{"id":441,"date":"2022-10-24T09:42:35","date_gmt":"2022-10-24T09:42:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=441"},"modified":"2023-08-08T06:16:03","modified_gmt":"2023-08-08T06:16:03","slug":"meja-foyer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/","title":{"rendered":"8 Ide Dekorasi Meja Foyer yang Simpel dan Elegan untuk Menyambut Tamu Anda"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Meja foyer kayu, via thespruce.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang yang belum begitu familiar dengan istilah foyer dalam interior rumah. Menurut pengertian dari arsitek Probo Hindarto, foyer adalah desain area pintu masuk yang sekaligus jadi tempat peralihan antara bagian depan rumah atau teras dengan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/ketahuilah-trik-mengubah-ruang-tamu-kecil-terlihat-lebih-lapang\">ruang tamu<\/a> atau ruang keluarga. Berdasarkan fungsinya, orang-orang biasanya tidak meletakkan perabotan berukuran besar di sana melainkan sebuah meja foyer cantik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dekorasi rumah minimalis, keberadaan foyer sekaligus <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/13-ide-cemerlang-renovasi-dapur-modern\">meja<\/a> dengan berbagai aksesorisnya akan menciptakan area penyambutan bagi para tamu Anda. Lantas desain meja foyer seperti apa yang simpel namun elegan untuk rumah Anda?<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Kayu_yang_Mungil\" title=\"Meja Foyer Kayu yang Mungil \">Meja Foyer Kayu yang Mungil <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_dengan_Cermin_Bulat\" title=\"Meja Foyer dengan Cermin Bulat \">Meja Foyer dengan Cermin Bulat <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Cantik_Setengah_Lingkaran\" title=\"Meja Foyer Cantik Setengah Lingkaran \">Meja Foyer Cantik Setengah Lingkaran <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Unik_yang_Seolah_Melayang\" title=\"Meja Foyer Unik yang Seolah Melayang \">Meja Foyer Unik yang Seolah Melayang <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Rustic\" title=\"Meja Foyer Rustic \">Meja Foyer Rustic <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Berkaki_Emas\" title=\"Meja Foyer Berkaki Emas \">Meja Foyer Berkaki Emas <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/meja-foyer\/#Meja_Foyer_Simpel_yang_Stylish\" title=\"Meja Foyer Simpel yang Stylish \">Meja Foyer Simpel yang Stylish <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Kayu_yang_Mungil\"><\/span><strong>Meja Foyer Kayu yang Mungil<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-1.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer kayu mungil, via decoist.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk rumah bergaya minimalis, sebuah meja foyer simpel bernuansa serupa juga bisa menunjang tampilan keseluruhan ruangan. Cobalah menengok desain foyer sempit bernuansa kayu ini. Serasi dengan warna lantai serta pintu, meja foyer minimalis berisi susunan buku dan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-rumah-minimalis-dengan-hamparan-tanaman-hijau-yang-menyejukkan\">tanaman hijau<\/a> sebagai pemanis. Tambahan karpet tepat di pintu masuk menambah semarak suasana.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/tips-memakai-cermin-untuk-desain-interior-rumah-yang-cantik?utm_source=arsitagarticle&amp;utm_medium=social&amp;utm_campaign=arsitagarticle\">Tips Memakai Cermin untuk Desain Interior Rumah yang Cantik<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_dengan_Cermin_Bulat\"><\/span><strong>Meja Foyer dengan Cermin Bulat<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-2.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer dengan cermin bulat, via decoist.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Meletakkan meja dengan tambahan beberapa barang di atasnya mungkin terlalu biasa bagi sebagian orang. Jika Anda punya keyakinan serupa, saatnya menambahkan efek dramatis agar menambah kesan di <a href=\"https:\/\/id.wiktionary.org\/wiki\/lorong\">lorong<\/a> masuk rumah. Percantik desain foyer Anda dengan memasang sebuah cermin besar bulat dan vas berisi bunga hidup. Ditambah wadah kunci dan <a href=\"https:\/\/www.popmama.com\/life\/home-and-living\/bella-lesmana\/standing-hanger-yang-bisa-kamu-letakkan-di-rumah\/3\"><em>standing hanger<\/em><\/a> kayu di sampingnya, meja foyer ini siap menyambut siapa pun tamu yang datang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Cantik_Setengah_Lingkaran\"><\/span><strong>Meja Foyer Cantik Setengah Lingkaran<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-3.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer kayu setengah lingkaran bergaya klasik, via artpictures.club<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang memilih meja foyer dengan desain yang itu-itu saja, yakni persegi panjang. Salah satu alasannya karena khawatir keberadaannya malah akan membuat area pintu masuk jadi sempit. Namun, tenang saja, dengan meja foyer setengah lingkaran berukuran kecil seperti ini, Anda bisa memberikan kesan <a href=\"https:\/\/www.artikata.com\/arti-335406-klasik.html\">klasik<\/a> sekaligus elegan ke dalam lorong pintu masuk rumah Anda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Unik_yang_Seolah_Melayang\"><\/span><strong>Meja Foyer Unik yang Seolah Melayang<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-4.