{"id":2555,"date":"2023-09-04T10:00:00","date_gmt":"2023-09-04T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=2555"},"modified":"2023-10-25T07:39:28","modified_gmt":"2023-10-25T07:39:28","slug":"arsitektur-rumah-minimalis-simple","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/","title":{"rendered":"Arsitektur Rumah Minimalis Yang Simple, Terang, Dan Adem"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\">AN House di daerah Tangerang Selatan<\/a> ini merupakan salah satu contoh arsitektur rumah minimalis dengan pemilihan warna dominan hitam dan abu-abu pada fasad bangunan. Desainnya sederhana namun estetik, cocok untuk keluarga muda di zaman modern saat ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/#Pintu_Putar_di_Halaman_Depan\" title=\"Pintu Putar di Halaman Depan\">Pintu Putar di Halaman Depan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/#Open_Space_dan_Void_di_Lantai_Dasar\" title=\"Open Space dan Void di Lantai Dasar\">Open Space dan Void di Lantai Dasar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/#Bukaan_Dalam_ke_Arah_Taman\" title=\"Bukaan Dalam ke Arah Taman\">Bukaan Dalam ke Arah Taman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/#Kamar_Tidur_Minimalis_dengan_Bukaan_Kaca\" title=\"Kamar Tidur Minimalis dengan Bukaan Kaca\">Kamar Tidur Minimalis dengan Bukaan Kaca<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/arsitektur-rumah-minimalis-simple\/#Skylight_di_Kamar_Mandi\" title=\"Skylight di Kamar Mandi\">Skylight di Kamar Mandi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pintu_Putar_di_Halaman_Depan\"><\/span><strong>Pintu Putar di Halaman Depan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/HBEtf9gOZZLTePEnacJDMRRre0iRbCQJ94Dny50PvWWi7Nc6MEvvthbiVKga1FEX786FVnFhxLwfuAA-mUQRfjDhHxjoFRN07k7rsTATz_zkEYC--rwAEdfUb6c--2na1WN6iYK-2DRcouxuGi6ypw\" alt=\"Bukaan dalam bentuk pintu putar kayu, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Bukaan dalam bentuk pintu putar kayu, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Atap <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-kanopi-baja-ringan\">kanopi<\/a> transparan dengan bingkai hitam menyambut siapapun yang datang berkunjung. Setelah itu, pada bagian depan, terdapat deretan pintu putar yang berfungsi sebagai bukaan ke taman depan hunian. Fungsi utamanya sebagai bukaan memberi akses pandangan lepas ke area taman mungil yang didominasi oleh rumput hijau dan sebuah pohon. Pintu putar kayu ini lebih difungsikan sebagai dekorasi dan bukan pintu masuk utama.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/9y7SwjqArjFXnAer_KR60YURtKL2fA1xTbZ2UyD-yDg_W0X8Hpr3g6XAVUeku2A7MWbLuFhcQi4K__rCRGqDuv5oye0OuJt-vSCwQ0hgVoJnQNCBZFG29nUelp0vBYVnsBzHO3I4hYmAo46f8FSteQ\" alt=\"Akses pandangan dari depan pintu putar kayu, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Akses pandangan dari depan pintu putar kayu, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bukaan pintu putar ini memperlihatkan sebagian area dalam hunian yaitu ruang keluarga dan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/mengolah-taman-mungil-di-rumah\">taman mungil<\/a> di sisi seberang. Kedua bukaan ini memastikan penghawaan udara alami dan cahaya matahari yang cukup di setiap ruangan, terutama di lantai dasar hunian. Warna kayu pada pintu ini senada dengan lantai kayu yang merupakan area transisi sebelum memasuki ruang keluarga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Open_Space_dan_Void_di_Lantai_Dasar\"><\/span><strong><em>Open Space<\/em><\/strong><strong> dan Void di Lantai Dasar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/vXnxUM4Y7bC2c9c3y2gIsv-E9FH6WwvG_HlEhrQldcMJ-g18VNSroUXK-AmJuBckQitQe95tASTUSS_4i-3FOeY8qlFzk_urdGkWmMcdNuH1GvW1W3pWjBl7YEH7aGE2oImI5_eK-asxwD9IeA7Qow\" alt=\"Lantai dasar dengan konsep open space dan area void, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Lantai dasar dengan konsep open space dan area void, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Desain lantai dasar pada arsitektur rumah minimalis ini menggunakan <em>open space <\/em>yang menyatukan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur pada satu area. <em>Void <\/em>yang ada tepat di atas ruang keluarga, lengkap dengan jendela kaca besar memberikan kesan lega pada ruangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Isi ruangan didesain dengan gaya minimalis dengan warna dasar putih dan bingkai hitam pada jendela serta tangga. Warna-warna lain yang dipergunakan tidak jauh dari warna dasar dan hangat seperti abu-abu dan wana kayu. Penggunaan material alam kayu ditempatkan secara strategis dan menjadi penegas visual akan keberadaan area yang berbeda pada satu ruangan terbuka ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bukaan_Dalam_ke_Arah_Taman\"><\/span><strong>Bukaan Dalam ke Arah