{"id":2733,"date":"2023-10-25T15:00:00","date_gmt":"2023-10-25T15:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=2733"},"modified":"2023-10-25T15:01:18","modified_gmt":"2023-10-25T15:01:18","slug":"inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/","title":{"rendered":"7 Inspirasi Warna Lembut yang Menenangkan untuk Hunian Idaman"},"content":{"rendered":"\n<p>Stres dengan rutinitas sehari-hari?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menjalani kegiatan yang padat setiap harinya memang rentan membuat kita stres dan penat. Apabila tidak dikelola dengan baik, bisa berkembang menjadi depresi lho. Sebetulnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi stres. Nah, salah satu yang patut dicoba adalah dengan mengganti warna cat di rumah Anda menjadi warna lembut yang menenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya berpengaruh pada suasana ruangan, warna cat juga berperan penting pada <em>mood <\/em>penghuninya. Kira-kira, warna cat apa saja ya yang bisa membuat rumah terasa lebih menenangkan dan bisa meningkatkan <em>mood<\/em>? Yuk, lihat beberapa inspirasinya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Biru\" title=\"Biru\">Biru<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Dusty_pink\" title=\"Dusty pink\">Dusty pink<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Abu-abu_hijau_sage\" title=\"Abu-abu hijau sage\">Abu-abu hijau sage<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Kuning_pucat\" title=\"Kuning pucat\">Kuning pucat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Putih_klasik\" title=\"Putih klasik\">Putih klasik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Lavender\" title=\"Lavender\">Lavender<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/inspirasi-warna-menenangkan-untuk-hunian\/#Hijau_lembut\" title=\"Hijau lembut\">Hijau lembut<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Biru\"><\/span><strong>Biru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/RoRjZLPoS2bfwgBN_qm7_00M4JAmafrGwD7zse5KGTJGaf0Dk_l5zNDgIcmcvGeU3IoE6ZiI_c4TcnGxGtfP6r1itpV9jGUIdRMl2OTM_l05yUANn4TU_5FQTNAUEoXLOzh5RdSWZyQLIGNRgeP0_A\" alt=\"Warna biru lembut via Unsplash\" \/><figcaption><em>Warna biru lembut via <\/em><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/ALpEkP29Eys\"><em>Unsplash<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Yap<\/em>, warna pertama adalah <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-interior-rumah-mewah-warna-biru\">biru<\/a>. Warna biru sangat identik dengan berbagai hal yang berbau alami seperti langit atau pantai. Warna biru lembut seperti warna biru langit adalah pilihan yang cocok untuk memasukkan unsur alami yang menenangkan ke dalam rumah. Warna biru akan membuat rumah lebih segar dengan tampilannya yang sejuk dan damai. Kesejukan dan kesegaran dari warna cat biru juga akan memberikan perasaan nyaman, tentram, sekaligus menaikan <em>mood<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dusty_pink\"><\/span><strong><em>Dusty pink<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/zJ2jxNab0AH-OV3586cYop-OJGL4ramnn4Q58HI9FlW4KsMOBupVic3F1dtPMizLi-NGsH7P1854AFafD7uTu8pC2sraWPQdjYI0y2HrEObkbj8fcArfi4dHMOsKd7dGIUth9bTczCycfb_FgcV8qA\" alt=\"Warna pink lembut via Unsplash\" \/><figcaption><em>Warna pink lembut via <\/em><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/TFY0BmPk5sc\"><em>Unsplash<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Warna <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/ingin-punya-sofa-warna-pink-simak-cara-memadu-padankannya-di-sini\"><em>pink<\/em><\/a> kerap dinilai terlalu feminin saat digunakan sebagai cat rumah. Padahal, ada warna <em>dusty pink<\/em> yang lembut dan dapat memberikan rasa kedamaian, kelembutan, dan kenyamanan hati maupun pikiran. Anda bisa memilih warna ini jika ingin memiliki rumah yang nyaman, menurunkan risiko stres, serta memberikan kesan manis. <em>Dusty pink<\/em> juga sangat cocok digabungkan dengan tanaman hijau, lho.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Abu-abu_hijau_sage\"><\/span><strong>Abu-abu hijau sage<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/8TB3qkYB1Q8VU6Y5Wf8mCVO8UJpVAvhupR7yFQhsdtvQcvUjBcNvXO57ZMhWS2NBBkIc4DaaSBl3WuYB5ygAv7evq_mKvuXUc_QrIWhMBb6DtZJ7JzxrPwpOzJdkfN5gtycXm6cjeJa6HcGMdSO-Jw\" alt=\"Warna abu-abu kehijauan via Unsplash\" \/><figcaption><em>Warna abu-abu kehijauan via <\/em><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/3LTht2nxd34\"><em>Unsplash<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Warna abu-abu, khususnya abu-abu kehijauan atau abu-abu sage merupakan warna yang dapat menenangkan pikiran dan meredakan stres. Warna ini juga dapat membuat ruangan rumah Anda terlihat lebih terang dan nyaman. Abu-abu termasuk