{"id":2394,"date":"2023-07-24T08:33:46","date_gmt":"2023-07-24T08:33:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=2394"},"modified":"2023-07-24T08:33:50","modified_gmt":"2023-07-24T08:33:50","slug":"meja-kompor-minimalis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/","title":{"rendered":"Desain Meja Kompor Minimalis yang Simpel dan Elegan untuk Dapur Anda"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagi sebagian keluarga, dapur tak hanya sebagai tempat untuk menyiapkan makanan. Lebih dari itu, dapur menjadi tempat berkumpul keluarga mulai dari bermain, mengerjakan tugas sekolah, atau sekadar duduk-duduk santai sambil menyantap cemilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, agar dapur nyaman, salah satu sudut yang perlu diperhatikan adalah meja kompor sebagai bagian terpenting dari <em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kitchen-set-renovasi-dapur-idaman\">kitchen set<\/a> <\/em>Anda. Jika Anda suka dengan desain minimalis, beberapa inspirasi meja kompor minimalis ini bisa jadi referensi untuk membuat meja kompor yang rapi, bersih dan nyaman dipandang.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Meja_Kompor_Minimalis_dari_Marmer_Berbentuk_L\" title=\"Meja Kompor Minimalis dari Marmer Berbentuk L \">Meja Kompor Minimalis dari Marmer Berbentuk L <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Desain_Meja_Kompor_di_Tengah_Dapur\" title=\"Desain Meja Kompor di Tengah Dapur \">Desain Meja Kompor di Tengah Dapur <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Meja_Kompor_Minimalis_di_Dapur_Single_Line\" title=\"Meja Kompor Minimalis di Dapur Single Line \">Meja Kompor Minimalis di Dapur Single Line <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Desain_Meja_Kompor_Minimalis_dengan_Butcher_Block\" title=\"Desain Meja Kompor Minimalis dengan Butcher Block \">Desain Meja Kompor Minimalis dengan Butcher Block <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Meja_Kompor_Hitam_yang_Elegan\" title=\"Meja Kompor Hitam yang Elegan \">Meja Kompor Hitam yang Elegan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kompor-minimalis\/#Meja_Kompor_Minimalis_dengan_Latar_Belakang_Keramik_Sarang_Lebah\" title=\"Meja Kompor Minimalis dengan Latar Belakang Keramik Sarang Lebah \">Meja Kompor Minimalis dengan Latar Belakang Keramik Sarang Lebah <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kompor_Minimalis_dari_Marmer_Berbentuk_L\"><\/span><strong>Meja Kompor Minimalis dari Marmer Berbentuk L<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-1.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kompor marmer berbentuk L di Show Unit Graha Natura Lilac, Surabaya, karya PT. Desain Kreasi Cemerlang, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-graha-natura-lilac\/photo\/113604\">Arsitag.com<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Pada inspirasi ini, meja dapur dirancang berbentuk <a href=\"https:\/\/www.dekoruma.com\/artikel\/62407\/inspirasi-desain-dapur-minimalis-bentuk-l\">huruf L<\/a>. Salah satu ujung meja dibuat dengan sudut-sudut yang melengkung. Adapun permukaan meja kompor menggunakan material marmer warna putih dengan urat-urat warna abu-abu. Warna, urat, dan tekstur marmer yang unik menjadi aksen yang indah untuk dapur. Meja kompor marmer ini dipadukan dengan <em>kitchen set<\/em> warna biru yang kontras sehingga keindahan meja kompor semakin menonjol.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Meja_Kompor_di_Tengah_Dapur\"><\/span><strong>Desain Meja Kompor di Tengah Dapur<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-2.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kompor di tengah dapur di Olive House Project, karya Vindo Design, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/olive-house-project\/photo\/33379\">Arsitag.com<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-dapur-island-minimalis\">Kitchen island<\/a> <\/em>atau meja dapur yang berada di tengah dapur biasanya dimanfaatkan untuk menyiapkan bahan-bahan masakan atau bisa juga sebagai meja makan. Namun, pada inspirasi ini, meja di tengah dapur difungsikan sebagai area memasak dengan meletakkan kompor di salah satu sisinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penempatan kompor di meja dapur seperti ini bertujuan menyiasati area <em>countertop<\/em> yang tak begitu luas. Meja kompor yang berada di meja <em>island<\/em> dapur tentu saja menawarkan keleluasaan saat memasak. Sedangkan, area <em>countertop<\/em> dapat dimanfaatkan dengan maksimal sebagai area cuci piring saja.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;Ide <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kitchen-set-renovasi-dapur-idaman\">Kitchen Set Super Cantik untuk Inspirasi Renovasi Dapur Idaman Anda<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kompor_Minimalis_di_Dapur_Single_Line\"><\/span><strong>Meja Kompor Minimalis di Dapur <em>Single Line<\/em><\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-3.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Dapur single line minimalis di Compact 1 Bedroom, karya Fiano, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/compact-1-bedroom\/photo\/96729\">Arsitag.com<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Hunian-hunian mungil dengan luas dapur yang terbatas sangat ideal menggunakan desain dapur <em>single line<\/em>. Seperti pada inspirasi ini, <em>kitchen set<\/em> berada di satu garis lurus. Untuk menyiasati ruang yang terbatas, <em>countertop<\/em> dimanfaatkan sebagai meja kompor dan sebagian lagi untuk meletakkan <em>sink<\/em> untuk cuci piring.