{"id":548,"date":"2022-11-10T04:41:23","date_gmt":"2022-11-10T04:41:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=548"},"modified":"2022-11-10T04:41:25","modified_gmt":"2022-11-10T04:41:25","slug":"background-apartemen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/background-apartemen\/","title":{"rendered":"Desain Background Apartemen Dinding Gelap Keren"},"content":{"rendered":"\n<p>Apa sih desain yang paling cocok untuk apartemen dengan luas terbatas? Ya, konsep minimalis kerap dipilih oleh pemilik agar apartemen terlihat lebih luas, modern, dan mewah. Selain furnitur, kombinasi warna untuk interior apartemen minimalis juga berpengaruh besar untuk menciptakan atmosfer yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan apartemen minimalis menggunakan warna-warna netral agar ruangan terkesan lebih luas. Namun, tidak ada salahnya juga lho untuk menggunakan warna gelap. Nah, bagi Anda yang ingin memberikan kesan <em>intimate<\/em>, modern, dan nyaman ke dalam apartemen, Anda bisa menggunakan warna dinding gelap abu-abu seperti <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\">apartemen karya Creark Studio<\/a> yang satu ini. Seperti apa desainnya? Yuk, kita lihat bersama.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/background-apartemen\/#Ruang_Keluarga_Bernuansa_Abu-Abu_Gelap_yang_Modern\" title=\"Ruang Keluarga Bernuansa Abu-Abu Gelap yang Modern \">Ruang Keluarga Bernuansa Abu-Abu Gelap yang Modern <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/background-apartemen\/#Dapur_dengan_Warna_Lebih_Terang\" title=\"Dapur dengan Warna Lebih Terang \">Dapur dengan Warna Lebih Terang <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/background-apartemen\/#Kamar_Tidur_Elegan_dengan_Dominasi_Warna_Gelap\" title=\"Kamar Tidur Elegan dengan Dominasi Warna Gelap \">Kamar Tidur Elegan dengan Dominasi Warna Gelap <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/background-apartemen\/#Wardrobe_Custom_dengan_Pintu_Kaca\" title=\"Wardrobe Custom dengan Pintu Kaca \">Wardrobe Custom dengan Pintu Kaca <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ruang_Keluarga_Bernuansa_Abu-Abu_Gelap_yang_Modern\"><\/span><strong>Ruang Keluarga Bernuansa Abu-Abu Gelap yang Modern<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1057\/background-dinding-gelap-1.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Ruang keluarga dominasi warna abu-abu, dengan aksen bantal sofa berwarna cerah, karya Creark Studio, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\"><em>arsitag.com<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Ruang keluarga didesain dengan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/ruang-ruang-elegan-rumah-minimalis-serba-abu-abu\">warna abu-abu<\/a> gelap yang serasi pada dinding dan juga sofa. Warna abu-abu membuat ruangan terlihat modern, minimalis, tanpa membuatnya terasa sempit. Jendela besar terbuka ke arah beranda memberikan akses cahaya natural yang alami ke dalam ruang keluarga. Ini membuat ruang keluarga terasa lebih lapang dan terang.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar ruangan tidak terkesan monoton dan dingin, ditambahkan beberapa bantal sofa berwarna cerah yang memberikan aksen ceria. <em>Coffee table<\/em> marmer putih pun diletakkan di tengah ruangan dengan karpet abu-abu, yang menambah kenyamanan ruangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, permainan cahaya di balik rak terbuka yang terletak di ruang keluarga menjadi dekorasi yang keren. Pencahayaan kuning didesain tersembunyi di antara kabinet. Elemen cahaya ini menunjang tampilan ruang keluarga terlihat semakin elegan.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-desain-ruang-keluarga-dengan-background-hitam-yang-keren-dan-elegan\">Inspirasi Desain Ruang Keluarga dengan Background Hitam yang Keren dan Elegan<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dapur_dengan_Warna_Lebih_Terang\"><\/span><strong>Dapur dengan Warna Lebih Terang<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1057\/background-dinding-gelap-2.