{"id":2406,"date":"2023-07-24T09:09:10","date_gmt":"2023-07-24T09:09:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=2406"},"modified":"2023-07-24T09:09:13","modified_gmt":"2023-07-24T09:09:13","slug":"meja-kursi-minimalis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/","title":{"rendered":"Desain Meja Kursi Minimalis Kekinian untuk Ruang Makan Stylish"},"content":{"rendered":"\n<p>Tiap ruang yang ada di dalam rumah tentu memiliki beragam bentuk dan keunikannya tersendiri, termasuk <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/ruang-makan\">ruang makan<\/a>. Tak hanya menjadi tempat untuk makan bersama keluarga, ruang makan juga menjadi salah satu ruang tempat berkumpul dan menghabiskan waktu bersama seluruh anggota keluarga. Nah, <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/produk\/meja-dan-kursi\">meja dan kursi<\/a> makan menjadi furnitur utama yang menjadi nyawa di dalam ruang makan. Keberadaannya membuat aktivitas yang dilakukan bersama dengan keluarga dapat berjalan lebih nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk ruang makan mungil, penempatan meja kursi minimalis bisa menjadi solusi terbaik. Tak hanya fungsional, meja kursi minimalis juga bisa memberikan tampilan yang menarik pada ruang makan. Yuk, lihat beberapa inspirasi meja kursi minimalis untuk ruang makan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Meja_Kursi_Serba_Putih\" title=\"Meja Kursi Serba Putih \">Meja Kursi Serba Putih <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Meja_Berbentuk_Breakfast_Bar\" title=\"Meja Berbentuk Breakfast Bar \">Meja Berbentuk Breakfast Bar <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Rustic_dengan_Tampilan_Kayu_Natural\" title=\"Rustic dengan Tampilan Kayu Natural \">Rustic dengan Tampilan Kayu Natural <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Kursi_Hitam_dan_Meja_Kayu\" title=\"Kursi Hitam dan Meja Kayu \">Kursi Hitam dan Meja Kayu <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Meja_Marmer\" title=\"Meja Marmer \">Meja Marmer <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-kursi-minimalis\/#Meja_Kaca\" title=\"Meja Kaca \">Meja Kaca <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kursi_Serba_Putih\"><\/span><strong>Meja Kursi Serba Putih<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-1.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kursi serba putih, foto oleh Jonathan Borba, via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk ruang makan minimalis dengan luas yang terbatas, pemilihan warna meja makan sangat penting untuk diperhatikan. Tema meja makan serba putih dengan kombinasi kayu mampu menciptakan suasana ruang makan yang terlihat luas, bersih dan cerah. Warna putih juga cocok digabungkan dengan berbagai desain dan warna lainnya. Anda pun dapat bebas berkreasi dalam memilih kursi makan yang pas untuk meja makan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Berbentuk_Breakfast_Bar\"><\/span><strong>Meja Berbentuk <em>Breakfast Bar<\/em><\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-2.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Breakfast bar, foto oleh Laurence Katz, via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak punya banyak ruang tambahan untuk meletakkan meja makan? Tak perlu khawatir, Anda bisa menggunakan meja makan dengan desain <em>breakfast bar <\/em>yang dapat menghemat banyak ruang di dapur. Meja ini biasanya menyatu dengan <em>kitchen island<\/em> atau bagian dapur lainnya. Bentuknya pun ringkas dengan tinggi sekitar 125-150 cm. Bentuk meja yang tinggi dan ramping ini biasanya dilengkapi dengan kursi berkaki tinggi juga. Meja ini cocok digunakan untuk menikmati makanan atau minuman ringan hingga makan besar.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/ruang-makan-dan-dapur-tanpa-sekat\">5 Model Desain Ruang Makan dan Dapur Tanpa Sekat<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rustic_dengan_Tampilan_Kayu_Natural\"><\/span><strong><em>Rustic<\/em> dengan Tampilan Kayu Natural<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-3.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Rustic dengan kayu natural, foto oleh Spacejoy, via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tak ada yang dapat menolak tema <em>rustic<\/em> dengan tampilan kayu alami untuk meja makan. Tampilannya yang natural dan masih memperlihatkan guratan asli pada kayu sepert ini akan memberi kesan <em>homey <\/em>pada ruang makan itu sendiri. Meja <em>rustic<\/em> ini sangat cocok digunakan untuk acara makan malam bersama dengan keluarga besar. Jangan lupa, untuk menempatkan kursi kayu, baik itu kursi individual atau kursi panjang, sebagai pelengkap meja <em>rustic<\/em> ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kursi_Hitam_dan_Meja_Kayu\"><\/span><strong>Kursi Hitam dan Meja Kayu<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-4.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Kayu dengan kaki besi hitam, foto oleh Zac Gudakov, via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Warna hitam yang dikombinasikan dengan bahan kayu sangat pas untuk Anda yang ingin memberikan tampilan modern, namun tetap natural pada ruang makan. Perpaduan keduanya akan menampilkan ruang makan yang lebih <em>sleek <\/em>dan minimalis. Padukan meja makan bahan kayu solid dengan kursi berbahan rotan atau kursi berwarna hitam, untuk tampilan yang lebih maskulin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Marmer\"><\/span><strong>Meja Marmer<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-5.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja marmer, foto oleh Point3D Commercial Imaging Ltd., via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Bosan dengan tampilan yang polos? Cobalah menggunakan meja makan berbahan marmer untuk memberikan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-desain-ruang-makan-sederhana-yang-elegan\">sentuhan mewah pada ruang makan<\/a>. Untuk menghemat tempat, Anda bisa menggunakan meja makan berbentuk bulat yang diletakkan di salah satu sudut ruangan. Marmer sangat cocok diaplikasikan pada ruangan dengan tema gelap ataupun terang. Meja makan marmer ini akan lebih sempurna jika dipadukan dengan warna ruangan abu-abu atau hitam, dengan sentuhan emas.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-dapur-island-minimalis\">Inspirasi Desain Dapur Island Minimalis yang Super Kece<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Kaca\"><\/span><strong>Meja Kaca<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1049\/meja-kursi-minimalis-6.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja kaca, foto oleh Steven Ungermann, via unsplash.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Meja makan berbahan kaca juga ampuh menjadi salah satu trik untuk menjaga ruangan tetap terang dan lapang, lho. Meja berbahan kaca akan membuat ruang makan mungil terlihat lega karena efek meja yang tembus pandang. Selain itu, material kaca pun lebih mudah untuk dibersihkan apabila ada kotoran yang menempel. Bagian atas kaca yang transparan dengan kaki berbahan logam akan mudah dikombinasikan dengan berbagai desain dan warna kursi sesuai selera Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiap ruang yang ada di dalam rumah tentu memiliki beragam bentuk dan keunikannya tersendiri, termasuk ruang makan. Tak hanya menjadi tempat untuk makan bersama keluarga, ruang makan juga menjadi salah satu ruang tempat berkumpul dan menghabiskan waktu bersama seluruh anggota keluarga. Nah, meja dan kursi makan menjadi furnitur utama yang menjadi nyawa di dalam ruang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2408,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[185,264],"tags":[1120],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2406"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2406"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2406\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2409,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2406\/revisions\/2409"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}