Jenis Tanaman Interior yang Gampang Dirawat dan Tahan Banting untuk Pemula

Jenis Tanaman Interior yang Gampang Dirawat dan Tahan Banting untuk Pemula | Foto artikel Arsitag

Beragam pilihan tanaman indoor dalam pot, foto olehLeeAnn Cline,via unsplash.com

Menjadikan tanaman sebagai elemen dekorasi interior kini telah banyak peminatnya. Namun dalam prakteknya, masih banyak yang merasa gagal lantaran tanamannya mati berulang-ulang kali. Hal ini tentu saja membuat kecewa, hingga akhirnya tidak jadi meletakkan tanaman di dalam rumah.

Memulai kecintaan terhadap tanaman interior bagi pemula memang susah-susah gampang. Kecintaan pada tanaman saja tidak cukup, karena tidak semua tanaman bandel atau mudah dirawat, apalagi dengan kondisi ditanam di dalam ruangan. Meskipun ada banyak jenis tanaman interior, tetapi tidak semuanya pula yang gampang perawatannya. Nah, sebagai referensi bagi pemula, berikut adalah beberapa contoh tanaman interior yang gampang untuk dirawat serta tahan banting.

1. Tanaman Lidah Mertua
Tanaman lidah mertua di samping sofa, foto oleh Michael Oxendine, via unsplash.com

Tanaman lidah mertua di samping sofa, foto olehMichael Oxendine,via unsplash.com
 

Tanaman lidah mertua atau akrab pula disebut sansevieria, merupakan jenis tanaman interior yang sangat cocok bagi pemula. Bagaimana tidak, tanaman ini terbilang sangat bandel lantaran tidak membutuhkan perawatan khusus dan mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan ruang.

Tanaman lidah mertua bahkan tidak perlu disiram terlalu sering. Media tanam yang lembap justru membuat tanaman ini mudah busuk. Jika ada daun yang mengunging, cukup memangkas daun kuning itu saja agar segera tumbuh daun baru. Sebagai tanaman indoor, lidah mertua juga cukup terkena sinar matahari tidak langsung. Bahkan, di tempat redup atau minim cahaya pun tanaman ini masih bisa bertahan.
 

Baca juga: Hal-Hal Penting untuk Menjaga Kesehatan Tanaman Indoor Anda
 

2. Monstera deliciosa
Tanaman monstera di atas meja, desain interior karya Huy Phan, via unsplash.com

Tanaman monstera di atas meja, desain interior karya Huy Phan,via unsplash.com
 

Masih menjadi tren di kalangan masyarakat, tanaman monstera memang memiliki keindahan tersendiri dari profil daunnya. Bentuk daun yang khas dan lebar menjadikan monstera bisa langsung mengubah tampilan interior ruang. Di balik keindahannya itu, ternyata monstera juga tergolong tanaman interior mudah dirawat. Perawatan rutin yang diperlukan yaitu menjaga kelembapan media tanam dan menggunting daun yang mati. Selain itu, membersihkan daun dari debu juga diperlukan agar permukaan daun tetap mengkilap.

3. Tanaman Karet Kebo
Bermacam-macam tanaman dalam ruangan, desain Interior karya Miveworks, via arsitag.com

Bermacam-macam tanaman dalam ruangan, desain Interior karyaMiveworks,via arsitag.com
 

Tanaman hias karet kebo (rubber plant) menjadi pilihan lainnya untuk pemula yang ingin merawat tanaman interior. Tanaman yang bisa tumbuh tinggi ini memiliki daya tarik dari daunnya yang mengkilap. Karet kebo pun termasuk jenis tanaman mudah perawatan. Selain rutin disiram, cukup dilakukan perawatan sederhana. Yakni, dengan rajin mengelap daunnya dari debu yang sering menempel.

Sedangkan untuk peletakkan, ada baiknya karet kebo diletakkan di dekat jendela yang terkena sinar matahari pagi. Hal ini dikarenakan tanaman bernama botani Ficus elastica ini, lebih menyukai cahaya matahari pagi ketimbang cahaya siang karena bisa membuat daunnya terbakar.

4. Palem Kuning
Palem kuning cantik di dekat jendela, desain karya Lumos Interior Design, via arsitag.com

Palem kuning cantik di dekat jendela, desain karyaLumos Interior Design,via arsitag.com
 

Menginginkan nuansa tropis di dalam ruang? Maka tanaman palem kuning sangat cocok menjadi pilihan. Palem kuning juga sangat ramah bagi pemula pecinta tanaman indoor. Tidak ada perawatan khusus yang diperlukan selain menyiramnya secara rutin dan memberi pupuk berkala. Ada baiknya pula meletakkan tanaman ini di dekat jendela, agar tetap terkena sinar matahari tidak langsung.

5. Potos Sirih Gading
Tanaman indoor dengan karakter menjuntai, foto oleh Kelly Sikkema, via unsplash.com

Tanaman indoor dengan karakter menjuntai, foto olehKelly Sikkema,via unsplash.com
 

Tanaman indoor untuk pemula juga mempertimbangkan faktor kotor karena tanah. Oleh karena itu, alih-alih membatalkan niat menanam di dalam ruang, Anda bisa memilih tanaman yang mampu hidup di media tanam bukan tanah. Rekomendasi yang sangat tepat bagi pemula ialah sirih gading. Tanaman ini sangat mudah dicari karena masih menjadi idola untuk dekorasi ruang.

Sebagai tanaman yang bisa menggunakan media tanam air, sehingga sirih gading tidak perlu lagi disiram. Anda hanya cukup menjaga ketersediaan airnya saja. Perawatan khusus hanya berupa membersihkan atau mengelap daun dari debu, dan menggunting jika ada daun yang mati.
 

Baca juga: Inspirasi Cara Mendesain Lanskap dalam Rumah yang Cantik
 

6. Kaktus
Deretan kaktus selalu menarik perhatian, foto oleh Nguyen Dang Hoang Nhu, via unsplash.com

Deretan kaktus selalu menarik perhatian, foto oleh Nguyen Dang Hoang Nhu,via unsplash.com
 

Rasanya, semua bakal setuju jika kaktus adalah tanaman yang terbilang bandel dan mudah dalam perawatan. Selain tidak perlu disiram setiap hari, kaktus juga hampir tidak membutuhkan perawatan khusus lainnya. Namun untuk menjaga kecerahaan warna dan pertumbuhan optimal, sebaiknya meletakkan kaktus di dekat jendela yang terkena sinar matahari. Selain itu, sebaiknya meletakkan kaktus di ruang yang memiliki sirkulasi udara yang baik atau bukan di ruangan yang benar-benar tertutup.

Meskipun contoh di atas ialah tanaman interior yang mudah dirawat dan tahan banting, namun bukan berarti mereka tidak memiliki risiko mati. Anda tetap harus merawatnya dengan rutin dan dengan perlakuan yang baik.

AUTHOR

Tarmizi

Penulis adalah lulusan Arsitektur Lanskap yang juga menggemari dunia penulisan sejak bangku kuliah. Kegemarannya ini membuat penulis aktif sebagai freelancer untuk menulis konten di berbagai website. Ilmu seni, arsitektur, dan tanaman yang didapat selama mengenyam pendidikan juga menjadi modal untuk tulisan-tulisannya.