{"id":874,"date":"2022-12-15T06:23:25","date_gmt":"2022-12-15T06:23:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/?p=874"},"modified":"2022-12-15T06:23:28","modified_gmt":"2022-12-15T06:23:28","slug":"desain-klinik-dr-tompi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-klinik-dr-tompi\/","title":{"rendered":"Desain Klinik Beyoutiful by Dr Tompi yang Instagramable di Bandung"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap bangunan, terutama yang didirikan untuk tujuan komersial, memang sepatutnya mencerminkan layanan apa yang mereka berikan. Tidak terkecuali untuk desain klinik kecantikan. Memberikan nuansa interior serta <em>ambience<\/em> yang nyaman, tentu sejalan dengan misi klinik yang ingin membuat para pengunjungnya tampil lebih cantik.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu desain klinik apik yang akan dibahas kali ini adalah <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/beyoutiful-by-dr-tompi-bandung\">Klinik Beyoutiful by dr. Tompi<\/a>. Klinik yang dimiliki oleh dokter sekaligus selebritis ini dirancang oleh Alyssa Ko. Seperti apa keunikan dan suasana di dalamnya? Simak ulasannya berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_33_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1'><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-klinik-dr-tompi\/#Menciptakan_Kontras_dengan_Bangunan_yang_Ada_di_Sekelilingnya\" title=\"Menciptakan Kontras dengan Bangunan yang Ada di Sekelilingnya \">Menciptakan Kontras dengan Bangunan yang Ada di Sekelilingnya <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-klinik-dr-tompi\/#Perpaduan_Arsitektur_Gaya_Jengki_dengan_Mid-Century_Style\" title=\"Perpaduan Arsitektur Gaya Jengki dengan Mid-Century Style \">Perpaduan Arsitektur Gaya Jengki dengan Mid-Century Style <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-klinik-dr-tompi\/#Percikan_Warna_Oranye_yang_Mengikat_Keseluruhan\" title=\"Percikan Warna Oranye yang Mengikat Keseluruhan \">Percikan Warna Oranye yang Mengikat Keseluruhan <\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/desain-klinik-dr-tompi\/#Ruang_Pasien_dan_Ruang_Tunggu_Super_Nyaman\" title=\"Ruang Pasien dan Ruang Tunggu Super Nyaman \">Ruang Pasien dan Ruang Tunggu Super Nyaman <\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menciptakan_Kontras_dengan_Bangunan_yang_Ada_di_Sekelilingnya\"><\/span><strong>Menciptakan Kontras dengan Bangunan yang Ada di Sekelilingnya<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-1.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Desain eksterior dan pencahayaan yang dibuat kontras dengan bangunan sekeliling, karya Alyssa Ko, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\"><em>Arsitag<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu cara untuk menarik perhatian orang yang melihat adalah menampilkan diri dengan cara yang menonjol. Cabang pertama Klinik Beautiful by dr. Tompi yang berada di Kota Bandung ini memiliki konsep utama menciptakan kontras dengan bangunan-bangunan lain yang ada di sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep ini berhasil dieksekusi dengan baik oleh sang desainer. Terbukti dengan tampilan depan bangunan serba putih yang mencolok. Ditambah pencahayaan yang mumpuni, bahkan di malam hari sekalipun, klinik ini masih bisa dengan mudah ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perpaduan_Arsitektur_Gaya_Jengki_dengan_Mid-Century_Style\"><\/span><strong>Perpaduan Arsitektur Gaya Jengki dengan <\/strong><em><strong>Mid-Century Style<\/strong><\/em><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-2.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Arsitektur bergaya jengki diterapkan pada eksteriornya, karya Alyssa Ko, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\"><em>Arsitag<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda mengetahui sejarah perkembangan arsitektur di tanah air, gaya Jengki atau Yankee mungkin sudah tidak asing lagi. Jengki sendiri merupakan gaya arsitektur modernis yang berkembang di Indonesia pasca kemerdekaan. Gaya ini seolah menjadi bentuk pembebasan Indonesia dari apa yang sudah ditanamkan Belanda. Gaya inilah yang disematkan dalam konsep klinik Beyoutiful by dr. Tompi cabang Bandung ini.