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun berukuran kecil, desain meja kompor ini terlihat rapi berkat pemilihan ukuran dan model kompor serta <em>sink<\/em> yang tepat. Untuk kompor, dipilih kompor tungku tunggal yang tidak memakan banyak tempat. Sedangkan untuk <em>sink<\/em>, dipilih <em>sink<\/em> model bulat yang berukuran kecil. Secara keseluruhan, sudut meja kompor ini begitu simpel, rapi, sekaligus elegan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Meja_Kompor_Minimalis_dengan_Butcher_Block\"><\/span><strong>Desain Meja Kompor Minimalis dengan <em>Butcher Block<\/em><\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-4.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain meja kompor minimalis menggunakan butcher block, karya HelloEmbryo, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/414-commonwealth\/photo\/43922\">Arsitag.com<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Suka dengan warna natural kayu dan teksturnya yang alami? Untuk Anda yang menyukai keindahan material kayu, <em>butcher block<\/em> bisa jadi pilihan untuk meja kompor. Meja kompor jenis ini dibuat dari blok laminating kayu atau bisa juga dengan perekatan paralel. <em>Butcher blok<\/em> seperti pada inspirasi ini, mudah dipasang dan mudah pula dibersihkan. <em>Butcher blok <\/em>juga dikenal sebagai lapisan talenan yang kuat untuk pemotongan bahan makanan. Jangan lupa, dipadukan dengan <em>kitchen set<\/em> bernuansa yang sama agar dapur semakin cantik!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kompor_Hitam_yang_Elegan\"><\/span><strong>Meja Kompor Hitam yang Elegan<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-5.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kompor hitam nan elegan di dapur One Azure 1 bedroom show unit, karya HelloEmbryo, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/one-azure-1-bedroom-show-unit\/photo\/9826\">Arsitag.com<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tak harus memilih material granit atau marmer, meja kompor minimalis yang simpel dan elegan juga bisa dihasilkan dari penggunaan keramik. Anda bisa memilih keramik bentuk kotak yang klasik atau keramik segi enam yang trendi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk warna, sebaiknya pilih warna gelap seperti abu-abu atau hitam. Warna hitam akan membantu menyamarkan noda yang tumpah. Jika dipadukan dengan <em>kitchen set<\/em> putih atau abu-abu, meja kompor warna hitam akan tampak elegan seperti pada inspirasi ini.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-desain-dapur-bentuk-u-yang-cantik-untuk-rumah-anda\">Inspirasi Desain Dapur Bentuk U yang Cantik untuk Rumah<\/a><\/strong><\/em>&nbsp;<br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kompor_Minimalis_dengan_Latar_Belakang_Keramik_Sarang_Lebah\"><\/span><strong>Meja Kompor Minimalis dengan Latar Belakang Keramik Sarang Lebah<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1106\/meja-kompor-minimalis-6.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kompor mungil dengan keramik dinding motif sarang lebah, foto oleh Hakim Santoso, via Pexels.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Pada inspirasi ini, dapur <em>single line<\/em> memiliki meja kompor yang berukuran mungil. Kompor tungku tunggal diletakkan di bagian tepi meja, sedangkan <em>sink<\/em> untuk cuci piring ditempatkan di sisi lainnya. Tersisa bagian tengah yang bisa dimanfaatkan untuk meletakkan barang-barang dapur.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk meja kompor dipilih warna krem yang senada dengan <em>lower cabinet<\/em> dari material kayu. Sedangkan, di latar belakang meja kompor ditambahkan <em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/8-inspirasi-dinding-keramik-backsplash-dapur-keren-untuk-rumah-anda\">backsplash<\/a><\/em> keramik putih bermotif sarang lebah. Sentuhan keramik dinding bermotif sarang lebah ini membuat meja kompor yang mungil tampak elegan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, setiap bagian dapur punya andil menciptakan suasana dapur yang nyaman. Tak terkecuali meja kompor. Semoga inspirasi meja kompor minimalis ini bisa menjadi referensi Anda untuk merancang meja kompor di dapur idaman!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian keluarga, dapur tak hanya sebagai tempat untuk menyiapkan makanan. Lebih dari itu, dapur menjadi tempat berkumpul keluarga mulai dari bermain, mengerjakan tugas sekolah, atau sekadar duduk-duduk santai sambil menyantap cemilan. Nah, agar dapur nyaman, salah satu sudut yang perlu diperhatikan adalah meja kompor sebagai bagian terpenting dari kitchen set Anda. Jika Anda suka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[186,264],"tags":[1118],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2394"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2394"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2394\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2397,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2394\/revisions\/2397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}