sumber: barleypfeiffer.com)\"\/><figcaption><em>Modern reveal pada bingkai pintu (Sumber: barleypfeiffer.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Reveal&nbsp;<\/em>(tali air) dapat digunakan untuk menegaskan bukaan pintu sekaligus menciptakan garis bayangan kecil dan perbedaan halus antara pintu dengan dinding. Perhatikan bagaimana&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>membingkai pintu dengan menciptakan garis tipis halus. Demikian pula&nbsp;<em>reveal base&nbsp;<\/em>tanpa&nbsp;<em>plint&nbsp;<\/em>terlihat apik ketika digunakan untuk memisahkan material dinding dan lantai yang berbeda \u2013 lantai&nbsp;<em>hardwood&nbsp;<\/em>dan dinding misalnya, sehingga dinding terlihat seperti melayang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x1125xGambar-06-Tangga-Elwood-dengan-reveal-pada-dinding-by-Robson-Rak-Architects-Sumber-contemporistcom.jpg.pagespeed.ic.XjTC026j9L.jpg\" alt=\"Tangga Elwood dengan reveal pada dinding by Robson Rak Architects (Sumber: contemporist.com)\"\/><figcaption><em>Tangga Elwood dengan reveal pada dinding by Robson Rak Architects (Sumber: contemporist.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kemudian ada pula detail&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>yang unik. Detail ini adalah&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>yang dibuat antara tapak dan anak tangga yang memberi kesan seakan-akan tangga menghilang di balik dinding. Seperti kebanyakan&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>lainnya, detail ini memerlukan ketelitian ekstra dalam pengerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x929xGambar-07-Reveal-pada-plafon-apartemen-by-nana-rar-studio-Sumber-archdailycombr.jpg.pagespeed.ic.SQv80maPeP.jpg\" alt=\"Reveal pada plafon apartemen by nana rar studio (Sumber: archdaily.com.br)\"\/><figcaption><em>Reveal pada plafon apartemen by nana rar studio (Sumber: archdaily.com.br)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Saat ini,&nbsp;<em>reveal<\/em>&nbsp;mulai berkembang menjadi detail arsitektural pada bagian dasar dinding, plafon, dinding eksterior, dan sebagainya. Fungsinya adalah untuk mengekspresikan nilai estetika yang tinggi pada dinding bangunan modern.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Reveal&nbsp;<\/em>dapat dibuat dengan permainan garis horizontal dan vertikal untuk mempertegas suatu ruang. Agar tampilan bangunan semakin menarik, bagian&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>ini biasanya dicat berbeda dari cat dinding di atasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x500xGambar-08-Pintu-slab-di-rumah-Craven-Hill-Gardens-Notting-Hill-Sumber-interior-idcom.jpg.pagespeed.ic.wBjQ43rRc8.jpg\" alt=\"Pintu slab di rumah Craven Hill Gardens Notting Hill (Sumber: interior-id.com)\"\/><figcaption><em>Pintu slab di rumah Craven Hill Gardens Notting Hill (Sumber: interior-id.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pintu_Slab\"><\/span><strong>Pintu&nbsp;<em>Slab<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Detail modern lainnya adalah pintu slab dengan engsel pivot atas dan bawah sebagai pengganti engsel jenis kupu-kupu biasa. Engsel pivot dipasang di lantai maupun di bagian atas pintu sebagai pengganti kusen pintu, menjadikan pintu terlihat rata dengan dinding.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika pintu ditutup, dinding memiliki tampilan yang lebih serupa dan masif, sifat tipikal desain modern. Dan saat pintu terbuka...<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/Gambar-09-Pintu-slab-di-rumah-Craven-Hill-Gardens-Notting-Hill-Sumber-interior-idcom.jpg.pagespeed.ce.jSYt-vLdpg.jpg\" alt=\"Pintu slab di rumah Craven Hill Gardens Notting Hill (Sumber: interior-id.com)\"\/><figcaption><em>Pintu slab di rumah Craven Hill Gardens Notting Hill (Sumber: interior-id.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>...tampak seperti sebuah panel besar, dua di antaranya menyembunyikan lemari penyimpanan, dan satu pintu membuka ke arah ruangan lain. Secara arsitektural, pintu ini menyatu dengan dinding, seperti dalam desain arsitektur tradisional.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x1009xGambar-10-Pintu-slab-rumah-di-Vancouver-by-Architect-Randy-Bens-dan-NRT-Developments-Sumber-contemporistcom.jpg.pagespeed.ic.Ud-P7EGJ92.jpg\" alt=\"Pintu slab rumah di Vancouver by Architect\u00a0Randy Bens\u00a0dan\u00a0NRT Developments (Sumber: contemporist.com)\"\/><figcaption><em>Pintu slab rumah di Vancouver by Architect&nbsp;Randy Bens&nbsp;dan&nbsp;NRT Developments (Sumber: contemporist.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam arsitektur tradisional, pintu adalah elemen arsitektur yang menunjukkan hubungan antara dua ruang. Sementara itu dalam estetika modern, pintu menjadi satu bagian dengan bidang dinding.