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-kantor-modern-kekinian-estetis\">Desain Kantor Modern Kekinian yang Estetis dan Nyaman<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-3.jpeg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Interior manis minimalis dengan sentuhan mid-century, karya Alyssa Ko, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\"><em>Arsitag<\/em><\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bagian interior, Alyssa Ko memilih <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-mid-century-modern-1\">konsep ala Mid-Century<\/a> yang artistik. Desain klinik minimalis ini semakin cantik dengan penggunaan elemen kayu di bagian lantai serta berbagai ornamen berupa lampu, lukisan, maupun foto-foto yang terpajang di dinding.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Percikan_Warna_Oranye_yang_Mengikat_Keseluruhan\"><\/span><strong>Percikan Warna Oranye yang Mengikat Keseluruhan<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-4.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Tangga warna oranye yang menjadi highlight, karya Alyssa Ko, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\"><em>Arsitag<\/em><\/a><br><br>Jika Anda perhatikan bagian logo klinik, Anda pasti bisa menemukan warna oranye cerah yang menyala. Warna inilah yang kemudian dipilih sebagai warna identitas klinik yang kemudian dihadirkan sebagai percikan-percikan dan sentuhan pada berbagai sudut ruangan. Termasuk pada <em>railing<\/em> <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/kreativitas-desain-tangga-rumah-minimalis-yang-elegan\">tangga<\/a> dan pintu depan klinik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-5.jpeg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Railing tangga bagian luar juga diberi sentuhan oranye, karya Alyssa Ko, via <\/em><a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\"><em>Arsitag<\/em><\/a><br><br>Percikan-percikan warna <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-interior-orange\">oranye<\/a> ini tidak sekadar hadir sebagai kontras yang membuat desain semakin <em>fun<\/em>, tetapi secara keseluruhan menyatukan dan mengikat komponen-komponen yang ada di dalamnya.<br><\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Baca juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/article\/desain-salon-sekaligus-juice-bar-kenapa-tidak\">Desain Salon Sekaligus Juice Bar? Kenapa Tidak?<\/a><\/strong><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ruang_Pasien_dan_Ruang_Tunggu_Super_Nyaman\"><\/span><strong>Ruang Pasien dan Ruang Tunggu Super Nyaman<\/strong><br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/arsitagx-master-article.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/article-photo\/1194\/beyoutiful-by-dr-tompi-alyssa-ko-6.jpeg\"><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Suasana ruang perawatan pasien dan ruang tunggu di dalam klinik, karya Alyssa Ko, via <a href=\"https:\/\/www.arsitag.com\/project\/23736\">Arsitag<\/a><\/em><br><\/p>\n\n\n\n<p>Hal yang paling penting dari sebuah klinik tentu saja layanan yang diberikan. Seperti layaknya sebuah klinik profesional, Beyoutiful by dr. Tompi ini juga menyiapkan ruang-ruang perawatan dengan sekat-sekat kain lengkap dengan ruang tunggu yang sangat nyaman. Jadi, sembari melakukan perawatan, Anda juga bisa bersantai sekaligus menikmati nuansa <em>Instagramable<\/em> yang ada di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menyajikan layanan terbaik adalah sebuah keharusan bagi seorang pebisnis. Namun, bisa memberikan yang lebih tentu akan menjadi nilai plus tersendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik berkunjung atau memetik pelajaran dari desain klinik satu ini?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap bangunan, terutama yang didirikan untuk tujuan komersial, memang sepatutnya mencerminkan layanan apa yang mereka berikan. Tidak terkecuali untuk desain klinik kecantikan. Memberikan nuansa interior serta ambience yang nyaman, tentu sejalan dengan misi klinik yang ingin membuat para pengunjungnya tampil lebih cantik. Salah satu desain klinik apik yang akan dibahas kali ini adalah Klinik Beyoutiful [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":875,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[300,631],"tags":[627,629,630],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/874"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=874"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/874\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":876,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/874\/revisions\/876"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/875"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=874"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=874"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.arsitag.com\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=874"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}