Berapa Biaya Untuk Desainer Interior?

Berapa Biaya Untuk Desainer Interior? | Foto artikel Arsitag

Saat ini jasa pengerjaan desain interior semakin lama semakin dibutuhkan. Untuk menciptakan ruangan rumah yang sesuai dengan harapan, banyak pemilik rumah akhirnya memutuskan menggunakan jasa desainer interior.

Jasa desainer interior dibutuhkan untuk membantu pemilik rumahmendesain tampak dalam sebuah ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, kamar  mandi, atau ruang keluarga. Termasuk juga dalam pemilihan warna cat dinding, penentuan pencahayaan, furnitur hingga pemilihan lantai dan plafon.

Playhouse karya Aboday Architect, via arsitag.com

Playhouse karya Aboday Architect, via arsitag.com

Pekerjaan dari desainer interior didasari pada tiap ruangan yang akan diubah dan disesuaikan dengan keinginan klien. Sama seperti jasa desain rumah, desainer biasanya memulai dengan mendesain ruang menggunakan gambar 2 dimensi (denah untuk pengaturan ruangan) dan 3 dimensi sebelum pelaksanaan. Dengan menggunakan desain 3 dimensi, hasil akhir dari sebuah pekerjaan interior diharapkan tidak akan berbeda jauh dengan perencanaan dan sesuai dengan selera yang dikehendaki oleh klien.  

Namun, permasalahannya sekarang adalah berapa biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan jasa desainer interior? Sebenarnya, cukup sulit untuk menentukan biaya standar untuk pemakaian jasa desainer interior karena setiap desainer memasang tarif yang berbeda-beda dari setiap contoh desain rumah. Akan tetapi, para desainer di Indonesia menerapkan cara penghitungan jasa yang tidak jauh berbeda. Berikut adalah penjelasannya:

Na Residence karya Alvin Tjitrowirjo, via arsitag.com

Na Residence karya Alvin Tjitrowirjo, via arsitag.com

Per meter persegi

Ada beberapa desainer yang memasang tarif jasa mereka berdasarkan hitungan per meter persegi luas ruangan dari gambar rumah yang ada. Untuk di Jakarta sendiri rata-rata harga jasa seorang desainer interior yang sudah tersertifikasi mencapai kisaran Rp 200.000 hingga Rp 1.000.000 per meter persegi.

Persentase

Ada pula beberapa desainer yang memasang tarif berdasarkan persentase dari total biaya produksi. Rata-rata persentase yang dihitung sekitar 2% hingga 5% dari total biaya produksi yang telah disepakati.

Playhouse karya Aboday Architect, via arsitag.com

Playhouse karya Aboday Architect, via arsitag.com

Hanya menjual jasa desain

Sebagian desainer juga hanya memasang tarif untuk membayar biaya gambar desain ruangan yang ingin dibuat. Harga desain yang ditetapkan juga tergantung pada seberapa rumit desain yang dibuat. Semakin rumit desain yang dibutuhkan, maka harganya juga semakin mahal. Ada baiknya, Anda menunjukkan beberapa referensi contoh desain yang diinginkan, untuk memudahkan desainer memahami permintaan Anda. Misalnya, Anda menginginkan desain rumah minimalis, maka tunjukkan referensi gambar-gambar rumah minimalis yang salah satunya dapat Anda lihat di Arsitag.com

Design and build

Beberapa desainer juga menawarkan hitungan jasa berdasarkan design and build, yang artinya Anda dapat meminta jasa desain ruang sekaligus pengisian furniturnya. Di dalamnya juga termasuk pengecatan dinding, plafon, pemasangan lantai hingga lighting.

Na Residence karya Alvin Tjitrowirjo, via arsitag.com

Na Residence karya Alvin Tjitrowirjo, via arsitag.com

Tips-tips mencari desainer interior

Sebelum menggunakan jasa dari seorang desainer interior, Anda harus mencari tahu terlebih dahulu seperti apa desainer yang akan Anda gunakan. Untuk itu Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini:

  1. Melihat portfolio dari desainer. Jika memang portfolio yang mereka hasilkan bagus dan sesuai dengan konsep Anda, tidak ada salahnya Anda mencoba menggunakan jasa mereka.
  2. Disarankan juga untuk melihat langsung proyek yang pernah dibuat oleh desainer. Jika memang bentuk asli desain mereka sesuai dengan gambar yang direpresentasikan, dapat dipastikan Anda tidak akan menyesal menggunakan jasa mereka.
  3. Jangan tergoda dengan harga murah yang ditawarkan oleh desainer karena belum tentu harga yang ditawarkan tersebut sesuai dengan hasil pekerjaan mereka.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Shabrina Alfari

Shasa was born in Jakarta 9th April 1994. She graduated from University of Indonesia in 2016, majored in German Language and Studies. She really loves to read about anything, from novel, fiction, poets and etc. After graduated, she enjoys writing about many different topics and now she currently works as a Content Writer.