7 Hari Menata Garasi yang Apik Tanpa Cacat

7 Hari Menata Garasi yang Apik Tanpa Cacat | Foto artikel Arsitag
Cover : Garasi karya desain CO Associates dan dibangun oleh Fine Team Studio (Sumber: arsitag.com)
 

Jika Anda siap menyulap garasi Anda dari tempat pembuangan barang rongsokan menjadi ruang yang tertata baik dan berguna, rencana ini tepat untuk Anda. Penataan ulang ini tentunya membutuhkan setumpuk tugas yang harus dibagi menjadi beberapa langkah yang efisien sehingga Anda tidak lagi merasa khawatir ataupun jengah pada garasi Anda dan akhirnya mulai menggunakannya lagi.

Umumnya garasi tidak hanya dipenuhi dengan mobil, peralatan mesin, noda-noda minyak pelumas dan berbagai macam bahan kimia berbau menyengat, namun juga berpotensi sebagai ‘lubang hitam’ dari sebuah rumah, yaitu tempat meletakkan segala sesuatu dan kemudian Anda sulit menemukannya lagi. Lama-lama barang tersebut akan menumpuk menjadi rongsokan yang tidak lagi berguna dan hanya memenuhi ruang garasi Anda. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubahnya.

Menata ulang penyimpanan garasi (Sumber: nuvogarage.com)Menata ulang penyimpanan garasi (Sumber: nuvogarage.com)
 

Membuat rencana awal

Tergantung pada keadaan garasi Anda, Anda mungkin perlu waktu sepanjang akhir pekan untuk memulai tugas ini. Mintalah bantuan bila perlu dan perhitungkan cuaca. Anda harus mengeluarkan barang-barang dari garasi sehingga akan tersisa lebih banyak ruang yang akan ditata ulang. Dua hari pertama mencakup pekerjaan yang paling berat. Waktu yang tersisa selebihnya adalah memilah-milah dan menempatkan kembali barang-barang yang masih dipakai dan membuat tempat-tempat penyimpanan yang berfungsi dengan baik. Bacalah seluruh rencana sebelum memulai dan buatlah penyesuaian bila diperlukan.

Selain itu, sebelum memulainya, luangkan waktu untuk membayangkan sejenak garasi seperti apakah yang Anda inginkan setelah rencana ini selesai. Bagaimana Anda ingin menggunakan garasi Anda? Apakah Anda perlu menambah ruang untuk mobil Anda, menempatkan ruang untuk workshop atau tempat-tempat penyimpanan untuk berbagai perlengkapan? Mempertimbangkan tujuan Anda akan membantu Anda tetap fokus selama tugas minggu ini.

Hari 1: Pembersihan

Sebelum memulai hari ini, akan sangat membantu apabila Anda mengambil waktu sejenak untuk mengatur beberapa area: limbah berbahaya, sampah, daur ulang, lalu tempat untuk menaruh barang-barang yang bias disumbangkan, dijual, atau disimpan. Anda bisa menyewa truk sampah bila perlu, namun perlu diingat bahwa Anda harus dapat mendaur ulang, menyumbangkan, atau menjual sebagian dari barang-barang yang tidak lagi Anda inginkan atau butuhkan. Setelah menetapkan beberapa zona, mulailah mengeluarkan barang-barang dari garasi dan memilah-milahnya.

Yang harus disimpan:

  • Barang penting yang patut dikenang (memorabilia)
  • Barang yang telah digunakan dalam waktu satu tahun terakhir
  • Barang yang rencananya pasti Anda gunakan dalam waktu dekat
  • Material cadangan untuk rumah Anda, seperti misalnya cat dan genteng

Kategori barang yang disimpan:

Singkirkan barang lain

Anda mungkin berpikir suatu hari ingin menggunakan sebuah barang, namun itu bukan alasan yang baik untuk tetap menyimpannya. Setiap barang yang Anda simpan, namun tidak digunakan atau diperlukan lagi akan mengambil ruang yang berharga di rumah Anda dan dalam hidup Anda, ruang yang bisa digunakan untuk sesuatu yang lebih berharga. Jadi, sumbangkan, juallah, wariskan, dan relakanlah.

