{"id":296,"date":"2022-10-14T08:36:11","date_gmt":"2022-10-14T08:36:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=296"},"modified":"2022-10-14T08:36:14","modified_gmt":"2022-10-14T08:36:14","slug":"ubin-kamar-mandi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/","title":{"rendered":"10 Tips Memilih Ubin Kamar Mandi"},"content":{"rendered":"\n<p>Merencakan susunan ubin dengan baik dapat membantu dalam proses penyusunan, penempatan, hingga menentukan peralatan apa saja yang dibutuhkan. Perencanaan yang kurang baik pasti tidak akan menghasilkan hasil yang sempurna.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#1_Rencanakan_dengan_Matang\" title=\"1. Rencanakan dengan Matang\">1. Rencanakan dengan Matang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#2_Cek_Kembali_Ukuran_Ubin\" title=\"2. Cek Kembali Ukuran Ubin\">2. Cek Kembali Ukuran Ubin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#3_Susun_Ubin_dari_Atap_Kamar_Mandi_Hingga_ke_Lantai\" title=\"3. Susun Ubin dari Atap Kamar Mandi Hingga ke Lantai\">3. Susun Ubin dari Atap Kamar Mandi Hingga ke Lantai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#4_Hati-hati_Ketika_Memasang_Ubin_di_Dekat_Jendela_dan_Pintu\" title=\"4. Hati-hati Ketika Memasang Ubin di Dekat Jendela dan Pintu\">4. Hati-hati Ketika Memasang Ubin di Dekat Jendela dan Pintu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#5_Buat_Saluran_Air_dengan_Baik\" title=\"5. Buat Saluran Air dengan Baik\">5. Buat Saluran Air dengan Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#6_Pelindung_Anti_Bocor\" title=\"6. Pelindung Anti Bocor\">6. Pelindung Anti Bocor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#7_Perhatian_untuk_Lantai_yang_Menggunakan_Batu_Kerikil\" title=\"7. Perhatian untuk Lantai yang Menggunakan Batu Kerikil\">7. Perhatian untuk Lantai yang Menggunakan Batu Kerikil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#8_Perhatikan_Tiap_Langkah_Pemasangan\" title=\"8. Perhatikan Tiap Langkah Pemasangan\">8. Perhatikan Tiap Langkah Pemasangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#9_Detail_dapat_Mengubah_Tampilan\" title=\"9. Detail dapat Mengubah Tampilan\">9. Detail dapat Mengubah Tampilan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/ubin-kamar-mandi\/#10_Buat_Desain_Tempat_Sabun_di_Tembok_Kamar_Mandi_menjadi_Lebih_Lebar\" title=\"10. Buat Desain Tempat Sabun di Tembok Kamar Mandi menjadi Lebih Lebar\">10. Buat Desain Tempat Sabun di Tembok Kamar Mandi menjadi Lebih Lebar<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rencanakan_dengan_Matang\"><\/span><strong>1. Rencanakan dengan Matang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan hasil yang paling sempurna, Anda harus merencanakan setiap detailnya dengan sangat terperinci. Apakah Anda menginginkan shower, <em>bathtub,<\/em> atau bahkan keduanya? Semuanya sudah harus direncanakan di awal. Pastikan pula bahwa hal-hal pendukung seperti listrik yang akan digunakan disusun dengan rapi di balik tembok kamar mandi. Detail lainnya seperti lemari obat-obatan, lampu untuk kaca kamar mandi, dan penyedot udara harus sudah dipersiapkan dari awal.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/cd477688ff0d2a1085e4d8218651dbe3.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: farofaucets.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cek_Kembali_Ukuran_Ubin\"><\/span><strong>2. Cek Kembali Ukuran Ubin<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah salah memilih ukuran ubin. Anda sebaiknya membeli <em>sample<\/em> dari ubin yang ingin Anda gunakan dan coba meletakkannya di kamar mandi Anda, lalu rendam ubin di dalam air untuk memastikan kualitasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/bd8c278cf85fac0aefe0bd4c81a6047e.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: bhg.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Susun_Ubin_dari_Atap_Kamar_Mandi_Hingga_ke_Lantai\"><\/span><strong>3. Susun Ubin dari Atap Kamar Mandi Hingga ke Lantai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagian besar lantai kamar mandi pasti memerlukan ubin yang harus terpaksa dipotong untuk mengisi celah antara tembok dan lantai. Dengan menyusun ubin mulai dari atap hingga ke lantai akan lebih mudah untuk Anda menghindari memotong ubin untuk celah di bagian bawah. Pastikan untuk membuat desain di dinding kamar mandi sebelum menyusun ubin ke tembok.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/c64fd10e0bb16ecf689e232046a37df4.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: <\/em><a href=\"http:\/\/www.diyandmag.com\"><em>www.diyandmag.com<\/em><\/a><em>)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Ketika Anda ingin membuat saluran air kamar mandi berbentuk linear atau memanjang, pastikan celah air yang dibuat mengalir langsung ke saluran air utama agar air dapat mengalir dengan baik dan tidak menggenang di dalam celah linear.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/212573029a18b95da8055a2003e928c6.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: theultralinx.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Hati-hati_Ketika_Memasang_Ubin_di_Dekat_Jendela_dan_Pintu\"><\/span><strong>4. Hati-hati Ketika Memasang Ubin di Dekat Jendela dan Pintu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Susunan ubin di dekat jendela dan pintu sangat penting untuk diperhatikan. Sedikit sulit mengaplikasikan sistem <em>waterproof<\/em> pada ubin di dekat pintu atau jendela. Pastikan sistem <em>waterproof<\/em> yang diaplikasikan pada kamar mandi Anda didesain dengan baik agar Anda dapat mencegah air masuk ke dalam ubin atau bingkai jendela.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/df355a1a9b4f68200a2d69fce47b7158.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: pinterest.