Paving Block

Paving Block | Foto artikel Arsitag

Paving block atau conblock merupakan suatu komposisi berbentuk segmen-segmen kecil yang terbuat dari beton dengan bentuk segi empat atau segi banyak yang dipasang sedemikian rupa sehingga dapat saling mengunci. Material ini biasanya dipasang untuk mengeraskan bagian lahan bangunan agar permukaannya rata dan stabil.

Di antara berbagai macam alternatif penutup permukaan tanah lainnya, paving block lebih memiliki banyak variasi baik dari segi bentuk, ukuran, warna, corak, tekstur, dan kekuatan. Penggunaan paving block juga dapat divariasikan dengan jenis paving atau bahan bangunan penutup tanah lainnya.

Berdasarkan bentuknya, paving block dapat dibedakan menjadi 2 bentuk, yaitu segi empat dan segi banyak. Ada 3 jenis ketebalan paving block yang beredar di pasaran, yaitu 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Fungsi utama dari paving block adalah untuk menutup permukaan tanah. Sementara, yang bercorak warna-warni memiliki fungsi tambahan yaitu sebagai penambah nilai estetika suatu area.

Jenis-Jenis Paving BlockPaving block (Sumber: www.cengkarengpermai.com)

Jenis-Jenis Paving Block

Tipe Bata

Paving tipe ini paling banyak digunakan oleh para pemborong, kontraktor, dan developer karena selain mudah dalam proses pemasangannya, paving tipe ini merupakan tipe yang murah dan praktis.

Tipe Cacing

Paving tipe cacing ini juga termasuk cukup banyak penggunaannya. Pola pemasangannya juga hampir sama dengan pola bata, hanya saja tidak dapat dipadukan dengan tipe lain.

Tipe Trihek

Paving trihex merupakan tipe paving yang rumit. Dalam pemasangannya, paving tipe trihek ini hanya dapat dipasang dengan satu pola saja.

Tipe Exagon Segi Enam

Paving tipe ini berbentuk segi enam dan melingkar. Paving tipe ini sering digunakan pada wilayah pemukiman hijau dan lingkungan pertamanan. Ditambah dengan banyaknya pola warna, paving ini bisa menambah nilai seni dalam lingkungan.

Tipe Exagon Segi Delapan

Paving tipe ini hampir sama dengan paving segi enam, hanya saja ada penambahan dua sisi pada paving tersebut sehingga bentuknya polos dan hampir terlihat seperti lingkaran.

Topi Uskup

Paving tipe ini biasanya hanya digunakan sebagai pengunci dibagian sisi pemasangan paving tipe bata. Penguncian dengan paving tipe topi uskup ini lebih kuat dibandingkan dengan penguncian secara langsung (tanpa menggunakan topi uskup).

Kelebihan Paving BlockGarasi paving block (Sumber: pinevalleygardens.co.uk)

Kelebihan Paving Block

  • Harganya relatif murah
  • Perawatannya cukup mudah
  • Memiliki daya serap air yang baik sehingga dapat mengurangi genangan air
  • Material bangunan ini sangat mudah untuk diganti
  • Pemasangannya sangat mudah, tidak menggunakan spesi pasangan, dan pengikat antara masing-masing paving block cukup menggunakan pasir sebagai bahan pengisi
  • Berat lebih ringan dibandingkan dengan pengeras jalan lainnya
  • Memiliki tekstur, warna dan dapat dipasang dengan motif menarik

Kekurangan Paving Block

  • Pasangan paving block mudah bergelombang bila pondasinya tidak dipasang dengan kuat
  • Paving block kurang cocok untuk dipasang pada lahan yang dilalui kendaraan berkecepatan tinggi
  • Sering terjadi pemasangan yang kurang cocok sehingga mudah bergeser dari susunan pemasangannya dan menjadi mudah renggang serta tidak rata

Pemasangan paving block (Sumber: www.bradstone.com)

Pemasangan paving block (Sumber: www.bradstone.com)

Cara Memasang Paving Block

  1. Sebelum paving block dipasang, pastikan struktur dari lahan yang hendak dipaving dalam keadaan benar-benar padat. Hal ini agar lahan yang telah dipasang paving block tidak ambles.
  2. Pastikan juga permukaan lahan yang akan dipaving sudah dalam kondisi rata atau sudah level.
  3. Pasang kanstin beton sebagai pengunci paving block agar paving block yang sudah terpasang tidak bergeser.
  4. Gelar abu baru mengikuti kemiringan yang telah ditentukan kemudian diratakan dengan menggunakan jidar kayu.
  5. Lakukan pemasangan paving block dengan cara maju ke depan, sementara pekerja pemasang paving berada di atas paving yang telah terpasang.
  6. Untuk tepian lahan atau sudut-sudut yang belum terpasang paving block (las-lasan), potong paving block dengan menggunakan alat pemotong (paving block cutter).
  7. Setelah lahan sudah 100% terpasang paving block, selanjutnya lakukan pengisian antara nat paving block (pengisian joint filler) dengan menggunakan abu batu.
  8. Padatkan paving block yang sudah terpasang dengan menggunakan baby roller atau stamper kodok 1 sampai 2 kali putaran agar timbul gaya saling mengunci antara paving block satu dan lainnya.
  9. Bersihkan area lahan yang telah terpasang paving block dari sisa-sisa abu batu.

Kisaran Harga Paving Block Tahun 2017Paving block (Sumber: www.cengkarengpermai.com)

Kisaran Harga Paving Block Tahun 2017

  • Paving block model bata tebal 6 cm                         Rp. 80.000/m2
  • Paving block model bata tebal 8 cm                         Rp. 90.000/m2
  • Paving block model cacing tebal 6 cm                      Rp. 80.000/m2
  • Paving block model cacing tebal 8 cm                      Rp. 90.000/m2
  • Paving block model segi enam tebal 6 cm                Rp. 80.000/m2
  • Paving block model segi enam tebal 8 cm                Rp. 90.000/m2
  • Paving block model trihex tebal 6 cm                        Rp. 80.000/m2
  • Paving block model trihex tebal 8 cm                        Rp. 90.000/m2
  • Paving block model ubin set tebal 6 cm                    Rp. 90.000/m2
  • Paving block model ubin set tebal 8 cm                    Rp. 100.000/m2
  • Paving block model ubin kecil tebal 6 cm                  Rp. 90.000/m2
  • Paving block model ubin kecil tebal 8 cm                  Rp. 100.000/m2
  • Paving block model ubin full tebal 6 cm                     Rp. 90.000/m2
  • Paving block model ubin full tebal 8 cm                     Rp. 100.000/m2
  • Topi uskup tebal 6 cm / press                                     Rp. 8.000/pcs
  • Topi uskup tebal 8 cm / press                                     Rp. 9.000/pcs

Sumber :

http://www.indonusa-conblock.com

http://www.arissaifulloh.com

http://www.pavingbloc.com

http://www.indonusa-conblock.com

AUTHOR

Shabrina Alfari

Shasa lahir di Jakarta 9 April 1994. Lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 2016, Shasa mengambil jurusan Bahasa dan Studi Jerman. Dia sangat suka membaca tentang apa saja, dari novel, fiksi, penyair dan lain-lain. Setelah lulus, Shasa suka menulis tentang berbagai topik dan sekarang bekerja sebagai Content Writer.