Desain Rumah Bertirai Tanaman Hijau yang Super Adem dan Nyaman

Desain Rumah Bertirai Tanaman Hijau yang Super Adem dan Nyaman | Foto artikel Arsitag

Rumah bertirai tanaman karya HGAA. // via home-designing.com
 

Hunian eksotis yang berada di kawasan urban Mao Khe yang sedang berkembang di Provinsi Quang Ninh, Vietnam ini memang tampak lain dari yang lain. Warna khas batu bata ekspos pada seluruh dinding rumah berpadu apik dengan tirai tanaman hijau. Dua elemen menonjol yang membuat rumah tropis modern tampil beda di antara rumah-rumah lain. Jika dilihat ke dalam, terasa betul bahwa Tim arsitek HGAA berhasil menghadirkan suasana rumah bertirai tanaman hijau yang sederhana namun super adem dan nyaman!

Fasad rumah bertirai tanaman karya HGAA. // via home-designing.com

Fasad rumah bertirai tanaman karya HGAA. // via home-designing.com
 

Ingin tahu bagaimana detail desain rumah unik yang satu ini? Mari kita bedah satu per satu fitur-fitur menariknya.

Taman dan Kolam Ikan di Halaman Rumah Bertirai Tanaman Hijau
Tirai tanaman di jalan masuk karya HGAA. // via home-designing.com

Tirai tanaman di jalan masuk karya HGAA. // via home-designing.com
 

Material utama yang digunakan pada rumah bertirai tanaman ini adalah batu bata dan beton ekspos. Material yang terbilang sederhana dan sangat umum ini dipadukan dengan tanaman hijau dan kolam ikan di pelataran rumah. Kombinasi tersebut menghasilkan lingkungan rumah yang mendekatkan penghuninya dengan alam.

Tirai tanaman hijau sebagai pelindung paparan sinar matahari karya HGAA. // via home-designing.com

Tirai tanaman hijau sebagai pelindung paparan sinar matahari karya HGAA. // via home-designing.com
 

Adapun, jenis tanaman yang dipilih untuk menciptakan tirai tanaman hijau adalah tanaman rambat populer jenis Lee Kwan Yew atau Vernonia elliptica. Batang tanaman rambat ini bisa tumbuh sepanjang 0,5 meter hingga 3 meter sehingga tampak seperti tirai hidup.

Tanaman hijau dan kolam ikan hadirkan suasana alami karya HGAA. // via home-designing.com

Tanaman hijau dan kolam ikan hadirkan suasana alami karya HGAA. // via home-designing.com
 

Keunggulan tanaman Lee Kwan Yew sendiri dapat tumbuh sepanjang tahun, serta tidak bergantung pada suhu dan kelembapan tertentu. Istimewanya lagi, di rumah bertirai tanaman hijau yang berada di tepi jalan ini, tanaman Lee Kwan Yew tak hanya berfungsi sebagai hiasan semata. Lebih dari itu, bagian fasad tirai tanaman hijau sengaja ditanam rapat berfungsi sebagai tabir sinar matahari. Ditambah, memberikan privasi yang lebih, melindungi dari debu-debu jalanan, hingga mengurangi polusi suara lalu lintas.

Kolam ikan yang dikelilingi tanaman hijau karya HGAA. // via home-designing.com

Kolam ikan yang dikelilingi tanaman hijau karya HGAA. // via home-designing.com
 

Selain tanaman Lee Kwan Yew yang menjadi tirai hijau, aneka tanaman hijau lainnya dibuat berlapis mengelilingi rumah. Mulai dari pohon peneduh, tanaman yang menyerupai semak, dan tanaman rambat. Jika diperhatikan, area di sekeliling rumah berorientasi pada alam dengan konsep terbuka.

Lingkungan yang terbuka di sekeliling rumah karya HGAA. // via home-designing.com

Lingkungan yang terbuka di sekeliling rumah karya HGAA. // via home-designing.com
 

Meskipun banyak tanaman hijau, para penghuni tetap bisa melihat satu sama lain walaupun sedang berada di berbagai sudut rumah yang berbeda. Sekaligus menikmati pemandangan tanaman hijau, serta kolam ikan. Setiap orang juga bisa menghirup udara segar dan cahaya alami yang sama banyaknya.

Baca juga: 7 Paduan Apik Desain Tradisional Jawa dan Modernvia Kompas.com
 

Ruang Keluarga yang Lapang
Ruang keluarga yang lapang karya HGAA. // via home-designing.com

Ruang keluarga yang lapang karya HGAA. // via home-designing.com
 

Rumah dengan total luas bangunan 230 m2 yang dibangun pada lahan seluas 400 m2 ini dihuni oleh sepasang lansia. Mereka terbiasa hidup sederhana, kecuali saat akhir pekan ketika anak dan cucu datang berkunjung. Karena itulah, mereka menyukai ruang keluarga yang terbilang simpel dengan furnitur seperlunya.

