{"id":826,"date":"2022-12-08T05:06:44","date_gmt":"2022-12-08T05:06:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=826"},"modified":"2022-12-08T05:06:48","modified_gmt":"2022-12-08T05:06:48","slug":"open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/","title":{"rendered":"Yuk, Mengenal Desain Open-Plan Alias Rumah Tanpa Sekat"},"content":{"rendered":"\n<p>Bayangkan Anda masuk ke dalam <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/rumah\">rumah<\/a> sepulang bekerja dan menemukan ruangan yang semakin sempit karena berantakan. Jika Anda mulai merasakan hal itu, mungkin sudah saatnya menggunakan model rumah minimalis tanpa sekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> ini merupakan desain yang dirancang untuk orang-orang yang menyukai desain rumah kecil tanpa sekat. Menghilangkan dinding bahkan pintu memang diyakini akan membuat kesan sumpek di dalam rumah jadi berkurang. Jika Anda masih khawatir bagaimana mewujudkan desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> ini, simak beberapa contohnya sebagai referensi berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/#Desain_Open-Plan_Ruang_Tamu_dengan_Ruang_Makan\" title=\"Desain Open-Plan Ruang Tamu dengan Ruang Makan\">Desain Open-Plan Ruang Tamu dengan Ruang Makan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/#Desain_Open-Plan_Dapur_dengan_Ruang_Makan\" title=\"Desain Open-Plan Dapur dengan Ruang Makan\">Desain Open-Plan Dapur dengan Ruang Makan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/#Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Kamar_Mandi\" title=\"Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Kamar Mandi\">Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Kamar Mandi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/#Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Balkon\" title=\"Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Balkon\">Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Balkon<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/open-plan-atau-rumah-tanpa-sekat\/#Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Dinding_Kaca\" title=\"Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Dinding Kaca\">Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Dinding Kaca<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Open-Plan_Ruang_Tamu_dengan_Ruang_Makan\"><\/span>Desain <em>Open<\/em><em>-Plan<\/em> Ruang Tamu dengan Ruang Makan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/514\/Arsitag-16-Desember-Artikel-3-Foto-1.jpg\"><em>Open-Plan Ruang Tamu dengan Ruang Makan<\/em> (Sumber: pinterest.com)<br><\/p>\n\n\n\n<p>Meski bagi sebagian orang <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/ruang-makan\">ruang makan<\/a> bukanlah ruang yang bisa ditunjukkan kepada semua orang, menyatukan kedua ruangan ini ternyata termasuk opsi yang paling banyak diambil untuk desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em>. Dengan mengusung tema yang sama, desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> di atas tidak membuat suasana jadi kacau, malah semakin elegan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Open-Plan_Dapur_dengan_Ruang_Makan\"><\/span>Desain <em>Open<\/em><em>-Plan<\/em> Dapur dengan Ruang Makan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/514\/Arsitag-16-Desember-Artikel-3-Foto-2.jpg\"><em>Menghilangkan Dinding Pembatas Ruang Makan dengan Dapur<\/em> (Sumber: realhomes.com)<br><\/p>\n\n\n\n<p>Pilihan lain yang juga tak kalah banyak diambil adalah dengan menyingkirkan dinding yang memisahkan ruang makan dengan <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/desain\/dapur\">dapur<\/a>. Sebagai dua ruangan yang paling berhubungan satu sama lain, membuat desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> untuk ruang makan dan dapur adalah pilihan yang cerdas sekaligus hemat tempat. Anda bisa menggunakan meja makan terpisah atau menambahkan sebuah dapur <em>island<\/em> di tengah ruangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Kamar_Mandi\"><\/span>Desain <em>Open<\/em><em>-Plan<\/em> Kamar Tidur dengan Kamar Mandi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/514\/Arsitag-16-Desember-Artikel-3-Foto-3.jpg\"><em>Desain Open-Plan Kamar Tidur dengan Kamar Mandi<\/em> (Sumber: odeliabydesign.com)<br><\/p>\n\n\n\n<p>Meski tidak banyak yang menyukai ide ini, namun menghilangkan pembatas antara kamar tidur dengan kamar mandi telah lama dilakukan oleh para desainer. Desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> semacam ini memang lebih mudah kita temukan di hotel, <em>resort<\/em> dan kamar-kamar komersial lainnya. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mewujudkannya sendiri di ruma Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bahwa desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> tidak harus benar-benar menghilangkan dinding. Anda bisa menggantinya dengan sekat ruang <em>portable<\/em> atau dinding kaca seperti contoh desain di atas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Balkon\"><\/span>Desain <em>Open<\/em><em>-Plan<\/em> Kamar Tidur dengan Balkon<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/514\/Arsitag-16-Desember-Artikel-3-Foto-4.jpg\"><em>Kamar Tidur Open Plan dengan Nuansa Tropis<\/em> (Sumber: decoist.com)<br><\/p>\n\n\n\n<p>Selain dengan kamar mandi, kamar tidur cocok dibuat dengan model <em>open<\/em><em>-plan<\/em> jika Anda memiliki balkon luas dengan pemandangan yang aduhai. Desain <em>small tropical beach<\/em> di atas misalnya, menonjolkan nuansa alam pada dinding batu di sisi kepala ranjang. Di hadapannya, Anda bisa menikmati dengan bebas panorama di luar tanpa adanya sekat pembatas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Open-Plan_Kamar_Tidur_dengan_Dinding_Kaca\"><\/span>Desain <em>Open<\/em><em>-Plan<\/em> Kamar Tidur dengan Dinding Kaca<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/514\/Arsitag-16-Desember-Artikel-3-Foto-5.jpg\"><em>Kamar Tidur Open-Plan dengan Dinding Kaca<\/em> (Sumber: delightfull.eu)<br><\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, desain <em>open<\/em><em>-plan<\/em> tidak harus sungguh-sungguh meniadakan dinding. Dalam contoh di atas misalnya, sang desainer memutuskan untuk membatasi kamar tidur dengan dinding kaca. Di kedua sisinya ada ruang keluarga dengan ruang tamu dan dapur.<\/p>\n\n\n\n<p>Rancangan ini cocok diterapkan untuk Anda yang tinggal sendiri atau hanya berdua dengan pasangan. Jangan lupa pasang gorden karena sewaktu-waktu Anda pasti butuh privasi saat tamu berkunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain open-plan pada dasarnya bukan hanya tentang meniadakan dinding sebagai pembatas tapi tentang bagaimana Anda bisa merasakan lebih banyak ruang, cahaya, dan fleksibilitas di dalam rumah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan Anda masuk ke dalam rumah sepulang bekerja dan menemukan ruangan yang semakin sempit karena berantakan. Jika Anda mulai merasakan hal itu, mungkin sudah saatnya menggunakan model rumah minimalis tanpa sekat. Desain open-plan ini merupakan desain yang dirancang untuk orang-orang yang menyukai desain rumah kecil tanpa sekat. Menghilangkan dinding bahkan pintu memang diyakini akan membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":827,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[340,300],"tags":[610,607,608,609],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/826"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=826"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":828,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/826\/revisions\/828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}