{"id":734,"date":"2022-11-24T03:41:39","date_gmt":"2022-11-24T03:41:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=734"},"modified":"2022-11-24T03:41:43","modified_gmt":"2022-11-24T03:41:43","slug":"desain-apartemen-studio-type-21","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/","title":{"rendered":"Desain Apartemen Studio Type 21 m2 Super Stylish"},"content":{"rendered":"\n<p>Sepintas, ruangan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/apartemen\">apartemen<\/a> yang satu ini terlihat sangat kekinian. Nyatanya, hunian berada dalam bangunan yang telah berdiri sejak lama, sekitar tahun 1906. Walaupun termasuk gedung lama, bentuk bangunan masih terawat dengan baik dan terlihat menawan. Luas total dari apartemen studio mungil ini hanya 21 meter persegi saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibat luasnya yang terbatas, desainer menerapkan konsep sekat secara visual. Yakni, pembagian fungsi ruangan ditandai dengan permainan warna. Misalnya saja, terlihat pada unit lemari hitam tinggi yang berdiri di antara tempat tidur dan sofa, menjadi sekat yang mencolok di dalam ruangan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#1_Sentuhan_warna_cerah_membuatnya_seperti_baru\" title=\"1. Sentuhan warna cerah membuatnya seperti baru \">1. Sentuhan warna cerah membuatnya seperti baru <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#2_Sofa_kecil_nyaman_yang_pas_untuk_apartemen_studio\" title=\"2. Sofa kecil nyaman yang pas untuk apartemen studio \">2. Sofa kecil nyaman yang pas untuk apartemen studio <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#3_Lemari_dapur_hitam_yang_elegan\" title=\"3. Lemari dapur hitam yang elegan \">3. Lemari dapur hitam yang elegan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#4_Meja_makan_mungil_dengan_hiasan_minimalis\" title=\"4. Meja makan mungil dengan hiasan minimalis \">4. Meja makan mungil dengan hiasan minimalis <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#5_Dapur_estetik\" title=\"5. Dapur estetik \">5. Dapur estetik <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#6_Lorong_serbaguna_sebagai_tempat_penyimpanan\" title=\"6. Lorong serbaguna sebagai tempat penyimpanan \">6. Lorong serbaguna sebagai tempat penyimpanan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#7_Furnitur_tempat_tidur_sederhana_namun_multifungsi\" title=\"7. Furnitur tempat tidur sederhana, namun multifungsi \">7. Furnitur tempat tidur sederhana, namun multifungsi <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#8_Tanaman_hijau_di_berbagai_sudut_ruangan\" title=\"8. Tanaman hijau di berbagai sudut ruangan \">8. Tanaman hijau di berbagai sudut ruangan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#9_Kamar_mandi_mungil_yang_ideal\" title=\"9. Kamar mandi mungil yang ideal \">9. Kamar mandi mungil yang ideal <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-apartemen-studio-type-21\/#10_Balkon_warna-warni_dengan_taman_kecil\" title=\"10. Balkon warna-warni dengan taman kecil \">10. Balkon warna-warni dengan taman kecil <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Sentuhan_warna_cerah_membuatnya_seperti_baru\"><\/span><strong>1. Sentuhan warna cerah membuatnya seperti baru<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-1.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Warna-warni cerah apartemen studio,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Siapa yang menyangka jika bangunan apartemen ini sudah berdiri lebih dari seabad lamanya? Pilihan warna yang cerah dan beragam akan membuat Anda berpikir bahwa ini merupakan bangunan baru. Selain itu, dominasi warna abu-abu dan putih yang digunakan pada keseluruhan ruang apartemen, ampuh membentuk kesan modern dan dewasa. Warna-warna natural yang menjadi warna dasar bermanfaat membentuk kesan ruangan terasa lebih luas, sejuk, dan cerah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sofa_kecil_nyaman_yang_pas_untuk_apartemen_studio\"><\/span><strong>2. Sofa kecil nyaman yang pas untuk apartemen studio<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-2.