Ruang keluarga dengan meja kaca yang memantulkan hijaunya taman karya HGAA. // via home-designing.com

Ruang keluarga dengan meja kaca yang memantulkan hijaunya taman karya HGAA. // via home-designing.com
 

Dengan furnitur yang tak berlebihan, ruang keluarga terasa begitu lapang. Ditambah lagi dengan keberadaan pintu lebar yang menggunakan material kaca bening. Pintu lebar yang sekaligus berfungsi sebagai dinding pembatas ini membuat ruang keluarga terhubung langsung dengan taman.

Ruang Makan dan Dapur dengan Ventilasi Silang
Ruang makan dan ruang keluarga yang terhubung karya HGAA. // via home-designing.com

Ruang makan dan ruang keluarga yang terhubung karya HGAA. // via home-designing.com
 

Ruang keluarga dan ruang makan terhubung tanpa pembatas apapun. Tata ruang seperti ini juga semakin mendukung terciptanya ruangan yang terasa lapang. Meskipun hanya dihuni sepasang lansia, tim HGAA merancang ruang makan yang dilengkapi dengan meja makan panjang dan banyak kursi makan agar bisa digunakan saat anak dan cucu datang berkunjung.

Baca juga: Mengapa Desain Rumah Perlu Ventilasi Silang?
 

Ventilasi silang di ruang makan karya HGAA. // via home-designing.com

Ventilasi silang di ruang makan karya HGAA. // via home-designing.com
 

Ruang makan ini terhubung langsung dengan taman, melalui pintu teras yang dibuat begitu lebar menggunakan material kaca bening. Keberadaan pintu dan jendela di sekitar area ruang makan telah menciptakan ventilasi silang yang menjaga udara tetap sejuk dan cahaya alami masuk dengan leluasa.

Dapur terbuka karya HGAA. // via home-designing.com

Dapur terbuka karya HGAA. // via home-designing.com
 

Sementara itu, dapur yang berdekatan dengan ruang makan memiliki pemandangan dan akses langsung ke dek untuk berjemur. Cocok pula digunakan sebagai spot minum kopi di pagi hari. Tim arsitek HGAA merancang dapur dengan kontruksi kayu yang tampak menyatu dengan dinding batu bata ekspos. Sedangkan, keberadaan kulkas warna hitam dan meja island abu-abu gelap tampaknya sengaja dipilih untuk keserasian warna hitam yang berasal dari kusen jendela dan pintu dapur.

Kamar Tidur yang Menenangkan
Kamar tidur yang simpel karya HGAA. // via home-designing.com

Kamar tidur yang simpel karya HGAA. // via home-designing.com
 

Kamar-kamar tidur di rumah tropis bata ekspos ini memiliki ukuran yang sama. Nuansanya pun tak jauh berbeda. Tanaman-tanaman hijau masih menjadi pemandangan yang tersaji di sekeliling kamar tidur. Sebuah jendela panjang dengan kaca bening menjadi dekorasi istimewa di kamar tidur, membingkai pemandangan taman dan kolam ikan. Benar-benar pemandangan yang menenangkan untuk beristirahat, bukan?

Pemandangan kolam ikan dari kamar tidur karya HGAA. // via home-designing.com

Pemandangan kolam ikan dari kamar tidur karya HGAA. // via home-designing.com
 

Desain Lantai Dua di Rumah Bertirai Tanaman
Landing area yang simpel dan lapang karya HGAA. // via home-designing.com

Landing area yang simpel dan lapang karya HGAA. // via home-designing.com
 

Lantai dua di rumah bertirai tanaman hijau ini terdiri dari ruang doa, ruang cuci, kamar tidur untuk tamu, dan sebuah kamar mandi yang terpisah. Seperti halnya ruang keluarga, furnitur yang tak berlebihan membuat ruang-ruang di lantai dua terasa sangat lapang. Sebagai contoh, di landing area yang berfungsi sebagai ruang baca hanya terdapat rak buku, sebuah meja kecil, dua buah kursi santai, dan karpet anyaman bundar dari bahan alami.

Skylight di lantai dua karya HGAA. // via home-designing.com

Skylight di lantai dua karya HGAA. // via home-designing.com
 

Tepat di bagian atas landing area, terdapat skylight yang membuat lantai dua mendapatkan cahaya alami yang melimpah. Keberadaan skylight ini melengkapi jendela-jendela rendah berkaca bening yang terdapat di sisi-sisi ruangan.

Kebun sayur nan hijau di lantai dua karya HGAA. // via home-designing.com

Kebun sayur nan hijau di lantai dua karya HGAA. // via home-designing.com
 

Lantai dua juga memiliki pemandangan hijau nan segar yang berasal dari kebun sayur di bagian balkon. Kebun sayur ini terbagi di dua area balkon, yakni terpisah di sisi kanan dan kiri void. Sedangkan, dari area void menyembul dahan-dahan pohon yang melengkapi pemandangan hijau di lantai dua.

Memiliki hunian yang adem dan hijau di tengah perkotaan bukanlah impian semata. Tim HGAA telah mewujudkan desain rumah bertirai tanaman hijau yang super adem dan nyaman. Jika ingin suasana alami juga hadir di sekeliling rumah Anda, hunian ini bisa jadi inspirasinya!

AUTHOR

Puji Lestari

Penulis lepas yang telah menulis beragam artikel dengan berbagai tema. Senang menulis dengan ide yang kreatif, informatif, dan bermanfaat.