{"id":586,"date":"2022-11-10T10:14:57","date_gmt":"2022-11-10T10:14:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=586"},"modified":"2023-10-25T07:34:50","modified_gmt":"2023-10-25T07:34:50","slug":"jendela-rumah-minimalis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/","title":{"rendered":"Cara Mendesain Jendela Rumah Minimalis yang Elegan"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai bagian dari elemen arsitektural, fungsi utama jendela adalah sebagai elemen pencahayaan dan penghawaan. Dalam perkembangannya, jendela bisa mempunyai fungsi lain yang tidak bisa dipisahkan dari desain ruang dan bangunan secara keseluruhan. Desain jendela yang baik harus menyatu dan mendukung elemen lainnya, baik interior maupun eksterior. Desain jendela juga harus mampu berkolaborasi dengan elemen lainnya untuk meningkatkan nilai fungsi dan estetis desain.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada rumah minimalis, desain jendela yang ada harus mampu mendukung konsep minimalis yang diusung. Kesederhanaan desain jendela minimalis akan berfungsi optimal sambil tetap bersahaja dan elegan. Desain jendela yang optimal dan indah di <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/tjhouse\">TJ_House<\/a> karya <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\">Studio Air Putih<\/a> menjadi bukti desain jendela yang elegan dan menggugah rasa ingin tahu.Bagaimana cara mendesain jendela pada rumah minimalis? Bagaimana cara agar jendela itu berfungsi dengan baik sekaligus tampak elegan?<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#1_Berfungsi_ganda_dengan_optimal\" title=\"1. Berfungsi ganda dengan optimal\">1. Berfungsi ganda dengan optimal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#2_Jendela_sumbu_tengah\" title=\"2. Jendela sumbu tengah\">2. Jendela sumbu tengah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#3_Jendela_sumbu_samping\" title=\"3. Jendela sumbu samping &nbsp;\">3. Jendela sumbu samping &nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#4_Jendela_memanjang\" title=\"4. Jendela memanjang\">4. Jendela memanjang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#5_Jendela_geser\" title=\"5. Jendela geser\">5. Jendela geser<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#6_Jendela_lipat\" title=\"6. Jendela lipat\">6. Jendela lipat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#7_Jendela_pada_sudut\" title=\"7. Jendela pada sudut &nbsp;\">7. Jendela pada sudut &nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#8_Jendela_di_sepanjang_dinding\" title=\"8. Jendela di sepanjang dinding\">8. Jendela di sepanjang dinding<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/jendela-rumah-minimalis\/#9_Jendela_sebagai_pembatas_ruang\" title=\"9. Jendela sebagai pembatas ruang\">9. Jendela sebagai pembatas ruang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Berfungsi_ganda_dengan_optimal\"><\/span><strong>1. Berfungsi ganda dengan optimal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-2-IK-House-2.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/ikhouse\"><em>IK_House<\/em> <\/a><em>di Pondok Indah, Jakarta karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\"> <em>Studio Air Putih<\/em><\/a> <em>tahun 2016<\/em> <em>(Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela di kamar tidur <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/ikhouse\">IK_House <\/a>&nbsp;berfungsi ganda sebagai jendela sekaligus dinding. Desain jendela seperti ini memberikan kesan terbuka dan keleluasaan. <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\">&nbsp;Studio Air Putih<\/a> secara cerdik membuat \u2018dinding tanaman\u2019 di depan dinding jendela. Alhasil, suasana asri bisa dirasakan dari dalam kamar. Sebuah desain sempurna untuk <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/cara-menciptakan-hubungan-indoor-outdoor\">menyatukan <em>indoor<\/em> dan <em>outdoor<\/em>.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/rumah\/minimalis\">Desain Rumah Minimalis dengan Inspirasi Elegan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jendela_sumbu_tengah\"><\/span><strong>2. Jendela sumbu tengah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-3-w-house-2.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/whouse\"><em>W_House <\/em><\/a><em>di Tulodong, Jakarta karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\"><em>Studio Air Putih<\/em><\/a> <em>(Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Desain jendela sumbu putar memberi kesan lain dari yang lain. Kesan elegan akan didapat, begitu pula fungsinya yang sekaligus bisa menjadi pintu. &nbsp;Arah bukaan juga bisa disesuaikan dengan arah angin, demikian juga besar bukaannya. Jadi, akan mudah menyesuaikannya saat membutuhkan angin sepoi-sepoi dari arah Utara ataupun angin kencang dari Timur Laut.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <strong><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/75-model-desain-rumah-minimalis-sederhana-tapi-mewah-dan-indah\">75 Model Desain Rumah Minimalis Sederhana Tapi Mewah Dan Indah<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jendela_sumbu_samping\"><\/span><strong>3. Jendela sumbu samping &nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-4-reformHouse.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/trimmed-reform-house-1\"><em>Trimmed Reform House<\/em> <\/a><em>di Rawa Buntu, Serpong, karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/sub\"> <em>SUB<\/em><\/a> <em>tahun 2013 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pakaian yang pas di badan menginspirasi ide unik untuk bentuk bangunan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/trimmed-reform-house-1\">Trimmed Reform House. <\/a>Sebagai rumah yang berada di lingkungan tropis, rumah ini membutuhkan jendela yang mampu memasukkan cahaya matahari pagi yang menyehatkan dan desain yang elegan agar rumah tampak indah. Itulah sebabnya, <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/sub\">&nbsp;SUB<\/a> merancang ukuran jendela yang cukup besar bersumbu \/ engsel samping, dengan tetap memperhatikan segi privasi dan keindahan desain. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jendela_memanjang\"><\/span><strong>4. Jendela memanjang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-5-RSHouse.