Desain Minimalis Cantik Apartemen Mungil di Paris

Desain Minimalis Cantik Apartemen Mungil di Paris | Foto artikel Arsitag
Desain interior apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Penerapan desain minimalis  untuk sebuah apartemen mungil telah menjadi pilihan paling populer. Pada dasarnya, pendekatan desain ini cocok diterapkan untuk semua jenis hunian. Namun, untuk hunian mungil, keuntungannya menjadi semakin terasa. Desain yang mengutamakan fungsi ini tidak membebani hunian dengan furnitur besar yang dapat membuat ruangan terlihat penuh dan sumpek. Fokus pada penggunaan barang-barang yang fungsional membantu memberikan suasana lapang di seluruh area. Seperti layaknya yang terlihat pada apartemen minimalis cantik di Paris yang satu ini.

Konsep Open Space
Desain dapur dan ruang makan apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain dapur dan ruang makan apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Apartemen mungil dengan desain minimalis ini menerapkan konsep open space untuk membuka ruang menjadi terlihat lebih lapang. Terdapat pembatas visual berupa perbedaan warna dan material lantai untuk memisahkan antara satu zona dengan zona lain. Pada ruangan ini, zona dapur menggunakan lantai beton ekspos, sementara zona makan menggunakan lantai kayu. Zona dapur didominasi oleh warna abu-abu, sementara zona makan didominasi oleh warna cokelat kayu yang hangat. Perbedaan fungsi antara kedua zona terlihat jelas tanpa harus membatasi keduanya dengan dinding.
 

Baca juga: 8 Desain Apartemen Keren dan Trendy di Indonesia
 

Memaksimalkan Masuknya Cahaya Matahari dengan Jendela Kaca
Desain jendela apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain jendela apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Penerangan yang cukup merupakan syarat dalam membuat sebuah ruangan dan hunian terasa nyaman dan tidak sumpek. Untuk memaksimalkan aspek ini, desain apartemen cantik ini memasang jendela dan pintu kaca di sepanjang salah satu sisi apartemen. Dengan begini, tidak ada ruangan yang tidak dapat menikmati sumber penerangan alami dari cahaya matahari.

Sistem Penyimpanan Vertikal
Desain rak dinding apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain rak dinding apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Untuk memaksimalkan luas ruangan yang terbatas, apartemen mungil ini menggunakan sistem penyimpanan vertikal. Sistem ini dapat ditemukan di beberapa ruangan mulai dari ruang tamu, ruang kerja seperti yang terlihat pada gambar, hingga kamar tidur. Beberapa di antara tempat penyimpanan ini dibuat secara custom agar sesuai dengan bentuk dan ukuran ruangan. Prinsip dari sistem ini adalah memaksimalkan ruang yang ada, mulai dari permukaan lantai hingga tepat di bawah langit-langit ruangan.

Pintu Geser yang Efektif dan Efisien
Desain pintu geser apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain pintu geser apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Alih-alih menggunakan pintu biasa, apartemen mungil ini menggunakan pintu geser yang lebih efektif dan efisien. Efektif karena tetap melayani fungsinya dengan maksimal, dan efisien karena penggunaannya tidak memakan tempat sama sekali.

Dari sudut pandang ini, terlihat jelas bahwa setiap ruangan memiliki warna dan pola lantai yang berbeda.  Tips ini merupakan strategi pembatas visual yang diterapkan oleh sang desainer. Untuk menyeimbangkan perbedaan visual sekaligus memberikan kesan luas dan lapang, seluruh dinding, jendela, pintu, hingga beberapa jenis furnitur dicat dengan warna putih terang yang sama.
 

Baca juga: Desain Rumah Mungil Minimalis Super Cozy di Toronto
 

Pembatas Kaca sebagai Pengganti Dinding
Desain pintu kamar mandi apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain pintu kamar mandi apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Pada beberapa area, penggunaan pembatas visual semata tidak cukup untuk memisahkan fungsi antara satu area dengan yang lain. Untuk memberikan privasi yang dibutuhkan sang pemilik saat menggunakan kamar mandi, desainer menggunakan pintu geser kaca. Pintu kaca ini menjadi pembatas fisik yang terlihat nyata, namun pada saat yang bersamaan tidak membuat ruangan terasa sempit. Untuk memperkuat kesan luas tersebut, pada dinding di sisi wastafel dipasang cermin besar setinggi langit-langit yang memberikan ilusi kalau ruangan itu berukuran jauh lebih besar dari seharusnya.

Penambahan Detail-detail Kecil yang Cantik
Desain kamar mandi apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com

Desain kamar mandi apartemen minimalis karya Septembre Architecture via organized-home.com
 

Menyiasati ruangan agar terlihat cantik tanpa menambahkan dekor yang tidak perlu, Anda dapat memainkan elemen yang ada. Sebagai contoh, apartemen mungil yang didominasi warna putih ini menggunakan keramik mozaik heksagonal di kamar mandi dengan warna yang berbeda. Yakni menggunakan putih di satu sisi, dan hitam di sisi lain yang membuatnya fungsional sekaligus estetik. Sebagai penyegar dominasi warna putih untuk apartemen, dihadirkan keran berwarna kuning tembaga yang berhasil menghidupkan suasana.

Cantik dan stylish sekali bukan apartemen mungil ini? Bila Anda ingin interior apartemen Anda tampak estetis seperti ini, tidak ada salahnya Anda mulai mencari-cari jasa desain interior apartemen yang profesional dan terpercaya.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Rahayu Lestariasih

Seorang Penulis lepas selama lebih dari 5 tahun dan telah menulis berbagai jenis artikel dengan topik yang berbeda. Menyukai dunia freelance yang dinamis



Promo Brand
NEW