Nagomi Suites: Hotel Industrial Minimalis Super Keren Besutan Wiyoga Nurdiansyah

Nagomi Suites: Hotel Industrial Minimalis Super Keren Besutan Wiyoga Nurdiansyah | Foto artikel Arsitag
Tampak depan Nagomi Suites, desain hotel industrial minimalis (Sumber: archdaily.com)
 

Desain industrial dapat diterapkan di berbagai tipe bangunan dan hunian, mulai dari rumah, kantor, apartemen, hingga hotel. Nagomi Suites merupakan satu di antara hotel yang sukses menerapkan gaya industrial dalam bangunannya. Desain hotel industrial minimalis karya Wiyoga Nurdiansyah ini terlihat super keren sekaligus asri berkat penempatan taman hijau yang strategis di setiap kamar.

Balutan Taman Hijau di Setiap Lantai
Pemandangan taman hijau yang dapat dinikmati di setiap lantai (Sumber: archdaily.com)

Pemandangan taman hijau yang dapat dinikmati di setiap lantai (Sumber: archdaily.com)
 

Desain hotel industrial minimalis ini memanjakan setiap tamu yang datang dengan pemandangan hijau pada setiap jendela kamar. Setiap tingkat pada bangunan enam lantai ini dilengkapi dengan taman hijau. Selain memberikan kesan asri, taman hijau menjadi penyejuk bagi siapapun yang memandangnya. Mengingat, bangunan Nagomi Suite ini berada di daerah yang cukup padat dengan berbagai bangunan bertingkat di sekitarnya.

Penggunaan Material Ekspos
Dinding beton ekspos sebagai ciri khas desain industrial (Sumber: archdaily.com)

Dinding beton ekspos sebagai ciri khas desain industrial (Sumber: archdaily.com)
 

Ciri khas utama dari desain industrial adalah penggunaan material ekspos. Ciri ini terlihat jelas pada desain hotel industrial minimalis Nagomi Suites. Dinding bangunan dari material beton ekspos menegaskan gaya desain industrial yang digunakan. Sementara itu, material alam berupa kayu yang digunakan sebagai plafon dan furnitur melingkupi seluruh bangunan dengan kehangatan yang menenangkan.

Dinding aksen menggunakan batu bata ekspos (Sumber: archdaily.com)

Dinding aksen menggunakan batu bata ekspos (Sumber: archdaily.com)
 

Selain beton ekspos, material lain yang umum digunakan dalam desain industrial adalah batu bata. Penggunaan batu bata ekspos pada salah satu bagian hotel ini lebih bertujuan sebagai dinding aksen sekaligus memberi tekstur pada ruangan. Batu bata yang digunakan tetap mempertahankan warna asli untuk hasil yang lebih natural. Secara umum, ketiga material ekspos yakni beton, kayu, dan batu bata ekspos menjadi material utama yang digunakan dalam desain bangunan.

Baca juga: Desain Rumah Kos Industrial Minimalis Kekinian yang Memaksimalkan Lahan Sempitvia Hipwee.com
 

Sekat Visual dalam Setiap Kamar
Pemisahan fungsi ruang dengan sekat visual (Sumber: archdaily.com)

Pemisahan fungsi ruang dengan sekat visual (Sumber: archdaily.com)
 

Dalam setiap kamar yang masing-masing berukuran 40,5 meter persegi, tersedia tempat tidur, dapur pribadi, ruang makan, kamar mandi dengan bathtub, dan sebuah taman hijau pribadi. Ukuran kamar yang cukup luas ini menggunakan sekat visual untuk memisahkan antara satu area dengan area yang lain. Area tempat tidur ditandai oleh sekat visual berupa langit-langit kayu. Sementara area dapur yang menyatu dengan ruang makan memiliki plafon putih polos. Sebagai penyegar suasana, terdapat beberapa pot tanaman hijau di dalam kamar sebagai pelengkap taman hijau yang ada di luar sana. Material kayu yang terlihat mendominasi isi kamar dan bagian bangunan yang lain adalah kayu jenis Bengkirai untuk kesan hangat dan nyaman.

Sumber Penerangan Alami
Jendela kaca besar untuk akses sinar matahari (Sumber: archdaily.com)

Jendela kaca besar untuk akses sinar matahari (Sumber: archdaily.com)
 

Sebagai sumber penerangan, desain hotel industrial minimalis ini mencoba memanfaatkan sinar matahari secara maksimal. Jendela dan pintu kaca besar pada sisi kamar menjadi akses masuknya sinar matahari dengan leluasa sepanjang hari. Untuk menjaga privasi, masing-masing jendela dilengkapi dengan gorden yang dapat dengan mudah ditutup saat dibutuhkan.

Gaya Minimalis yang Hangat
Gaya minimimalis yang super keren (Sumber: archdaily.com)

Gaya minimimalis yang super keren (Sumber: archdaily.com)
 

Desain hotel ini menggabungkan dua jenis gaya desain, yaitu gaya desain industrial yang tangguh, serta gaya minimalis yang menonjolkan penggunaan elemen-elemen fungsional. Gaya minimalis juga ditandai dari minimnya dekorasi di seluruh bagian bangunan. Hal ini terlihat jelas di salah satu sudut ruangan yang menyediakan berbagai jenis makanan kemasan oleh-oleh. Penataan berbagai jenis makanan menarik menjadi dekorasi dari ruangan tanpa harus menambahkan tambahan dekor apapun. Sangat sesuai dan mendeskripsikan konsep desain minimalis.

Gaya simpel yang menjadi andalan desain industrial dan minimalis sengaja ditonjolkan dalam hotel. Tanpa mengesampingkan kesan bersih dan elegan yang kerap ditampilkan dalam karakteristik khas bangunan hotel. Kehadiran taman hijau di setiap balkon yang ada di semua lantai, berperan memecah kekakuan desain industrial serta mengoptimalkan kelebihan nuansa alam tropis.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Rahayu Lestariasih

Seorang Penulis lepas selama lebih dari 5 tahun dan telah menulis berbagai jenis artikel dengan topik yang berbeda. Menyukai dunia freelance yang dinamis