
Tak hanya sebagai tempat berlindung dan berkumpul bersama keluarga, rumah juga bisa menjadi cerminan dari identitas penghuninya. Contohnya saja desain rumah tropis minimalis yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan ini. Selain fasad yang elok berkat perpaduan dinding bata ekspos dan dinding beton, bagian dalam hunian pun tak kalah estetik. Tertarik untuk melihatnya?
Table of Contents

Kemajuan dunia arsitektur telah memunculkan beragam jenis material pembentuk dinding. Namun, batu bata yang sederhana dan telah dikenal sejak dulu menjadi pilihan material di rumah tropis minimalis ini. Batu bata dibiarkan tanpa lapisan semen ataupun cat dan disusun dalam pola soldier atau stack yang simpel.

Pilihan material batu bata yang sederhana dan susunannya yang simpel hanya diterapkan untuk bangunan lantai 1 saja. Sedangkan, bangunan bagian atas menggunakan dinding beton putih yang terkesan modern. Tentu saja, ini perpaduan yang kreatif sekaligus estetik!

Nilai estetik dinding batu bata ekspos ini kian meningkat dengan sentuhan material sederhana lainnya yakni kayu warna natural. Kayu dalam tampilannya yang alami tanpa polesan cat dipilih untuk pintu masuknya. Kesan sederhana, alami dan sejuk dari perpaduan batu bata ekspos dan kayu semakin sempurna dengan adanya pohon-pohon rimbun dan tanaman-tanaman hias dalam pot.


Layout rumah terbuka alias open space diterapkan di rumah tropis minimalis ini. Area ruang keluarga dibuat menyatu dengan ruang makan. Diapit dinding kaca dan bukaan lebar di kedua sisinya, open space terasa begitu lapang dan cerah.

Seperti halnya pada fasad, open space ini menggunakan material sederhana yakni batu bata ekspos dalam pola soldier atau stack yang dipadukan dengan dinding beton putih. Open space semakin terlihat estetik dengan perpaduan kesederhanaan material lainnya seperti roster tanah liat, furnitur kayu kombinasi rotan, pot gerabah, hingga pernak-pernik unik yang ditempatkan di setiap sudut ruangan.

Terpisah dari ruang keluarga dan ruang makan, dapur berada di area yang lebih tertutup. Namun, penghuni rumah tetap bisa terhubung dengan mudah melalui bukaan di salah satu sisi open space. Lagi-lagi, pernak-pernik unik mewarnai bukaan dapur dan membuatnya jadi lebih berwarna.


Sebuah anak tangga minimalis dari material logam dipilih untuk mengantar penghuni rumah ke ruang-ruang yang lebih privat seperti kamar tidur. Tak dibiarkan gersang, area anak tangga ini pun diwarnai dengan pernak-pernik yang membuatnya lebih berisi. Jendela-jendela kaca ditambahkan tak hanya sebagai jalan masuk cahaya alami, tetapi juga untuk membingkai pemandangan di luar rumah.

Seperti halnya di open space, suasana yang lapang dan cerah juga diciptakan di lantai atas. Dinding-dinding kaca dan bukaan-bukaan lebar seakan menghapus batas ruangan. Lantai atas menjadi area favorit untuk beristirahat sembari menikmati cahaya alami dan pemandangan di luar rumah.
Nah, rumah tropis minimalis ini menggunakan pilihan material-material yang terbilang sederhana dan mudah sekali ditemukan. Kesederhanaan material yang dipadukan dengan pernak-pernik unik rupanya mampu menciptakan kesan estetik yang membuat hunian unik dan nyaman sekaligus mencerminkan identitas penghuninya. Terinspirasi membuat hunian seperti ini?