{"id":2950,"date":"2023-12-05T07:41:26","date_gmt":"2023-12-05T07:41:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=2950"},"modified":"2023-12-08T07:43:02","modified_gmt":"2023-12-08T07:43:02","slug":"apartemen-mewah-dengan-warna-menyala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/apartemen-mewah-dengan-warna-menyala\/","title":{"rendered":"Desain Interior Apartemen Mewah dengan Warna Menyala"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat memilih hunian masa kini, kira-kira Anda lebih memilih untuk tinggal di apartemen atau rumah biasa?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mahalnya harga tanah dan semakin sempitnya ruang di perkotaan, membuat apartemen menjadi semakin banyak dipilih untuk menjadi tempat tinggal. Apartemen dinilai lebih praktis karena biasanya terletak dekat dengan pusat kota dan sudah memiliki fasilitas yang lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Mulai dari apartemen satu kamar tidur hingga apartemen mewah dengan warna menyala bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Untuk para ekspat, apartemen mewah yang luas dengan fasilitas lengkap tentu jadi pilihan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kali ini kita akan membahas <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\">desain interior apartemen mewah 2 <em>bedroom<\/em> di Jakarta<\/a>. Simak detailnya agar bisa menjadi inspirasi Anda untuk mendesain apartemen pribadi, yuk!<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li><strong>Warna Netral dan Klasik<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-33-1024x683.jpeg\" alt=\"Penggunaan warna netral dan klasik untuk menonjolkan kesan mewah karya Metaphor Interior Architecture via Arsitag\" class=\"wp-image-2955\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-33-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-33-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-33-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-33.jpeg 1323w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Penggunaan warna netral dan klasik untuk menonjolkan kesan mewah karya Metaphor Interior Architecture via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan warna sangat penting untuk membuat suasana interior apartemen terkesan lebih mewah. Apartemen yang satu ini menggunakan dominasi warna-warna netral, seperti abu-abu, putih, dan cokelat tua dengan sentuhan warna klasik seperti emas.<\/p>\n\n\n\n<p>Nuansa abu-abu memberikan sentuhan yang minimalis dan kontemporer yang elegan. Sementara warna cokelat tua dan cokelat muda menghadirkan sentuhan hangat dan klasik. <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/sentuhan-warna-emas-untuk-rumah-mewah-yang-elegan\">Sentuhan emas<\/a> digunakan sebagai aksen untuk menciptakan kesan mewah. Warna emas digunakan pada lampu, dekorasi, hingga peralatan makan.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Furnitur dengan Desain Elegan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-34-1024x683.jpeg\" alt=\"Desain furnitur minimalis namun elegan karya Metaphor Interior Architecture via Arsitag\" class=\"wp-image-2956\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-34-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-34-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-34-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-34.jpeg 1323w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Desain furnitur minimalis namun elegan karya Metaphor Interior Architecture via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mewujudkan desain mewah pada apartemen, gunakan furnitur minimalis dengan desain elegan. Memilih furnitur dengan gaya yang elegan dan nyaman sangat penting agar ruang apartemen tetap terlihat luas dan mewah. Agar furnitur sesuai dengan luas ruangan dan kebutuhan Anda, nggak ada salahnya juga untuk <em>custom<\/em> furnitur dari merek terpercaya.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Pencahayaan yang Baik<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-35-1024x683.jpeg\" alt=\"Kombinasi pencahayaan dan jendela besar karya Metaphor Interior Architecture via Arsitag\" class=\"wp-image-2957\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-35-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-35-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-35-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-35.jpeg 1323w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Kombinasi pencahayaan dan jendela besar karya Metaphor Interior Architecture via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Atur <em>ambiance<\/em> atau suasana di dalam apartemen dengan sistem pencahayaan yang baik. Anda bisa menggunakan kombinasi dari lampu di langit-langit ruangan, lampu dinding, dan lampu meja untuk menciptakan suasana yang hangat dan mewah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pilih desain lampu yang sederhana, namun bisa menambahkan elemen dekoratif. Untuk warna pencahayaan, Anda bisa menggunakan warna kuning agar ruangan terasa lebih hangat dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain pencahayaan tambahan, maksimalkan juga pemandangan ke dalam ruangan dengan jendela besar. Gunakan tirai atau <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/menempatkan-blind-sebagai-elemen-dekoratif-dalam-interior-klasik\"><em>blinds<\/em><\/a> dengan desain mewah untuk menghidupkan suasana ruangan.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Karya Seni sebagai Dekorasi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-36-1024x683.jpeg\" alt=\"Tambahkan karya seni karya Metaphor Interior Architecture via Arsitag\" class=\"wp-image-2958\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-36-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-36-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-36-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-36.jpeg 1323w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Tambahkan karya seni karya Metaphor Interior Architecture via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Satu hal paling mencolok dari apartemen ini adalah dekorasi dari beberapa karya seni yang artistik. Seperti di ruang utama misalnya, ada satu lukisan besar yang dibiarkan berdiri di pojok ruangan. Selain itu, Anda&nbsp; juga bisa melihat beberapa karya seni lainnya yang terpajang di kamar tidur hingga dapur. Penambahan lukisan, foto, atau karya seni lainnya bisa meningkatkan estetika ruangan dan membuatnya terlihat \u2018mahal\u2019.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>Penambahan kaca dan Desain Ruang Terbuka<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-37-1024x683.jpeg\" alt=\"Kaca dan desain ruang terbuka karya Metaphor Interior Architecture via Arsitag\" class=\"wp-image-2959\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-37-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-37-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-37-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-37.jpeg 1323w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Kaca dan desain ruang terbuka karya Metaphor Interior Architecture via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/show-unit-arumaya-2-br-type-5\"><em>Arsitag<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Agar apartemen tidak terlihat semakin sempit, minimalkan penggunaan sekat ruangan. Desain ruang terbuka seperti yang ada di apartemen ini menciptakan aliran yang serasi antara ruang tamu, dapur, dan ruang makan. Meskipun fungsinya berbeda-beda, tiap ruang tetap terlihat menyatu dengan penataan yang apik.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, salah satu trik untuk membuat ruangan terasa semakin luas, Anda bisa menambahkan kaca sebagai <em>backdrop<\/em> di ruang keluarga. Kaca sudah dikenal akan kemampuannya untuk merefleksikan cahaya dan membuat ruangan tampak lebih lapang.<\/p>\n\n\n\n<p>Gimana, cantik dan menarik banget kan desain interior apartemen mewah yang satu ini? Anda juga bisa mengaplikasikannya pada <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/apartemen\">apartemen<\/a> pribadi dengan bantuan profesional dari Arsitag.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat memilih hunian masa kini, kira-kira Anda lebih memilih untuk tinggal di apartemen atau rumah biasa?&nbsp; Mahalnya harga tanah dan semakin sempitnya ruang di perkotaan, membuat apartemen menjadi semakin banyak dipilih untuk menjadi tempat tinggal. Apartemen dinilai lebih praktis karena biasanya terletak dekat dengan pusat kota dan sudah memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai dari apartemen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2953,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153,273],"tags":[1230],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2950"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2960,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950\/revisions\/2960"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}