{"id":18,"date":"2022-08-24T12:56:40","date_gmt":"2022-08-24T12:56:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=18"},"modified":"2022-09-02T02:14:49","modified_gmt":"2022-09-02T02:14:49","slug":"tanaman-hias-cafe-dan-restoran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/","title":{"rendered":"Cara Mendekorasi Cafe dan Restoran Kekinian dengan Tanaman Hias Cantik"},"content":{"rendered":"\n<p>Dewasa kini,&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;dan restoran menjamur terutama di kota-kota besar. Hal ini menjadikan persaingannya tidak hanya soal menu yang ditawarkan, tetapi juga desain yang menarik untuk menunjang kenyamanan pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Ragam konsep dan tema ruang pun semakin menggila dan unik. Elemen dekorasi juga semakin menarik demi menciptakan ciri khas dari masing-masing restoran dan&nbsp;<em>cafe<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Membahas soal elemen dekorasi, salah satu yang biasa digunakan ialah&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/8-ide-desain-terkini-untuk-menata-koleksi-tanaman-interior-rumah-anda\">tanaman hias<\/a>. Ya, tanaman tidak sebatas elemen untuk taman atau&nbsp;<em>outdoor<\/em>, tetapi bisa dijadikan dekorasi interior atau&nbsp;<em>indoor<\/em>. Kehadiran tanaman akan membuat ruangan terlihat lebih alami dan memberi kesan&nbsp;<em>fresh<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bagaimana sih cara mendekorasi cafe dan restoran dengan menggunakan tanaman hias? Berikut beberapa tips dan trik yang bisa Anda terapkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Mengisi ruang<\/strong><br><em>Desain Artap Cafe Surabaya, karya\u00a0<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/pt-desain-kreasi-cemerlang\">PT. Desain Kreasi Cemerlang<\/a>, via\u00a0<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/artap-cafe-surabaya\/photo\/112522\">Arsitag<\/a><\/em><br>\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Tak perlu ragu untuk menghadirkan banyak tanaman pada&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;dan restoran. Kehadiran mereka tidak sekedar aksen, tetapi bisa menjadi bagian penuh pada ruang. Anda bisa memanfaatkan dinding hingga langit-langit ruang untuk menempatkan tanaman hias yang ada. Pada langit-langit misalkan, tanaman juntai jenis jenggot musa bisa menjadi pilihan yang menarik.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#2_Pembatas_alami\" title=\"2. Pembatas alami \">2. Pembatas alami <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#3_Memenuhi_dinding\" title=\"3. Memenuhi dinding \">3. Memenuhi dinding <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#4_Mengisi_langit-langit\" title=\"4. Mengisi langit-langit \">4. Mengisi langit-langit <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#5_Tanaman_tinggi_dan_besar\" title=\"5. Tanaman tinggi dan besar \">5. Tanaman tinggi dan besar <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#6_Aksen_di_sudut_ruang\" title=\"6. Aksen di sudut ruang \">6. Aksen di sudut ruang <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#7_Ramai_nan_indah\" title=\"7. Ramai nan indah \">7. Ramai nan indah <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/tanaman-hias-cafe-dan-restoran\/#8_Biarkan_merambat\" title=\"8. Biarkan merambat \">8. Biarkan merambat <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pembatas_alami\"><\/span><strong>2. Pembatas alami<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-2.jpeg\" alt=\"Desain Cafe Tuku Kopi, karya MIVEWORKS, via Arsitag\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain Cafe Tuku Kopi, karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/miveworks\">MIVEWORKS<\/a>, via&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/tuku-kopi-2\/photo\/93326\">Arsitag<\/a><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan menggunakan tanaman untuk dekorasi ruang ialah bisa dijadikan elemen pembatas yang terkesan alami atau tidak kaku. Seperti pada Cafe Tuku Kopi di atas, tampak tanaman hias&nbsp;<em>s<\/em><em>ong of india<\/em>&nbsp;yang sudah mencapai tinggi lebih dari 1 meter ini diletakkan pada ujung kursi, sehingga memberi kesan pembatas antara satu ruang dengan ruang lain. Di sisi lain, tanaman ini juga menjadi aksen warna pada suasana ruang yang didominasi warna putih dan cokelat.<br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-toko-kopi-tuku-yang-mengundang-untuk-sering-sering-mampir\">Desain Toko Kopi Tuku yang Mengundang untuk Sering-sering Mampir<\/a><\/strong><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memenuhi_dinding\"><\/span><strong>3. Memenuhi dinding<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-3.jpeg\" alt=\"Resto dengan vertical garden, karya Agung Budi Raharsa, via Arsitag\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Resto dengan vertical garden, karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/agung-budi-raharsa-architecture-engineering\">Agung Budi Raharsa<\/a>, via&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/tri-balinese-restaurant-in-hong-kong\/photo\/12272\">Arsitag<\/a><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memasang instalasi&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/vertical-garden-solusi-taman-untuk-keterbatasan-lahan\"><em>vertical garden<\/em><\/a>&nbsp;kini banyak dilakukan untuk menghiasi ruangan cafe dan restoran. Selain cantik, kehadiran tanaman yang tersusun di dinding ini juga&nbsp; memberi nuansa natural dan segar. Bahkan. jika Anda ingin suasana cafe dan restoran serasa lebih tropis dengan tema alam,&nbsp;<em>vertical garden<\/em>&nbsp;yang mengisi penuh dinding ruangan bisa menjadi