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Sofa kecil yang nyaman di samping jendela balkon,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Mau tahu apa yang membuat ruang keluarganya terlihat nyaman dan hangat? Sofa empuk kecil berwarna gelap dilengkapi dengan bantal-bantal yang nyaman dan selimut bulu. Lihatlah bagaimana warna kontras dari bantal oranye yang berpadu dengan warna hijau dari tanaman, menghadirkan tampilan yang segar dan unik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Lemari_dapur_hitam_yang_elegan\"><\/span><strong>3. Lemari dapur hitam yang elegan<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-3.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Lemari dapur dengan desain sleek di apartemen studio minimalis,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Di seberang sofa kecil, lemari <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/dapur\">dapur<\/a> hitam berdiri dengan elegan. Warna hitam kabinet ini pun senada dengan tempat penyimpanan lain di sekitarnya. Pada apartemen dengan luas terbatas seperti ini, Anda perlu berhati-hati dalam memilih tempat penyimpanan. Jika salah, ruangan malah akan terasa sumpek dan sempit. Contohlah apartemen ini yang secara optimal memanfaatkan ruang vertikal atau dinding sebagai tempat penyimpanan sepenuhnya. Walaupun menggunakan warna lemari yang tergolong gelap, <em>backsplash <\/em>putih mengkilap berhasil mencegah tampilan ruang terkesan suram.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meja_makan_mungil_dengan_hiasan_minimalis\"><\/span><strong>4. Meja makan mungil dengan hiasan minimalis<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-4.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Meja makan mungil apartemen studio minimalis,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Punya apartemen kecil tetapi tetap ingin memiliki meja makan? Pilihlah meja makan kecil yang diletakkan tepat di samping dapur seperti ini. Selain berfungsi sebagai meja makan, meja ini sekaligus menjadi tempat untuk Anda menyiapkan berbagai bahan masakan, lho. Hiasi meja dengan mangkuk buah modern dan satu set lilin hias agar tampilannya lebih berkelas.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/4147678\/8-konsep-populer-menata-ruang-makan-bikin-anda-betah-di-rumah?utm_source=arsitagarticle&amp;utm_medium=social&amp;utm_campaign=liputan6article\">8 Konsep Populer Menata Ruang Makan, Bikin Anda Betah di Rumah<\/a> <\/strong>via Liputan6.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Dapur_estetik\"><\/span><strong>5. Dapur estetik<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-mungil-5.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Kitchen set yang memberi sentuhan modern di apartemen studio minimalis, Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Pada desain apartemen studio yang menggabungkan beberapa fungsi ruangan menjadi satu, Anda patut membuat setiap ruangan tampak estetik dan enak dilihat. Karenanya, sebagai tempat yang sering dianggap sebagai area kotor, dapur di apartemen juga harus didesain semenarik mungkin. Gunakan berbagai peralatan dapur yang dapat menunjang dekorasi ruangan, seperti talenan, botol minyak goreng, wadah bumbu dapur, ataupun penyimpanan pisau. Pilih tempat penyimpanan yang menarik agar dapur tak terlihat monoton.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Lorong_serbaguna_sebagai_tempat_penyimpanan\"><\/span><strong>6. Lorong serbaguna sebagai tempat penyimpanan<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-mungil-6.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Lorong apartemen studio minimalis,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Kaitan mantel yang dipasang di dinding, menjaga lorong dekat pintu masuk tetap rapi. Menyediakan tempat yang mudah dijangkau bagi mantel musim dingin yang tebal. Akibat ruang penyimpanan yang terbatas, baju dengan bentuk yang tebal dan besar memang sebaiknya tidak disimpan di dalam lemari kecil yang sempit. Lantaran, akan memakan lebih banyak tempat. Praktisnya lagi, lorong pintu masuk ini pun dilengkapi dengan wastafel kecil di bagian sudut ruangan. Memudahkan untuk mencuci tangan setelah bepergian dari luar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Furnitur_tempat_tidur_sederhana_namun_multifungsi\"><\/span><strong>7. Furnitur tempat tidur sederhana, namun multifungsi<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-mungil-7.