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Buat_Saluran_Air_dengan_Baik\"><\/span><strong>5. Buat Saluran Air dengan Baik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penempatan saluran air di kamar mandi harus sangat diperhatikan dan membutuhkan perencanaan yang tepat. Ketika Anda sudah menenetukan posisi saluran air yang Anda inginkan, buat percobaan dengan menumpahkan air dalam jumlah besar di dalam kamar mandi sehingga Anda dapat melihat apakah posisi saluran air Anda sudah dapat bekerja dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/desain-ubin.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-297\" width=\"838\" height=\"632\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/desain-ubin.jpg 553w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/desain-ubin-300x226.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 838px) 100vw, 838px\" \/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-sudut\"><em>Rumah Sudut karya Lewin Nuramin Widjaja (Sumber: Arsitag.com)<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Pelindung_Anti_Bocor\"><\/span><strong>6. Pelindung Anti Bocor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Buat ubin pembatas antara ruang shower dengan ruang kamar mandi kering seperti gambar di atas. Dengan susunan ubin ekstra yang disusun disekitar pintu kaca pemisah shower dan area kering dapat menjadi tips untuk Anda menghindari air mengalir ke area kering.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/81db7941bd43681f30bbf0261174595f.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: www.pebbletileshop.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Perhatian_untuk_Lantai_yang_Menggunakan_Batu_Kerikil\"><\/span><strong>7. Perhatian untuk Lantai yang Menggunakan Batu Kerikil<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat Anda membuat desain kamar mandi menggunakan lantai dari batu kerikil, harus diingat bahwa lantai model seperti ini lebih lama menyerap air. Jarak antar batu selebar setengah hingga satu centi dapat menjadi salah satu cara menyerap air lebih cepat. Penggunaan cat epoxy juga dapat membantu penyerapan air saat Anda sedang mandi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"553\" height=\"409\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/lantai-ubin-batu-kerikil.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-298\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/lantai-ubin-batu-kerikil.jpg 553w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/lantai-ubin-batu-kerikil-300x222.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 553px) 100vw, 553px\" \/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/kr-house\"><em>KR House karya Andani Archittetura &amp; Design (Sumber: Arsitag.com)<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Perhatikan_Tiap_Langkah_Pemasangan\"><\/span><strong>8. Perhatikan Tiap Langkah Pemasangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menyusun ubin dengan batu alam dapat menyempurnakan tampilan kamar mandi Anda. Anda dapat membuat percobaan sebelumnya pada sebuah papan dan biarkan mengering sebelum Anda mengerjakan keseluruhan kamar mandi. Biarkan lantai kamar mandi mengering selama beberapa hari setelah pemasangan, baru setelahnya menutup celah antar ubin. Tiap langkah membutuhkan beberapa hari hingga mengering.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"814\" height=\"459\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ubin-batu-alam.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-299\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ubin-batu-alam.jpeg 814w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ubin-batu-alam-300x169.jpeg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ubin-batu-alam-768x433.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 814px) 100vw, 814px\" \/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/w-residence\"><em>W Residence karya Erre Luce (Sumber: Arsitag.com)<\/em><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Detail_dapat_Mengubah_Tampilan\"><\/span><strong>9. Detail dapat Mengubah Tampilan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Desain yang baik dan perhatian terhadap detail kecil lainnya membuat tampilan kamar mandi terlihat rapi dan mulus. Contohnya dengan menggunakan desain ubin yang berbeda untuk memisahkan antara <em>shower<\/em> dengan area kering.<\/p>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/arsitagx-master-article\/article-photo\/27\/e76ec3d80916f1ea25c79db1bc7b1f84.jpg\"><\/p>\n\n\n\n<p><em>(Sumber: www.toppstiles.co.uk)<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Buat_Desain_Tempat_Sabun_di_Tembok_Kamar_Mandi_menjadi_Lebih_Lebar\"><\/span><strong>10. Buat Desain Tempat Sabun di Tembok Kamar Mandi menjadi Lebih Lebar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika membuat desain tempat sabun di tembok <em>shower<\/em> kamar mandi Anda, yang pertama kali harus Anda tentukan adalah berapa besar hasil ukuran yang diinginkan. Akan tetapi, saat pengerjaan, buat ukurannya menjadi lebih besar sekitar 2 sampai 5 cm. Ini akan memundahkan Anda saat pemasangan ubin kamar mandi Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merencakan susunan ubin dengan baik dapat membantu dalam proses penyusunan, penempatan, hingga menentukan peralatan apa saja yang dibutuhkan. Perencanaan yang kurang baik pasti tidak akan menghasilkan hasil yang sempurna. 1. Rencanakan dengan Matang Untuk mendapatkan hasil yang paling sempurna, Anda harus merencanakan setiap detailnya dengan sangat terperinci. Apakah Anda menginginkan shower, bathtub, atau bahkan keduanya? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":300,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[225],"tags":[265],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/296"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=296"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":301,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/296\/revisions\/301"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}