pilihan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengisi_langit-langit\"><\/span><strong>4. Mengisi langit-langit<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-4.jpeg\" alt=\"Desain Hause Rooftop at Setiabudi, karya Bitte Design Studio, via Arsitag\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain Hause Rooftop at Setiabudi, karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/bitte-design-studio\">Bitte Design Studio<\/a>, via&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/hause-rooftop-at-setiabudi\/photo\/1994\">Arsitag<\/a><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cafe&nbsp;<em>rooftop<\/em>&nbsp;di Setiabudi satu ini sangat menarik dengan ragam tanaman hijau yang mengisinya. Langit-langit berupa kisi-kisi kayu digantungi pot tanaman sehingga lebih semarak. Tanaman yang dipilih juga tentunya tidak sembarangan. Tanaman dengan karakter daun menjuntai seperti pakis menjadi salah satu yang menarik untuk memberi kesan rimbun dan estetik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Tanaman_tinggi_dan_besar\"><\/span><strong>5. Tanaman tinggi dan besar<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-5.jpeg\" alt=\"Desain Table 101 Surabaya, karya Livien Interior, via Arsitag\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain Table 101 Surabaya, karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/livien-interior\">Livien Interior<\/a>, via&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/table-101\/photo\/82371\">Arsitag<\/a><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan ragu untuk meletakkan tanaman yang tinggi dan besar pada ruang&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;dan restoran. Beberapa tanaman hias besar memang mampu beradaptasi dengan lingkungan ruang, salah satunya ialah seperti jenis palem.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan tanaman hias yang besar seperti ini tentu akan langsung berdampak pada suasana ruang. Anda juga bisa mengeksplorasi perannya, baik sebagai aksen, pembatas, penghias, atau pengisi sudut ruang yang kosong.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Aksen_di_sudut_ruang\"><\/span><strong>6. Aksen di sudut ruang<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-6.jpeg\" alt=\"Desain Proyek Saturdays at GI, karya Mutia Arifatu, via Arsitag\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain Proyek Saturdays at GI, karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/mutia-arifatu\">Mutia Arifatu<\/a>, via&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/saturdays-grand-indonesia\/photo\/142673\">Arsitag<\/a><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Cafe<\/em>&nbsp;berkonsep minimalis kekinian yang banyak menggunakan elemen kayu ini terlihat hangat dan menyenangkan untuk bersantai. Ruang terlihat&nbsp;<em>clean<\/em>&nbsp;karena tidak banyak elemen interior yang ditempatkan. Namun, di antara suasana itu, ditempatkan tanaman di sudut ruang sehingga memberi aksen yang manis. Hal ini menjadikan ruang&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;terlihat lebih hidup dan tidak membosankan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Ramai_nan_indah\"><\/span><strong>7. Ramai nan indah<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-7.jpg\" alt=\"Cafe di San Cristobal Mexico, Foto oleh Ruben Ramirez, via Unsplash\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Cafe di San Cristobal Mexico, Foto oleh Ruben Ramirez, via Unsplash<\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cafe di Mexico satu ini begitu berani menempatkan tanaman dengan aneka jenis dan ukuran. Hampir di tiap sudutnya tidak dibiarkan kosong, melainkan dimanfaatkan untuk menghadirkan tanaman hias yang hijau. Konsep hutan tropis seperti ini cocok pula dihadirkan di kota-kota besar sebagai oasis di antara hiruk pikuk dan panasnya kota.<br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-coffeeshop-unik-indonesia\">Desain Coffeeshop Super Unik yang Memamerkan Keindahan Nusantara<\/a><\/strong><\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Biarkan_merambat\"><\/span><strong>8. Biarkan merambat<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1226\/tanaman-cafe-dan-restoran-8.jpg\" alt=\"Tanaman rambat di atap caf\u00e9, foto oleh Louis Hansel, via Unsplash\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Tanaman rambat di atap caf\u00e9, foto oleh Louis Hansel, via Unsplash<\/em><br>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman rambat juga bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda yang menginginkan konsep alam di dalam&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;dan restoran.&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-tanaman-rambat-untuk-dekorasi-interior-rumah-yang-menyegarkan\">Tanaman rambat<\/a>&nbsp;terkesan lebih alami namun tetap bisa diatur arah dan kerimbunannya. Pilihan ini juga cocok untuk&nbsp;<em>cafe<\/em>&nbsp;dan restoran yang tidak begitu luas karena tidak membutuhkan ruang tanam atau pot yang banyak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dewasa kini,&nbsp;cafe&nbsp;dan restoran menjamur terutama di kota-kota besar. Hal ini menjadikan persaingannya tidak hanya soal menu yang ditawarkan, tetapi juga desain yang menarik untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Ragam konsep dan tema ruang pun semakin menggila dan unik. Elemen dekorasi juga semakin menarik demi menciptakan ciri khas dari masing-masing restoran dan&nbsp;cafe. Membahas soal elemen dekorasi, salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[108],"tags":[104,103,105,106,107],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions\/33"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}