Ide penataan garasi (Sumber: erahomedesign.com)Ide penataan garasi (Sumber: erahomedesign.com)
 

Hari 2: Bersihkan dan periksa

Karena umumnya dapat menampung segala sesuatu mulai dari mobil hingga kaleng cat, garasi kadangkala menjadi sangat kotor dan jorok. Mempertahankan kerapian dapat membantu mencegah makhluk-makhluk kecil yang mungkin berpikir untuk bersarang di kotak-kotak barang Anda. Hari ini adalah momen yang tepat untuk menyapu bersih semuanya.

  • Bersihkan segala sesuatu dari garasi jika Anda belum melakukannya.
  • Periksalah garasi dari tanda-tanda tikus, hama, dan lembap. Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, buatlah rencana untuk memperbaiki seperlunya.
  • Gunakan penghisap debu (vacuum cleaner) atau sapu untuk membersihkan debu di setiap sudut ruangan. Pakailah masker jika Anda sensitif terhadap debu.
  • Taburkan deterjen bubukpadanoda-noda oli di lantai dan gosok dengan sikat dan air hangat. Bilas dan biarkan mengering.
  • Jika Anda ingin mendapatkan lantai yang ekstra bersih, semprot dengan selang, gosok dengan kain pel, bilas dan sapulah keluar bila ada kelebihan air. Biarkan lantai benar-benar kering sebelum Anda mengembalikan barang-barang Anda.

Tugas merapikan: Sementara lantai Anda mengering, rapikan tumpukan barang yang Anda tumpuk di luar.

  • Pindahkan barang-barang dari wadah-wadah atau kardus yang sudah rusak ke dalam wadah plastik.
  • Gunakan wadah terbuka yang lebih kecil untuk mengatur barang-barang persediaan yang sering digunakan seperti alat berkebun dan perkakas rumah.
  • Gunakan label kode warna untuk mengidentifikasi setiap isinya.
  • Jangan mencampur aduk isinya. Tempatkan barang-barang sesuai kategorinya yang memudahkan pencarian di kemudian hari.
Ide penyimpanan garasi (Sumber: hoome.coajewelry.com)Ide penyimpanan garasi (Sumber: hoome.coajewelry.com)
 

Hari 3: Buatlah rencana penyimpanan

Untuk mempermudah, gambarlah sketsa denah lantai ruang garasi Anda. Tandai penempatan setiap kategori. Setelah Anda menyelesaikan seluruh tugas minggu ini, tentukan detail tempat penyimpanan dan pastikan untuk menyimpan rancangan ini.

Ide penyimpanan garasi (Sumber: hoome.coajewelry.com)Ide penyimpanan garasi (Sumber: hoome.coajewelry.com)
 

Hari 4: Jauhkan segala sesuatu dari lantai

Menyimpan barang-barang di lantai garasi dapat mengundang jamur dan lembap, dan menjadikannya lebih mudah berantakan lagi. Jika Anda belum memiliki sistem penyimpanan pada tempatnya, sekaranglah waktunya untuk mendapatkannya.

  • Gunakan ruang vertikal. Pertimbangkan untuk menambahkan unit-unit rak tinggi dan platform yang menempel pada langit-langit.
  • Gunakan dinding. Jangan biarkan ruang dinding terbuang sia-sia! Jika Anda memiliki dua sisi dinding yang penuh dengan rak, penuhi sisi dinding lain yang masih tersisa dengan rak penyimpanan yang terpasang pada dinding. Tempat ini dapat sebagai difungsikan sebagai sistem penyimpanan khusus atau yang sederhana seperti gantungan dan deretan kait. Sepeda, perkakas rumah tangga, sekop, garu, peralatan olahraga dan sebagainya bisa digantung di dinding untuk menghindari tumpukan di lantai.
Ide menata garasi (Sumber: hgtv.com)Ide menata garasi (Sumber: hgtv.com)
 

Sebuah sistem penyimpanan yang terpasang pada langit-langit seperti ini merupakan penggunaan ruang yang efisien. Pastikan Anda memberi label pada setiap wadah plastik dan tempatkan di rak atas, lalu gantunglah sepeda dan perlengkapan lainnya pada beberapa kaitan di bawahnya.