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer yang menempel ke dinding, via moderntables.eu<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Menghias area masuk rumah sama pentingnya dengan menghias ruang tamu. Meja foyer pada desain di atas tampil dengan gaya uniknya sendiri, namun sangat serasi dengan tema interiornya. Sengaja dipasang langsung ke dinding, meja ini memberikan efek seolah-olah melayang. Tak hanya corak ukirnya yang mempercantik, tema yang seragam dengan keseluruhan ruangan ditambah keberadaan beberapa aksesoris di atasnya membuat meja ini cocok diterapkan ke dalam rumah bergaya klasik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Rustic\"><\/span><strong>Meja Foyer<em> Rustic<\/em><\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-5.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer kayu rustic, via homebnc.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu gaya yang terinspirasi dari desain jadul namun masih populer hingga sekarang adalah gaya <em>rustic<\/em>. Mengandalkan detail-detail yang kasar dan tampak lama, gaya <a href=\"https:\/\/www.rumah123.com\/panduan-properti\/tips-properti-92330-desain-rumah-rustic-id.html\"><em>rustic<\/em><\/a> justru memberikan tampilan unik sekaligus menarik lewat meja foyer dengan laci dan rak di bawah. Tambahan berbagai aksesoris bertema sejenis semakin melengkapi kehadirannya sebagai penyambut tamu yang datang berkunjung.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Berkaki_Emas\"><\/span><strong>Meja Foyer Berkaki Emas<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-6.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer dengan kaki emas, via decoist.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Sejak dulu, emas selalu menjadi lambang kemewahan. Namun kadang kala, menggunakan nuansa emas ke dalam rumah malah menjebak dan membuat gaya jadi terkesan berlebihan. Akan tetapi, meja foyer berkaki emas ini justru tampil begitu elegen dengan desainnya yang sederhana. Tambahan lukisan minimalis di atasnya membuat tampilan sudut selamat datang ini jadi semakin manis.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/8-inspirasi-cantik-untuk-rumah-minimalis-yang-lebih-rapi-dan-terorganisir?utm_source=arsitagarticle&amp;utm_medium=social&amp;utm_campaign=arsitagarticle\">8 Inspirasi Cantik untuk Rumah Minimalis yang Lebih Rapi dan Terorganisir<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meja_Foyer_Simpel_yang_Stylish\"><\/span><strong>Meja Foyer Simpel yang <em>Stylish<\/em><\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/832\/meja-area-masuk-rumah-7.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja foyer kayu dengan model yang stylish, via decoist.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi sebagian <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/list-professional\/jasa-interior-desainer\/semua-lokasi\">desainer<\/a>, <em>less is more<\/em>. Tidak perlu sesuatu yang berlebihan untuk membuat seluruh komponen di dalam rumah bersinar. Simak saja contohnya pada meja foyer dengan sudut tumpul seperti ini. Dengan desain persegi panjang, kaki-kaki kecil dengan handel berwarna emas sudah cukup untuk membuatnya tampak menarik. Tiga <em>item<\/em> yang terpajang di atasnya sukses jadi pemanis gerbang pintu masuk para tamu ke rumah Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Beragam desain meja foyer nyatanya mampu mempercantik lorong pintu masuk rumah Anda. Pastikan memilih warna meja yang serasi dengan tema ruangan agar semakin melengkapi desain interior Anda. Tertarik mewujudkannya segera?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/rumah\/minimalis\">Ciri Khas Rumah Minimalis Stylish<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meja foyer kayu, via thespruce.com Banyak orang yang belum begitu familiar dengan istilah foyer dalam interior rumah. Menurut pengertian dari arsitek Probo Hindarto, foyer adalah desain area pintu masuk yang sekaligus jadi tempat peralihan antara bagian depan rumah atau teras dengan ruang tamu atau ruang keluarga. Berdasarkan fungsinya, orang-orang biasanya tidak meletakkan perabotan berukuran besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":442,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[267,145],"tags":[357,356,358,355],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/441"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=441"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/441\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2484,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/441\/revisions\/2484"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}