Taman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/Sz2hIEtLBfr-9kyY_svkFua_fgdtnVNZv8BxnUrwFuanO8cTr5p4jmwemoI20EjpAFMf5I1K5CB-aDnHML9PSxFOig6V6fJf8lBMj6rW_zZrvnqcqD8IOhtisj8TRVU9PuOo-tcpUDPSFcjNUetq3g\" alt=\"Hunian dilihat dari taman mungil di sudut belakang rumah, dengan bukaan jebdela kaca pada lantai satu dan dua, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Hunian dilihat dari taman mungil di sudut belakang rumah, dengan bukaan jebdela kaca pada lantai satu dan dua, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Desain arsitektur rumah minimalis ini memiliki banyak bukaan berupa kaca berukuran besar untuk memastikan pencahayaan maksimal. Bukaan dalam ke arah taman seperti ini memberikan privasi maksimal bagi penghuni rumah. Material kaca yang tembus pandang juga membangun kesan luas nan lega. Bukaan kaca ini berada pada lantai dasar dan lantai 2, untuk memastikan tidak ada sudut gelap dalam hunian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kamar_Tidur_Minimalis_dengan_Bukaan_Kaca\"><\/span><strong>Kamar Tidur Minimalis dengan Bukaan Kaca<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/NI8TGSgevsBSovry0Np8oCe1fOA-yCZca2jKfchu7h-GqPwJr6sLaqk9w8gR6G2MMMph4o88LQH_VXOBCXcLSImXrFDfvfxUN7POosbA6L1VsZVUbUWq5AHvaoxIZ41Hx2QTBJVUlR2knmkL8z1ZfQ\" alt=\"Pintu kaca yang membuka ke arah balkon di kamar tidur, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Pintu kaca yang membuka ke arah balkon di kamar tidur, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cahaya matahari melimpah dengan sirkulasi udara lancar menjadi prioritas utama dalam perencanaan arsitektur rumah minimalis ini. Bukaan kaca dapat ditemukan di hampir setiap ruangan, termasuk kamar tidur. Pada kamar tidur ini, jendela dan pintu kaca geser menjadi bukaan ke sebuah balkon mungil di luar ruangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/CrJxQ1r9H8CN_xOV1WbhPULbKyyolJ6oKqeWE_NpU9E-fSzi7x-fy1pty_1zn_C5zqtdU0wHGlV6NaE5jQjK4GwP6kA0i924faENCX9cDMjPObbgpBjFDnTC320FJ1cfTva04pvb-I9oLsiWFY62EA\" alt=\"Tampilan kamar tidur minimalis dari balkon lantai dua, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Tampilan kamar tidur minimalis dari balkon lantai dua, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Desain kamar tidur minimalis dengan minim dekorasi. Warna putih sebagai warna dasar dipadukan dengan abu-abu pada korden. Lantai balkon dipenuhi oleh hamparan batu-batu mungil dalam warna abu-abu lembut. Bangku panjang berfungsi sebagai pembatas sekaligus dapat dimanfaatkan untuk tempat duduk atau untuk kebutuhan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Skylight_di_Kamar_Mandi\"><\/span><strong><em>Skylight<\/em><\/strong><strong> di Kamar Mandi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/FCR0MAwTm9ozyN2rj8lZx9kW-VOUvU8arSbjm3fGVOTFNdIb1ZV2kB6Yn3Sqd27SkNQgILheD6AInX7s4fHiZmYdXpifw2zZTtmHC3LJHQ4KxpwDxWyrsjm6gsEmfp0078L3c0KtixrCXGQP4iTZCg\" alt=\"Pola pemasangan ubin dinding yang unik pada kamar mandi putih dengan sumber penerangan dari skylight, Karya Localic Studio via Arsitag\"\/><figcaption><em>Pola pemasangan ubin dinding yang unik pada kamar mandi putih dengan sumber penerangan dari skylight, Karya Localic Studio via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/an-house-7\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Area shower pada hunian dilengkapi <em>skylight <\/em>sebagai sumber cahaya. Desain kamar mandi yang minimalis dengan area berupa ceruk panjang sebagai tempat peralatan mandi. Pemasangan dinding <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/\">ubin kamar mandi<\/a> dengan pola menyerupai bata yang dipasang tegak berdiri memberikan tekstur yang unik pada tampilan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep bukaan kaca yang melimpah memastikan setiap sudut hunian mendapat penerangan yang cukup serta udara segar yang mengalir setiap harinya. Desainnya yang minimalis terlihat sederhana, terang, dan tetap nyaman untuk menjalankan berbagai aktivitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga:<br><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis\/\"><strong>Ide ide Arsitektur Rumah Minimalis<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AN House di daerah Tangerang Selatan ini merupakan salah satu contoh arsitektur rumah minimalis dengan pemilihan warna dominan hitam dan abu-abu pada fasad bangunan. Desainnya sederhana namun estetik, cocok untuk keluarga muda di zaman modern saat ini. Pintu Putar di Halaman Depan Atap kanopi transparan dengan bingkai hitam menyambut siapapun yang datang berkunjung. Setelah itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[117,171,118],"tags":[1152,1154],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2555"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2555"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2761,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2555\/revisions\/2761"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}