Ide menata garasi (Sumber: thelakeexpert.com)Ide menata garasi (Sumber: thelakeexpert.com)
 

Simpanlah barang-barang yang paling sering digunakan di tempat paling atas.

  • Penyimpanan level atas: jangka panjang memorabilia Anak dan dokumen lama yang harus disimpan
  • Penyimpanan tengah: dekorasi rumah dan perlengkapan musiman
  • Penyimpanan paling bawah: Alat berkebun, perkakas perbaikan rumah dan peralatan olahraga
Contoh garasi yang berantakan (Sumber: today.com)Contoh garasi yang berantakan (Sumber: today.com)
 

Hari 5: Selesaikan pekerjaan

Jika Anda masih memiliki tumpukan yang terlihat seperti ini, jangan panik dulu. Sekaranglah waktunya menyelesaikan pekerjaan sehingga Anda dapat beralih ke hal-hal yang lebih penting... seperti memanjakan diri Anda dengan bersantai.

  • Bawalah limbah berbahaya ke fasilitas pembuangan atau daur ulangyang tepat. Anda mungkin tidak menyangka akan menemukan banyak barang yang dapat didaur ulang.
  • Sumbangkan barang-barang yang sudah Anda kumpulkan. Carilah tempat penampungan atau organisasi nirlaba di daerah Anda yang sering mencari sumbangan tersebut.
  • Rencanakan penjualan barang-barang bekas yang ingin Anda jual.
Bawalah limbah berbahaya ke fasilitas pembuangan atau daur ulangyang tepat. Anda mungkin tidak menyangka akan menemukan banyak barang yang dapat didaur ulang.
    
Sumbangkan barang-barang yang sudah Anda kumpulkan. Carilah tempat penampungan atau organisasi nirlaba di daerah Anda yang sering mencari sumbangan tersebut.
    
Rencanakan penjualan barang-barang bekas yang ingin Anda jual.
Solusi area pintu garasi (Sumber: blogs.lowellsun.com)
 

Hari 6: Ciptakan pintu masuk

Jika garasi Anda terhubung ke rumah, Anda dapat menggunakannya sebagai pintu masuk, artinya Anda bisa menggunakan tempat penyimpanan multifungsi (mudroom) mini di area dekat pintu. Letakkan keset untuk menyerap oli dan kotoran sebelum orang melangkahkan kaki ke dalam rumah Anda. Sediakan rak sepatu dan beberapa gantungan atau lemari untuk penyimpanan mantel.

Leschi Residence by Adams Mohler Ghillino architects (Sumber: archdaily.com)Leschi Residence by Adams Mohler Ghillino architects (Sumber: archdaily.com)
 

Hari 7 dan seterusnya: Teruslah bekerja!

Tugas merapikan:

  • Berhentilah berpikir bahwa garasi Anda adalah tempat pembuangan barang-barang yang entah apalah gunanya, dan mulailah memikirkannya sebagai tempat penyimpanan yang berguna dan mudah terjangkau.
  • Bila Anda menempatkan sesuatu yang baru ke dalam penyimpanan, pastikan barang itu berada dalam wadah yang berlabel, dan tandai dalam rencana penyimpanan Anda.

Tugas membersihkan:

  • Usaplah noda bekas oli begitu Anda melihatnya.
  • Simpanlah kotak di garasi untuk mengumpulkan barang-barang yang perlu didaur ulang atau dibawa ke pusat pembuangan limbah khusus.
  • Tetapkan tanggal setidaknya sekali atau dua kali setahun untuk pembersihan garasi secara total.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Rosida Widyastuti

Rosida Widyastuti lulusan Arsitektur angkatan'99 dari fakultas Teknik Arsitektur. Pernah bekerja di PT CIPTA MATRA (2001-2005) dan di PT Putera Indonusa Prakarsa (2005-2006) sebagai Arsitek Kepala. Saat ini bekerja sebagai penerjemah lepas untuk PT. Elex Media Komputindo Jakarta dan PT. Gandum Mas Malang.