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rs-house-1\"><em>RS House<\/em> <\/a><em>di Alam Sutera, Tangerang karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/axialstudio\"><em>AXIALSTUDIO<\/em><\/a><em> tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela memanjang dengan kusen dicat <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kekuatan-hitam-dalam-desain\">hitam<\/a> menjadi aksen bagi kamar tidur di <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/rs-house-1\">RS House <\/a>yang didominasi putih dan coklat lantai kayu. Ukuran jendela disesuaikan dengan kebutuhan pencahayaan, tingkat privasi dan sudut pandang dari dalam dan luar ruang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Jendela_geser\"><\/span><strong>5. Jendela geser<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-6-MM-house.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/mm-house\"><em>MM House<\/em> <\/a><em>di Permata Buana, Jakarta karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-tonton\"> <em>Antony Liu + Ferry Ridwan \/ Studio TonTon<\/em><\/a> <em>tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela geser berukuran besar setinggi dinding memungkinkannya berfungsi ganda sebagai pintu. Perhatikan ukuran jendela yang akan digeser agar saat dibuka penuh bisa menyatu sempurna dengan jendela mati yang ada di sampingnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Jendela_lipat\"><\/span><strong>6. Jendela lipat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-7-splow-house.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/splow-house\"><em>Splow House<\/em> <\/a><em>di Jakarta karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/delution-architect\"> <em>Delution Architect<\/em><\/a> <em>tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela lipat menjadi solusi kebutuhan bukaan besar di ruang yang sempit. Lagi-lagi, jendela seperti ini bisa berfungsi ganda sebagai pintu. <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/splow-house\">Splow House <\/a>yang hanya berukuran lebar 6 m, mampu mencukupi kebutuhan pencahayaan serta penghawaannya dengan jendela \/ pintu kaca lipat selebar 1,5 m. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-interior-rumah-mungil-kekinian-yang-sederhana-tapi-elegan\">Desain Interior Rumah Mungil Kekinian Yang Sederhana Tapi Elegan<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Jendela_pada_sudut\"><\/span><strong>7. Jendela pada sudut <\/strong>&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-8-sutorejo.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/sutorejo-house\"><em>Sutorejo House<\/em> <\/a><em>di Surabaya karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/das-quadrat\"> <em>Das Quadrat<\/em><\/a> <em>tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela berukuran besar yang dipasang di sepanjang dinding bahkan di sudut, akan tampak sangat elegan karena meniadakan dinding tembok, dan membuat ruang terkesan ringan. Ruang dengan jendela seperti ini akan tampil maksimal dan elegan dengan sistem tata lampu yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Jendela_di_sepanjang_dinding\"><\/span><strong>8. Jendela di s<\/strong><strong>epanjang dinding<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-9-IK-House.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/ikhouse\"><em>IK_House<\/em> <\/a><em>karya<\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\"> <em>Studio Air Putih<\/em><\/a> <em>tahun<\/em> <em>2016 (Sumber: arsitag.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jendela \/ dinding kaca memberikan kebebasan pandangan.<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\">&nbsp;Studio Air Putih<\/a> memanfaatkan keunggulan ini untuk memberikan <em>view<\/em> kolam renang dan pencahayaan untuk ruang di dalam <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/ikhouse\">IK_House.<\/a> Namun, perlu diingat bahwa pemasangan jendela harus memperhatikan ketebalan dan kekuatan struktur penahan jendela. Sediakan pula ruang untuk pemuaian kaca agar kaca tidak pecah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Jendela_sebagai_pembatas_ruang\"><\/span><strong>9. Jendela sebagai pembatas ruang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/223\/gbr-10-W-house-1.jpg\"><\/h5>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/whouse\"><em>W_House<\/em> <\/a><em>karya <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/profile\/studio-air-putih\"><em>Studio Air Putih<\/em><\/a><em> tahun <\/em><em>2008<\/em> <em>(Sumber: arsitag.com)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/whouse\">W_House <\/a>menuangkan inspirasi jendela dalam arti lebih luas. Ruang kerja yang dibatasi dinding kaca berfungsi sebagai perluasan pandangan agar tidak terkungkung, namun tetap memberikan batasan ruang yang jelas, privasi serta kenyamanan untuk bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah karya arsitektural akan menjadi elegan jika mampu berfungsi optimal sambil mengapresiasikan dirinya dengan desain yang unik. Demikian juga, desain jendela rumah minimalis yagng muncul dari keorisinilan ide yang kreatif untuk mengoptimalkan fungsinya, akan tampil dengan elegan. Jadi, terus bukalah pikiran, kembangkan kreatifitas, dan dapatkan ide unik untuk mendesain jendela rumah minimalis yang elegan.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/rumah-minimalis\/\">Konsep Desain Rumah Minimalis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/bagaimana-cara-menggambar-denah-rumah-minimalis\">Bagaimana Cara Menggambar Denah Rumah Minimalis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/mengenal-lebih-dalam-arsitektur-minimalis\">Mengenal Lebih Dalam Desain Rumah Arsitektur Minimalis Modern<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai bagian dari elemen arsitektural, fungsi utama jendela adalah sebagai elemen pencahayaan dan penghawaan. Dalam perkembangannya, jendela bisa mempunyai fungsi lain yang tidak bisa dipisahkan dari desain ruang dan bangunan secara keseluruhan. Desain jendela yang baik harus menyatu dan mendukung elemen lainnya, baik interior maupun eksterior. Desain jendela juga harus mampu berkolaborasi dengan elemen lainnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":587,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[117,300,264],"tags":[445,444],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=586"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2757,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586\/revisions\/2757"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/587"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}