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Tempat tidur sudut yang cozy di apartemen studio minimalis, Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tak perlu memasukkan meja berukuran besar, Anda bisa mempertimbangkan bangku minimalis sebagai meja di samping tempat tidur yang praktis. Ingin tips yang efisien lagi? Pasanglah rak dinding di atas kepala tempat tidur sebagai tempat penyimpanan ekstra sekaligus dekorasi dinding yang menarik. Tempat tidur sengaja didesain menggunakan pola tribal dan pola geometris. Otomatis, memberikan tampilan unik dan aksen tersendiri pada ruangan. Kemudian, semakin dipercantik dengan pajangan karya seni minimalis yang melengkapi keseluruhan tampilan yang modern.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Tanaman_hijau_di_berbagai_sudut_ruangan\"><\/span><strong>8. Tanaman hijau di berbagai sudut ruangan<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-mungil-8.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Tanaman hijau mini sebagai dekorasi apartemen studio minimalis, Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/produk\/tanaman-hias\">tanaman hijau<\/a> kecil tersebar di mana-mana di seluruh ruang apartemen mungil ini. Tanaman membuat suasana ruangan terasa lebih ramah dan seolah memberikan udara yang lebih bersih terhadap keseluruhan ruang apartemen.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/berbagai-ide-cerdik-menyiasati-ruang-sempit-agar-menang-banyak\">Berbagai Ide Cerdik Menyiasati Ruang Sempit Agar Menang Banyak<\/a><br>&nbsp;<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Kamar_mandi_mungil_yang_ideal\"><\/span><strong>9. Kamar mandi mungil yang ideal<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-9.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Kamar mandi komplet di apartemen studio minimalis,&nbsp;Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Bingung menghias kamar mandi kecil? Dengan tempat penyimpanan dan warna yang tepat, tentunya Anda akan memiliki kamar mandi kecil yang nyaman untuk digunakan. Kamar mandi ini banyak menggunakan pola geometris sebagai aksen. Penggunaan warna-warna monokrom seperti putih, hitam, dan abu-abu mendominasi seluruh tampilannya. Tempat penyimpanan vertikal masih menjadi andalan untuk kamar mandi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Balkon_warna-warni_dengan_taman_kecil\"><\/span><strong>10. Balkon warna-warni dengan taman kecil<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/680\/desain-apartemen-studio-tipe-21-10.jpg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Balkon santai yang ceria di apartemen studio minimalis, Husman Hagberg via home-designing.com<\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Tak kelewatan, area balkon pun dimaksimalkan untuk menjadi tempat bersantai yang <em>cozy<\/em> dan <em>stylish<\/em>. Dihiasi dengan bantal kain berwarna-warni, ditambah bunga hias dengan warna serasi, seketika menampilkan balkon mungil yang manis dan nyaman. Selain itu, meja kecil membuat area luar dengan luas terbatas ini menjadi area berkumpul yang memadai. Untuk menghadirkan aksen taman kecil, kaitkan pot tanaman di pagar untuk membuat taman mini yang segar.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hal mustahil untuk menciptakan apartemen studio tipe 21 yang terasa <em>airy<\/em> dan nyaman. Dengan perencanaan desain yang cermat, mulai dari pemilihan warna, material, hingga penerapan konsep <em>open plan<\/em>, mampu menghasilkan renovasi apartemen tua yang memikat. Apartemen studio mungil ini tampak benar-benar bikin betah, bukan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepintas, ruangan apartemen yang satu ini terlihat sangat kekinian. Nyatanya, hunian berada dalam bangunan yang telah berdiri sejak lama, sekitar tahun 1906. Walaupun termasuk gedung lama, bentuk bangunan masih terawat dengan baik dan terlihat menawan. Luas total dari apartemen studio mungil ini hanya 21 meter persegi saja. Akibat luasnya yang terbatas, desainer menerapkan konsep sekat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153,273],"tags":[545,544,546,158],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/734"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=734"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/734\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":736,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/734\/revisions\/736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}