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Dapur dengan warna cerah, karya Creark Studio, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\"><em>arsitag.com<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tak harus menggunakan warna putih, kesan bersih dan lapang juga bisa didapatkan dengan mengaplikasikan warna abu-abu terang di area <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/inspirasi-desain-interior-dapur-kecil-untuk-apartemen-baru-anda\">dapur mungil apartemen<\/a>. Warna abu-abu terang pada furnitur dikombinasikan dengan warna abu-abu gelap yang kontras. Agar ruangan terasa lebih luas, kaca besar pun diaplikasikan dekat dengan area dapur.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena minimnya ruang di dalam apartemen, meja makan pun diganti dengan meja bar minimalis dengan kursi berwarna abu-abu senada.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1057\/background-dinding-gelap-3.jpeg\" alt=\"\"\/><figcaption><em>Lighting pada kabinet dapur, karya Creark Studio, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\"><em>arsitag.com<\/em><\/a><br><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Penambahan lampu-lampu pada kabinet dapur menjadi solusi cerdas untuk dekorasi dapur sekaligus membantu menghilangkan kesan gelap di area dapur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kamar_Tidur_Elegan_dengan_Dominasi_Warna_Gelap\"><\/span><strong>Kamar Tidur Elegan dengan Dominasi Warna Gelap<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1057\/background-dinding-gelap-4.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Kamar tidur nyaman dengan dominasi warna gelap, karya Creark Studio, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\"><em>arsitag.com<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Saat masuk ke dalam area <em>master bedroom<\/em>, Anda bisa melihat sebuah kamar minimalis yang didesain dengan elegan. Terlihat jelas <em>tone <\/em>warna abu-abu masih mendominasi kamar tidur apartemen ini sama seperti ruangan lainnya. Kamar tidur terasa <em>intimate <\/em>dan nyaman untuk digunakan sebagai tempat istirahat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya pada dinding, lantai kamar tidur pun menggunakan lantai parket kayu berwarna abu-abu gelap yang membuat tampilannya semakin estetik.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kekuatan-hitam-dalam-desain\">Kekuatan Hitam dalam Desain<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Wardrobe_Custom_dengan_Pintu_Kaca\"><\/span><strong>Wardrobe <em>Custom <\/em>dengan Pintu Kaca<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1057\/background-dinding-gelap-5.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Wardrobe custom dengan pintu kaca, karya Creark Studio, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/apartemen-ciputra-international\"><em>arsitag.com<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Siapa bilang Anda tidak bisa memiliki penyimpanan <em>wardrobe <\/em>yang maksimal di apartemen minimalis? <em>Wardrobe <\/em>di area kamar tidur di apartemen ini didesain secara <em>custom <\/em>dengan tempat penyimpanan maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar ruangan tidak terasa sempit, pintu <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-lemari-baju-minimalis-kece\">lemari baju minimalis<\/a> didesain menggunakan pintu kaca berwarna hitam elegan. Pintu kaca ini pun memungkinkan pemilik untuk memilih pakaian secara lebih mudah karena dapat langsung terlihat dari luar. Anda pun bisa menata berbagai koleksi tas atau sepatu di dalam lemari seperti layaknya <em>display <\/em>di toko.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sih desain yang paling cocok untuk apartemen dengan luas terbatas? Ya, konsep minimalis kerap dipilih oleh pemilik agar apartemen terlihat lebih luas, modern, dan mewah. Selain furnitur, kombinasi warna untuk interior apartemen minimalis juga berpengaruh besar untuk menciptakan atmosfer yang diinginkan. Kebanyakan apartemen minimalis menggunakan warna-warna netral agar ruangan terkesan lebih luas. Namun, tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153,119],"tags":[425,427,424,426],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/548"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=548"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":550,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/548\/revisions\/550"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}