{"id":3613,"date":"2024-11-11T15:40:25","date_gmt":"2024-11-11T15:40:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=3613"},"modified":"2024-11-11T15:40:30","modified_gmt":"2024-11-11T15:40:30","slug":"rumah-material-alami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-material-alami\/","title":{"rendered":"Rumah Material Alami Sejuk Luar Dalam"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Penampakan Eksterior Rumah Teduh (MM House) Karya Arkides Studio <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Rumah dengan konsep <strong>material alami<\/strong> semakin diminati oleh banyak orang, terutama mereka yang ingin tinggal di lingkungan yang nyaman dan harmonis dengan alam. Desain rumah seperti ini bukan hanya memberikan kenyamanan bagi penghuninya, tetapi juga menciptakan suasana yang teduh dan menyegarkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Mid-Century Tropis Kalem &amp; Adem\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Aymr6io8lAc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Desain dari Arkides Studio yang dipimpin oleh Gania Nanggala membawa konsep ini ke tingkat berikutnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana desain <strong>rumah sejuk<\/strong> MM House dengan <strong>material natural<\/strong> ini diciptakan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-material-alami\/#Menyatu_dengan_Alam\" title=\"Menyatu dengan Alam\">Menyatu dengan Alam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-material-alami\/#Split_Level_untuk_Privasi_dan_Estetika\" title=\"Split Level untuk Privasi dan Estetika\">Split Level untuk Privasi dan Estetika<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-material-alami\/#Material_Alami_untuk_Kehidupan_yang_Lebih_Sehat\" title=\"Material Alami untuk Kehidupan yang Lebih Sehat\">Material Alami untuk Kehidupan yang Lebih Sehat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-material-alami\/#Komunikasi_Desainer_Klien_dan_Pelaksana\" title=\"Komunikasi Desainer, Klien, dan Pelaksana\">Komunikasi Desainer, Klien, dan Pelaksana<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menyatu_dengan_Alam\"><\/span>Menyatu dengan Alam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-1024x683.jpg\" alt=\"Bukaan yang Memaksimalkan Udara Bebas Masuk ke Dalam Rumah Karya Arkides Studio \" class=\"wp-image-3616\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-1-M-scaled.jpg 2560w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Bukaan yang Memaksimalkan Udara Bebas Masuk ke Dalam Rumah Karya Arkides Studio <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/arkidestudio\/\">Arkides Studio<\/a> merancang rumah ini dengan ide dasar untuk memaksimalkan potensi alam sekitar. Salah satu aspek kunci dari desainnya adalah meminimalkan bidang massif dan memperbanyak bukaan di seluruh bagian rumah. Dengan banyaknya bukaan, udara segar bebas masuk ke setiap sudut rumah, menciptakan sirkulasi yang baik dan <strong>rumah sejuk<\/strong> secara alami.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sangat penting terutama di kota seperti Bandung yang dikenal dengan iklimnya yang nyaman dan sejuk sepanjang tahun. Bukaan besar yang dirancang bukan hanya untuk memanfaatkan angin sepoi-sepoi, tetapi juga untuk menghadirkan pemandangan luar yang asri dan menyejukkan ke dalam rumah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Split_Level_untuk_Privasi_dan_Estetika\"><\/span>Split Level untuk Privasi dan Estetika<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-1024x683.jpg\" alt=\"Split Level Optimalkan Privasi untuk Penghuni Rumah Karya Arkides Studio\" class=\"wp-image-3617\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-2-Q-scaled.jpg 2560w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Split Level Optimalkan Privasi untuk Penghuni Rumah Karya Arkides Studio<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu tantangan dari rumah dengan banyak bukaan adalah menjaga privasi penghuninya. Desain rumah ini mengatasi hal tersebut dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/youtube.com\/shorts\/jJOGlKAytM0\">konsep split level<\/a>, di mana ruang-ruang pribadi dibuat lebih tinggi dari area yang lebih umum. Hal ini menciptakan penghalang visual antara area privat dan publik tanpa harus mengorbankan keuntungan dari banyaknya bukaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan split level, sudut pandang menjadi lebih dinamis dan memberikan <strong>rumah teduh<\/strong> pengalaman visual yang menarik, terutama ketika melihat dari satu lantai ke lantai lainnya. Konsep ini bisa menjadi inspirasi yang menarik bagi Anda yang menginginkan hunian dengan tingkat prvasi yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Material_Alami_untuk_Kehidupan_yang_Lebih_Sehat\"><\/span>Material Alami untuk Kehidupan yang Lebih Sehat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-1024x683.jpg\" alt=\"Kayu, Salah Satu Material Alami yang Digunakan Karya Arkides Studio\" class=\"wp-image-3618\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-3-F-scaled.jpg 2560w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Kayu, Salah Satu Material Alami yang Digunakan Karya Arkides Studio<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Rumah ini dirancang dengan sekitar 80% <strong>material alami<\/strong>, memberikan kesan bahwa rumah tersebut benar-benar menyatu dengan alam. Material seperti kayu solid lebih dipilih dibandingkan material buatan, karena memberikan nuansa hangat dan natural.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan-bahan <strong>material natural<\/strong> ini bukan hanya terlihat indah, tetapi juga memiliki fungsi yang baik dalam mengatur suhu di dalam rumah, sehingga rumah tetap sejuk tanpa harus bergantung pada pendingin ruangan. Material alami seperti batu dan kayu solid juga memberikan kesan kuat dan tahan lama, menjadikan rumah ini ramah lingkungan dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komunikasi_Desainer_Klien_dan_Pelaksana\"><\/span>Komunikasi Desainer, Klien, dan Pelaksana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-1024x683.jpg\" alt=\"Komunikasi, Kunci Kesuksesan Project Karya Arkides Studio \" class=\"wp-image-3619\" srcset=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto-4-Z2-scaled.jpg 2560w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Komunikasi, Kunci Kesuksesan Project Karya Arkides Studio <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu faktor penting dalam kesuksesan desain rumah ini adalah komunikasi yang baik antara desainer, klien, dan pelaksana. Proses desain yang lancar dengan arahan yang jelas dari pemilik rumah memungkinkan Arkides Studio untuk berkreasi tanpa banyak batasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterbukaan komunikasi ini juga memastikan bahwa semua kebutuhan klien terpenuhi, sementara desainer tetap bisa mengaplikasikan konsep ramah lingkungan dan <strong>material alami<\/strong> yang menjadi visi utama dari desain ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain rumah dengan <strong>material natural<\/strong> ini menghadirkan solusi untuk menciptakan <strong>rumah sejuk<\/strong> dan <strong>rumah teduh<\/strong> yang tetap menjaga privasi. Kombinasi antara bukaan besar, konsep <strong>split level<\/strong>, dan penggunaan <strong><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/bahan-bangunan-ramah-lingkungan\/\">material alami<\/a><\/strong> berhasil menciptakan hunian yang nyaman, sehat, dan penuh estetika.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia ulasan mengenai project Rumah Teduh yang digagas oleh Arkides Studio ini. Tertarik memiliki rumah dengan konsep serupa?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penampakan Eksterior Rumah Teduh (MM House) Karya Arkides Studio Rumah dengan konsep material alami semakin diminati oleh banyak orang, terutama mereka yang ingin tinggal di lingkungan yang nyaman dan harmonis dengan alam. Desain rumah seperti ini bukan hanya memberikan kenyamanan bagi penghuninya, tetapi juga menciptakan suasana yang teduh dan menyegarkan. Desain dari Arkides Studio yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3615,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[340,171,136],"tags":[1344,1345,476,727,1346],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3613"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3613"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3621,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3613\/revisions\/3621"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}