Ciri Desain Rumah Compact Yang Nyaman

Ciri Desain Rumah Compact Yang Nyaman | Foto artikel Arsitag
Cover: NOR house di Bandung karya Aaksen Responsible Architecture tahun 2018 (Sumber: arsitag.com)
 

Lahan yang terbatas menjadikan sebuah hunian harus dirancang sebaik mungkin demi mengutamakan fungsi-fungsi yang dibutuhkan. Tak jarang hal itu harus mengurangi penggunaan ruang yang dirasa tidak begitu penting, bahkan bisa jadi menghilangkannya sama sekali. Dengan mengutamakan kebutuhan dan pemanfaatan rumah semaksimal mungkin, konsep hunian belakangan ini pun banyak menggunakan konsep hunian compact, yang lebih efektif dalam mengatur ruangan dalam rumah.

Umumnya dibuat dengan model bangunan yang meninggi, konsep hunian compact ini cukup praktis untuk lahan yang terbatas. Setidaknya dalam desain rumah compact, ada beberapa ciri yang dimiliki.

Simpel

Desain rumah bergaya compact umumnya menerapkan sesuatu yang simpel, praktis, dan sederhana sehingga membuat proses merawat dan menjaga kebersihan rumah tak terlampau ribet. Hal ini juga karena mengingat umumnya penghuni rumah bergaya compact adalah orang-orang yang menyukai sesuatu yang praktis dan tidak rumit.
(Sumber: Pinterest.com)
 

Desain rumah bergaya compact umumnya menerapkan sesuatu yang simpel, praktis, dan sederhana sehingga membuat proses merawat dan menjaga kebersihan rumah tak terlampau ribet. Hal ini juga karena mengingat umumnya penghuni rumah bergaya compact adalah orang-orang yang menyukai sesuatu yang praktis dan tidak rumit.

Modern

Rumah atau hunian yang menerapkan gaya compact, umumnya memiliki kesan modern dan canggih. Kesan ini dipertegas oleh pengaplikasian dinding atau jendela kaca yang besar di sekeliling rumah tersebut sehingga memberi kesan lebih modern. Konsep loft yang memaksimalkan setiap sudut dan sisi ruang, memperlihatkan trik penataan yang modern, efektif, dan efisien.
(Sumber: home-designing.com/)
 

Rumah atau hunian yang menerapkan gaya compact, umumnya memiliki kesan modern dan canggih. Kesan ini dipertegas oleh pengaplikasian dinding atau jendela kaca yang besar di sekeliling rumah tersebut sehingga memberi kesan lebih modern. Konsep loft yang memaksimalkan setiap sudut dan sisi ruang, memperlihatkan trik penataan yang modern, efektif, dan efisien.

Tak Banyak Perabot

Umumnya, pemilik hunian atau rumah bergaya compact, menyadari bahwa lahan atau area ruang yang dimiliki di dalam rumah cukup terbatas, sehingga hal ini membuat mereka meminimalkan penggunaan perabotan seminimal dan seefisien mungkin, agar tidak membuat ruangan di dalam rumah mereka semakin terkesan sempit. Tak jarang, perabotan yang digunakan adalah perabotan yang memiliki fungsi lebih dari satu sehingga dapat berfungsi lebih maksimal tanpa banyak barang dan memakan tempat. Umumnya, perabotan yang dipilih pun perabotan yang sifatnya ringan dan tidak menghalangi pandangan sehingga dapat membuat ruangan terkesan lebih lapang dan luas.
(Sumber: casavogue.globo.com)
 

Umumnya, pemilik hunian atau rumah bergaya compact, menyadari bahwa lahan atau area ruang yang dimiliki di dalam rumah cukup terbatas, sehingga hal ini membuat mereka meminimalkan penggunaan perabotan seminimal dan seefisien mungkin, agar tidak membuat ruangan di dalam rumah mereka semakin terkesan sempit. Tak jarang, perabotan yang digunakan adalah perabotan yang memiliki fungsi lebih dari satu sehingga dapat berfungsi lebih maksimal tanpa banyak barang dan memakan tempat. Umumnya, perabotan yang dipilih pun perabotan yang sifatnya ringan dan tidak menghalangi pandangan sehingga dapat membuat ruangan terkesan lebih lapang dan luas.

Banyak Cahaya

Meski rumah atau hunian compact umumnya memiliki kaca yang cukup besar pada sisi bangunannya yang membuat cahaya matahari lebih mudah masuk ke dalam rumah dengan maksimal, hal itu tak lantas membuat cahaya di dalam rumah menjadi cukup tanpa adanya lampu atau cahaya tambahan. Terlebih lagi, lampu-lampu tersebut akan sangat diperlukan saat hari mulai petang. Akibatnya, pengaplikasian lampu pada rumah compact pun dibuat semaksimal dan sebaik mungkin. Hal ini mengingat rumah yang minim cahaya juga akan tampak sumpek dan membuat tak nyaman.
(sumber: Pinterest.com)
 

Meski rumah atau hunian compact umumnya memiliki kaca yang cukup besar pada sisi bangunannya yang membuat cahaya matahari lebih mudah masuk ke dalam rumah dengan maksimal, hal itu tak lantas membuat cahaya di dalam rumah menjadi cukup tanpa adanya lampu atau cahaya tambahan. Terlebih lagi, lampu-lampu tersebut akan sangat diperlukan saat hari mulai petang. Akibatnya, pengaplikasian lampu pada rumah compact pun dibuat semaksimal dan sebaik mungkin. Hal ini mengingat rumah yang minim cahaya juga akan tampak sumpek dan membuat tak nyaman.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Ria Ainiyatus Sakinah

Sebagai seorang content writter dan blogger, menulis adalah passion yang telah menjadi bagian hidupnya selama bertahun-tahun.