{"id":429,"date":"2022-10-24T06:34:08","date_gmt":"2022-10-24T06:34:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=429"},"modified":"2022-10-24T06:34:11","modified_gmt":"2022-10-24T06:34:11","slug":"rumah-minimalis-tanpa-pagar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/","title":{"rendered":"Desain Rumah Minimalis Tanpa Pagar yang Sedang Nge-Hits"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam beberapa tahun ke belakang, pembangunan besar-besaran rumah sistem cluster yang dilakukan pengembang membuat model rumah satu ini semakin ngehits.&nbsp; Tidak hanya di Pulau Jawa, kota-kota besar di pulau lain pun mulai berlomba mendirikan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kawasan-perumahan\">perumahan<\/a> dengan <strong>desain rumah cluster<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumah cluster <\/strong>adalah sekelompok bangunan perumahan yang dibangun dengan konsep serupa, namun tidak dilengkapi pagar. Untuk sistem keamanan biasanya pengelola (dalam hal ini pengembang) membuat satu gerbang utama sebagai pengontrol keamanan. Biasanya para penghuni tidak dibenarkan mengubah desain rumah termasuk mengubah bagian depan atau menambahkan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-pagar-rumah-minimalis-sederhana-namun-menawan\">pagar<\/a> pribadi. Meski kondisi ini memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan, tidak ada salahnya menjatuhkan pilihan hunian Anda pada model rumah cluster. Sebagai referensi, berikut <strong>model rumah cluster terbaru<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Rumah_Kecil_At_Ozone_Residence\" title=\"Rumah Kecil At Ozone Residence\">Rumah Kecil At Ozone Residence<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Rumah_Bima\" title=\"Rumah Bima\">Rumah Bima<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Rumah_Bogor\" title=\"Rumah Bogor\">Rumah Bogor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Rumah_Putih\" title=\"Rumah Putih\">Rumah Putih<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Rumah_Suluh\" title=\"Rumah Suluh\">Rumah Suluh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Senggigi_Garden\" title=\"Senggigi Garden\">Senggigi Garden<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#Quantum_Royale_Residence\" title=\"Quantum Royale Residence\">Quantum Royale Residence<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis-tanpa-pagar\/#The_East_Shore_Estate\" title=\"The East Shore Estate\">The East Shore Estate<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Kecil_At_Ozone_Residence\"><\/span><strong>Rumah Kecil At Ozone Residence<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-1.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-kecil-at-ozone-residence\"><em>Rumah Kecil At Ozone Residence<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/akanoma-yu-sing\"><em>AKANOMA YU SING<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Perumahan yang berdiri di lahan terkecil Ozone Residence di daerah Bintaro ini dibangun dengan anggaran terbatas dan lahan yang kecil. Keterbatasan lahan membuat konsep cluster paling pas digunakan. Dengan lebar hanya 6 meter, pengembang masih bisa memberikan ruang untuk taman kering sekaligus <a href=\"https:\/\/www.pinhome.id\/kamus-istilah-properti\/ventilasi\/\">ventilasi<\/a>. Rumah satu dengan rumah lainnya juga tetap masih memiliki jarak.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-1-2.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><em>Denah Rumah Cluster Karya <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/akanoma-yu-sing\">AKANOMA YU SING<\/a> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Material yang digunakan merupakan material ekspos yang menunjukkan bahan bangunan seperti batu bata, semen dan kayu apa adanya. Meski begitu, desain cluster satu ini tetap terlihat berkelas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Bima\"><\/span><strong>Rumah Bima<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-2a.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-bima-1\"><em>Rumah Bima<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/aradigma-1\"><em>.aradigma<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Rumah Bima adalah salah satu tipe rumah yang ada Kompleks Amerta Palma yang ada di Malang. Dengan menerapkan konsep cluster tanpa pagar, Rumah Bima adalah <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/15-contoh-denah-rumah-minimalis-modern-nyaman-dan-sederhana\">rumah minimalis<\/a> yang akan memuaskan Anda meski dengan lahan kapling yang kecil. Rumah Bima didirikan oleh pengembang di atas tanah seluas 8x11 meter. <a href=\"https:\/\/prospeku.com\/artikel\/void-adalah---3125#:~:text=Void%20adalah%20ruangan%20terbuka%20yang,lantai%20satu%20dan%20lantai%20dua.&amp;text=Namun%2C%20tidak%20menutup%20kemungkinan%20Anda,disebut%20juga%20dengan%20plafon%20ganda.\">Konsep Void<\/a> yang digunakan pada desain ruang makannya memberikan kesan luas seolah lantai atas dan lantai bawah bersatu. Selain itu, Void juga membuat sirkulasi udara menjadi lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain eksterior depan yang menggunakan dua warna (cokelat dan putih) pun tetap terlihat modern dan manis meski dibuat dengan desain simpel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Bogor\"><\/span><strong>Rumah Bogor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-3.