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x291xGambar-11-Sistem-kaca-etalase-di-rumah-modern-di-Michigan-Sumber-westernwindowsystemscom.jpg.pagespeed.ic.RZZWBAQcTM.jpg\" alt=\"Sistem kaca etalase di rumah modern di Michigan (Sumber: westernwindowsystems.com)\"\/><figcaption><em>Sistem kaca etalase di rumah modern di Michigan (Sumber: westernwindowsystems.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jendela_etalase\"><\/span><strong>Jendela etalase<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Karakteristik lain dari desain arsitektur modern adalah sistem kaca etalase. Sistem bingkai aluminium ini membutuhkan bentangan kaca yang jauh lebih besar dalam kerangka pendukung dengan profil yang lebih kecil bila dibandingkan dengan sistem bingkai kayu. Hasilnya adalah kaca transparan setinggi plafon yang mengurangi massa dinding dan seluruh rumah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/Gambar-12-Atap-landai-pada-rumah-modern-Sumber-decorfacilcom.jpg.pagespeed.ce.WYjkCFdpal.jpg\" alt=\"Atap landai pada rumah modern (Sumber: decorfacil.com)\"\/><figcaption><em>Atap landai pada rumah modern (Sumber: decorfacil.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Atap_rendah\"><\/span><strong>Atap rendah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti apa jadinya bila rumah modern tanpa atap datar, atau yang lebih tepat disebut atap landai? Jenis atap ini memerlukan perhatian khusus, karena cenderung rentan terhadap bocor jika tidak dikerjakan dengan benar. Oleh karena talang dan pipa pembuangan air hujan di luar rumah dapat merusak estetika seluruh rumah, desain modern sering kali menggunakan saluran atap interior untuk mengalirkan air dari atap.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengarahkan air ke saluran atap ini dan mencegah agar air tidak tumpah mengenai dinding luar, atap biasanya memiliki tembok pembatas (<em>parapet<\/em>) atau dinding yang sangat rendah di sepanjang tepi atap. Tembok pembatas ini tidak hanya mencegah agar air tidak tumpah ke tepi dan ke dinding bawah, tetapi juga menyembunyikan lereng dan bubungan atap.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x422xGambar-13-Cheeran-House-rumah-modern-berbentuk-persegi-by-John-Pardey-Architects-Sumber-loversiqcom.jpg.pagespeed.ic.BH2gQY6H95.jpg\" alt=\"Cheeran House rumah modern berbentuk persegi by John Pardey Architects (Sumber: loversiq.com)\"\/><figcaption><em>Cheeran House rumah modern berbentuk persegi by John Pardey Architects (Sumber: loversiq.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_persegi\"><\/span><strong>Bentuk persegi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumah modern umumnya berbentuk persegi panjang dan masif. Eksterior rumah-rumah berbentuk kotak ini dilapisi material&nbsp;<em>siding&nbsp;<\/em>yang memberikan tampilan seragam.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/proxy-s3-arsitagx-master-article\/article-photo\/74\/750x548xGambar-14-Desain-reveal-pada-siding-farmhouse-by-House-House-architects-Sumber-homeandlivingdecorcom.jpg.pagespeed.ic.hRcZ3Whz4F.jpg\" alt=\"Desain reveal pada siding farmhouse by House House architects (Sumber: homeandlivingdecor.com)\"\/><figcaption><em>Desain reveal pada siding farmhouse by House House architects (Sumber: homeandlivingdecor.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah,&nbsp;<em>siding&nbsp;<\/em>horizontal dengan jumlah sambungan minimal adalah tipikal seperti halnya sistem panel, umumnya berupa&nbsp;<em>fiber cement&nbsp;<\/em>atau panel kayu, yang memberikan tampilan masif. Perhatikan penggunaan&nbsp;<em>reveal&nbsp;<\/em>di antara setiap panel yang menambah nilai estetika rumah tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun rumah modern cenderung menghabiskan lebih banyak biaya ketimbang rumah tradisional yang berukuran setara. Anda mungkin melihat kurangnya detail pada rumah di atas dan mengira proyek ini pasti lebih murah, Anda akan salah mengerti. Bahkan, keinginan untuk mengutamakan ketelitian, dan mengekspos detail, membutuhkan pengerjaan yang terampil dan penggunaan material yang tepat. Berikut adalah beberapa detail [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":1558,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[117,119,318],"tags":[897,896],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1556"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1556"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1556\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1565,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1556\/revisions\/1565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}