10 Contoh Tampak Depan Rumah Minimalis Keren untuk Rumah Idaman Anda

10 Contoh Tampak Depan Rumah Minimalis Keren untuk Rumah Idaman Anda | Foto artikel Arsitag
Cover : AL House di Serpong karya Studio Denny Setiawan tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)
 



Setiap desain rumah baik interior maupun eksterior mencerminkan karakter dan keunikan penghuninya. Gaya arsitektur minimalis yang sedang menjadi tren beberapa tahun belakangan ini, bukan berarti selalu tampak sederhana dan biasa saja. Tampak depan rumah minimalis juga tidak melulu sama antara satu rumah dengan rumah lainnya. Setiap rumah bisa didesain dengan tampak depan rumah yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Tampak depan rumah minimalis bisa tampil keren dan menjadi ikon di lingkungannya.

Lalu bagaimana tampak depan rumah minimalis keren untuk rumah idaman Anda? Artikel ini akan menyajikan 10 contoh tampak depan rumah minimalis keren untuk rumah idaman Anda. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk memunculkan berbagai ide kreatif tampilan tampak depan rumah minimalis keren lainnya.

1. Tampak depan keren dari batu alam

AL HouseAL House di Serpong karya Studio Denny Setiawan tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)
 

Kesederhanaan dari garis-garis natural batu alam sangat cocok dijadikan elemen pembentuk tampilan eksterior maupun interior rumah minimalis. Warna-warna gelap merah dan hitam dari batu andesit tampil keren bersama abu-abu batu candi. Tampak depan dan tampak samping AL House semakin keren dengan cahaya lampu yang memancar dari jendela-jendela minimalis.

2. Tampak depan unik dengan bentuk asimetris

F+W HouseF+W House di Jakarta karya DP+HS Architects tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)
 

Tampak depan unik dan keren F+W House dipengaruhi lokasinya yang cul-de-sac di ujung jalan dengan bentuk tapak yang unik. Permainan bentuk geometris dari massa bangunan memanfaatkan empat sumbu. Jendela besar dan tinggi menjadi sumber pencahayaan alami, sekaligus sumbu vertikal dari rumah, dan penyeimbang garis-garis horizontal ekspos balok struktur dan jendela-jendela yang memanjang.

3. Penerapan feng shui untuk tampak depan yang sarat makna

KBP houseKBP house di Bandung karya erwin kusuma tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)
 

Tampak depan KBP house dipengaruhi tuntutan penerapan feng shui, terutama kemiringan fasade yang harus 3240. Selain itu, aturan letak pintu utama dan ukurannya juga mempengaruhi interior dan eksteriornya. Alih-alih terkungkung dalam aturan yang sangat ketat ini, Erwin Kusuma menjawabnya lewat desain menarik dengan akses pencahayaan dan sirkulasi udara alami.

4. Tampak depan tampil elegan dengan bentuk geometris yang sederhana

Januar Senjaya & Filani Limansyah dari ADDO Architecture memanfaatkan bentuk-bentuk lempengan balok untuk mengarahkan cahaya matahari yang masuk ke dalam ruang. Lempengan balok yang tinggi mendominasi tampak depan rumah, menampilkan arsitektur minimalis yang fungsional, sekaligus tampil elegan dengan bentuk geometris yang sederhana.
House at Pasteur di Bandung karya Januar Senjaya & Filani Limansyah  tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)
 

Januar Senjaya & Filani Limansyah dari ADDO Architecture memanfaatkan bentuk-bentuk lempengan balok untuk mengarahkan cahaya matahari yang masuk ke dalam ruang. Lempengan balok yang tinggi mendominasi tampak depan rumah, menampilkan arsitektur minimalis yang fungsional, sekaligus tampil elegan dengan bentuk geometris yang sederhana.

5. Atap pelana sebagai aksen tampak depan yang menawan

PRV B66PRV B66 di Bandung karya erwin kusuma tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)
 

Tampak depan PRV B66 menjadi contoh tampak depan rumah minimalis keren yang modern dan simple. Perpaduan unik elemen urban, industrial, dan kekayaan unsur minimalis tropis dari batu bata di dinding taman serta balok kayu penahan kanopi. Eksistensi unsur tropis diperkuat dengan meleburnya pencahayaan dan sirkulasi alami, serta aksen atap pelana yang menjadikan tampilan tampak depan semakin menawan.

6. Kantilever untuk tampak depan yang ramah lingkungan tropis

Trimmed Reform HouseTrimmed Reform House di Serpong, Banten karya SUB tahun 2013 (sumber: arsitag.com)
 

Lingkungan tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi, hujan yang disertai angin, lembab, dan banyak pancaran sinar matahari, perlu ditanggapi lewat desain yang baik. SUB menjawab tantangan ini dengan kantilever berukuran besar agar air hujan tidak masuk melalui jendela. Konsep ini menimbulkan bentuk bangunan yang tampak besar dan tidak proporsional, namun dengan pemangkasan beberapa sudut, menjadikan rumah ini lebih ramping dan harmonis dengan lingkungan sekitarnya.