warna netral sehingga cocok dipadukan dengan berbagai desain perabot atau warna lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kuning_pucat\"><\/span><strong>Kuning pucat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/mnsz5Veu2wfc2foC7I4CNW1xPOdipUhljEvh4r7c2y4ay0tkKGtnKc-b8HY0oJWlMlNJ5yQPXTX00H7tdeSq8zq02j2-DuNfR6BAui3Xnz_HOchsu4lgjd1nGbXj8v_5v8RIMjamld4jH4Me0ODbEA\" alt=\"Warna kuning pucat via Wikimedia\" \/><figcaption><em>Warna kuning pucat via <\/em><a href=\"https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/File:(Ireland)_Dublin_Castle_Interior_(Yellow_Room)_02.jpg\"><em>Wikimedia<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Masih banyak orang yang ragu menggunakan warna kuning karena terkesan silau dan kurang menarik. Padahal, menggunakan warna cat kuning pucat seperti ini bisa membuat ruangan terlihat lebih cerah dan besar lho. Padukan warna cat kuning ini dengan berbagai dekorasi dan furnitur yang masih berwarna senada seperti meja kayu cokelat dan tumbuhan hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>Menghadirkan warna kuning ke dalam rumah bisa membuat hunian Anda terasa semakin ceria dan cerah. Tak hanya itu, warna cat ini juga dipercaya dapat meningkatkan semangat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Putih_klasik\"><\/span><strong>Putih klasik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/Yp0Fsob9SxXh44Dpy5C9rBfWIsY43TXflYP1t_QoFgjbkEeVMj2pGlwoJCJDe3eWr6o062w_7t9HFe6aHNtvgMaK2DujsgHV8BDbWwhiy8GCUwhIWc45mZM2BH4SwnzuSEDFCpNRHa3FEMRBYZgLGw\" alt=\"Warna putih via Unsplash\" \/><figcaption><em>Warna putih via <\/em><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/77JACslA8G0\"><em>Unsplash<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tak ada yang mampu menandingi kesan bersih, jernih, dan cerah dari warna putih. Warna putih bisa menjadi warna dasar yang sempurna untuk setiap hunian. Anda pun bisa dengan bebas menggabungkannya dengan berbagai gaya ruangan serta furnitur. Warnanya yang natural juga akan membuat hunian terkesan lebih lapang dan cerah saat terkena cahaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lavender\"><\/span><strong>Lavender<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/W6P2pH3HZtnyWM1m5pKlSG3myBafqMmiP8aGw7WES9zol9E1lVUHO11vhOstAjuRPl83oaVE2-0pCvMqh1Pa0LlcI_IH_OKaDCSnSTMXArYFE-ka82TlRUIk5bHWV6TGyp2HCA_Fu3hFZ7-yCp--8Q\" alt=\"Warna ungu lembut via maxpixel.net\" \/><figcaption><em>Warna ungu lembut via <\/em><a href=\"https:\/\/www.maxpixel.net\/Living-Room-Interior-Home-House-1530301\"><em>maxpixel.net<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Warna lavender termasuk warna lembut yang dapat memberikan kesan damai. Warna ini juga mampu memberikan kesan manis yang menyenangkan sekaligus menenangkan. Tak perlu mengecat seluruh dinding rumah dengan warna lavender. Anda cukup menjadikan warna ini sebagai warna dinding utama dan <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-6474767\/25-inspirasi-kombinasi-warna-yang-cocok-dan-enak-dilihat\">memadukannya<\/a> dengan warna lain, seperti putih, <em>dusty<\/em>, atau biru.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hijau_lembut\"><\/span><strong>Hijau lembut<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/JV1_YbEen2W5CqamVTQ_R8FBrQvTHiOdsDV2zlq-eVB4DUyVkNgAgq-TQkjxxlt2KSsuIFgyuKHKyiKSRMY2VY4x5j_r9Q7sJRicKFnQcnDpEFfJQq7jB3NwkSzGa9j7nakDsESZlo1pmWMQ-oqk-g\" alt=\"Hijau lembut via Unsplash\" \/><figcaption><em>Hijau lembut via <\/em><a href=\"https:\/\/unsplash.com\/photos\/JKHUw0Xujf8\"><em>Unsplash<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Warna hijau kerap identik dengan warna pepohonan atau dedaunan. Warna ini mampu memberikan kesan segar, tenang, dan <em>homey<\/em>. Warna cat <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-permainan-desain-interior-dengan-skema-warna-hijau\">hijau<\/a> juga dipercaya akan membuat suasana rumah lebih hidup dan memberikan semangat kepada penghuninya.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stres dengan rutinitas sehari-hari?&nbsp; Menjalani kegiatan yang padat setiap harinya memang rentan membuat kita stres dan penat. Apabila tidak dikelola dengan baik, bisa berkembang menjadi depresi lho. Sebetulnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi stres. Nah, salah satu yang patut dicoba adalah dengan mengganti warna cat di rumah Anda menjadi warna lembut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2734,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1017],"tags":[1198,1197],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2733"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2772,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733\/revisions\/2772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}