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-bogor\"><em>Rumah Bogor<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/an\"><em>AN+<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Rumah Bogor yang minimalis ini tetap memberikan ruang untuk taman mungil sebelum pintu masuk. Dengan menonjolkan warna-warna alami yang lembut, Rumah Bogor bisa menjadi inspirasi untuk cluster hunian Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Putih\"><\/span><strong>Rumah Putih<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-4.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-putih-1\"><em>Rumah Putih<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/aezar-architect-1\"><em>Aezar Architect<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika ingin tampak depan rumah Anda tampak lebih luas, alih-alih memanjang, model cluster Rumah Putih ini bisa menjadi ide bagus untuk hunian Anda. Pintu depan dibagi menjadi dua bagian: untuk garasi mobil dan pintu masuk. Dominasi warna putih pada interior dan eksteriornya tentu membuat desain rumah Anda tidak akan pernah ketinggalan zaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Suluh\"><\/span><strong>Rumah Suluh<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-5.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rumah-suluh\"><em>Rumah Suluh <\/em><\/a><em>\u00a0Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/artelier\"><em>ARTELIER<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sengaja didesain untuk rumah cluster, rumah suluh tetap memasang separuh pagar dengan bagian terbuka untuk garasi mobil. Dibuat dengan dua lantai, Rumah Suluh tak hanya mengandalkan warna-warna minimalis namun memasang banyak kaca transparan sebagai pengganti dinding beton di beberapa bagiannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Senggigi_Garden\"><\/span><strong>Senggigi Garden<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-6.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/senggigi-garden\"><em>Senggigi Garden<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/kalayman\"><em>kalayman<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti namanya, Senggigi Garden tampil dengan nuansa hijau di sekeliling dan di tengah-tengah perumahannya. Setiap unitnya didesain secara minimalis dengan warna cokelat tua dan muda yang mendominasi. Untuk mendukung suasana hijau, di halaman masing-masing rumah dilengkapi dengan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-taman-rumah-minimalis-di-lahan-sempit-dengan-keindahan-maksimal\">taman kecil.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Quantum_Royale_Residence\"><\/span><strong>Quantum Royale Residence<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-7.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/quantum-royale-residence-at-bantul\"><em>Quantum Royale Residence<\/em><\/a><em> At Bantul Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/hendra-budi-architect\"><em>Hendra Budi Architect<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Quantum Royal Residence yang berada di Bantul ini merupakan perumahan cluster kecil dengan bentuk yang memanjang yang simpel dan tidak memusingkan. Rumah-rumahnya juga dibuat dengan desain minimalis dan warna-warna kayu yang kalem.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"The_East_Shore_Estate\"><\/span><strong>The East Shore Estate<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/187\/Artikel-5-Foto-8.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/the-east-shore-estate\"><em>The East Shore<\/em><\/a><em> Karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/erwin-kusuma\"><em>erwin kusuma<\/em><\/a><em> (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Perumahan satu ini dikembangkan di Kawasan Klungkung Bali dengan konsep cluster, tanpa pagar. Demi memberikan hunian yang cocok bersanding dengan suasana alam Bali yang memesona, sang desainer memadukan konsep arsitektur modern dengan elemen adat Bali yang khas.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga:<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/5-model-perumahan-terbaru-yang-sedang-diminati-masyarakat\"><strong>5 Model Perumahan Terbaru Yang Sedang Diminati Masyarakat<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/75-model-desain-rumah-minimalis-sederhana-tapi-mewah-dan-indah\"><strong>75 Model Desain Rumah Minimalis Sederhana Tapi Mewah Dan Indah<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa tahun ke belakang, pembangunan besar-besaran rumah sistem cluster yang dilakukan pengembang membuat model rumah satu ini semakin ngehits.&nbsp; Tidak hanya di Pulau Jawa, kota-kota besar di pulau lain pun mulai berlomba mendirikan perumahan dengan desain rumah cluster. Rumah cluster adalah sekelompok bangunan perumahan yang dibangun dengan konsep serupa, namun tidak dilengkapi pagar. Untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":430,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[340,136],"tags":[338,341,342,339,337],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/429"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=429"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":431,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/429\/revisions\/431"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}