7. Tampak rumah yang tetap keren walau disesuaikan dengan aturan lingkungan

T
Trimmed Reform HouseT
Trimmed Reform House
di Serpong, Banten karya SUB tahun 2013 (sumber: arsitag.com)
 

Aturan lingkungan yang mengharuskan rumah tanpa pagar menjadi isu permasalahan keamanan dan privasi. Solusinya terletak pada fasade bagian bawah yang membentuk perlindungan dengan sedikit bukaan. Namun, jika diperlukan, panel dinding di lantai dasar dapat bertranformasi menjadi pintu besar yang terbuka lebar. Panel dinding multifungsi ini menjadi dinding pelindung, yang jika diperlukan, dapat menjadi penghubung antara indoor dan outdoor.

8. Kanopi gantung fungsional untuk tampak depan yang futuristik
 

Villa WRKVilla WRK di Bali karya Parametr Indonesia tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)
 

Kanopi gantung berbahan baja ringan sepanjang 4 meter, menaungi carport Villa WRK. Kanopi ini menampilkan kesan futuristik dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk bentang panjang. Warna gelap pada kanopi berpadu apik dengan limestone kuning gading pada tembok pagar. Garis-garis pada kanopi memperkuat keindahan tampak depan rumah minimalis yang keren.

9.  Tampak depan rumah minimalis keren karena serasi dengan alam

Breathing House berdiri di tapak berbentuk segitiga seluas 315 m2 di tikungan jalan. Tampilan modern minimalis dihadirkan dari bentuk massa yang memiliki bukaan di tempat yang benar-benar diperlukan, dominasi warna putih, keunikan  dinding kaca di lantai atas, garis-garis tembok penahan taman minimalis, dan pohon ketapang kencana (Terminalia mantaly) dengan batang vertikal dan cabang-cabang horizontalnya.
Breathing House di Serpong karya Atelier Riri tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)
 

Breathing House berdiri di tapak berbentuk segitiga seluas 315 m2 di tikungan jalan. Tampilan modern minimalis dihadirkan dari bentuk massa yang memiliki bukaan di tempat yang benar-benar diperlukan, dominasi warna putih, keunikan  dinding kaca di lantai atas, garis-garis tembok penahan taman minimalis, dan pohon ketapang kencana (Terminalia mantaly) dengan batang vertikal dan cabang-cabang horizontalnya.

10.Manfaatkan warna-warna alam agar tampak depan tampil keren dan alami
Martalena Green HouseMartalena Green House di Pontianak karya Padupadani Architect tahun 2017 (Sumber: arsitag.com)
 

Padupadani Architect memadukan warna cokelat tua, warna hitam pada ekspos struktur, serta warna hijau segar dari beringin bonsai dan tanaman lee kuan yew untuk menciptakan tampak depan rumah minimalis berkonsep green architecture. Warna-warna alam ini diaplikasikan pada massa bangunan kotak-kotak, menghasilkan karya arsitektur yang unik dan menyatu dengan alam.   

Martalena Green HouseMartalena Green House di Pontianak karya Padupadani Architect tahun 2017 (Sumber: arsitag.com)
 

Tampak depan rumah minimalis akan menjadi keren karena setiap elemennya fungsional dan ditempatkan pada posisi yang tepat. Tampak depan rumah minimalis bukan berarti pembatasan ide desain, melainkan penempatan setiap elemen di tempat tertinggi; kesetaraan antara bentuk massa, bukaan, bahan, dan warna yang menyatu sempurna dengan tapak dan lingkungannya. Jadi… Mari terus berkarya dengan ide kreatif yang tak terbatas!

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Joyce Meilanita

Joyce Meilanita adalah satu-satunya mahasiswa Arsitektur'95 Institut Teknologi Indonesia yang lulus di tahun 1999. Pernah magang dalam Jadena Project PT. Schering Jerman-Indonesia di tahun 1998. Penyuka aljabar ini aktif mengajar bimbel sejak 1988 dan telah membuat 420 soal untuk ujian masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ia juga sudah menerjemahkan 41 dokumen berbahasa Inggris untuk Tung Desem Waringin. Kecintaan akan dunia arsitektur menyemangatinya untuk terus membagi dan memperluas wawasan serta pengetahuannya lewat berbagai artikel yang ditulisnya untuk arsitag.com. "Always trying to do my best in God's will n bless" itulah motto hidupnya.