6 Tips Desainer Profesional Untuk Kamar Tidur yang Lebih Asyik

6 Tips Desainer Profesional Untuk Kamar Tidur yang Lebih Asyik | Foto artikel Arsitag
Cover: Kamar tidur 2E Residence karya Sontani Partners (Sumber: arsitag.com)

 


Kamar tidur bukanlah tempat sembarangan. Kamar tidur menjadi tempat kita memulihkan energi bahkan juga, ehm, mengeluarkan banyak energi.

Ketika dari hari ke hari Anda mulai bertanya-tanya apa yang hilang atau kurang dari kamar tidur minimalis Anda, mungkin inilah saat yang tepat untuk mendengarkan beberapa tips dari para ahli ini.

1. Laci Samping

Laci samping (Sumber: twitter.com/geddesfurniture)Laci samping (Sumber: twitter.com/geddesfurniture)
 

Desainer pemenang Baltus Icon Award, Jay Britto mengatakan, “sebuah laci kecil di samping kasur adalah sebuah keharusan.” Tempatkan laci dengan satu rak jika Anda memiliki luas pinggir Kasur yang terbatas. Laci samping tersebut dapat menjadi tempat menyimpan dan memudahkan Anda meraih barang-barang penunjang istirahat Anda seperti novel atau bacaan sebelum tidur, music player, dan lainnya.

2. Lampu Meja

Lampu meja di desain interior kamar tidur karya Lumos Interior Design (Sumber: arsitag.com)Lampu meja di desain interior kamar tidur karya Lumos Interior Design (Sumber: arsitag.com)
 

Jen Horstman dari Martha O’Hara menyarankan penggunaan lampu meja terutama bagi Anda yang suka membaca sebelum tidur. Cukup gunakan lampu 60-watt untuk pencahayaan yang nyaman untuk membaca, kata Jen. Anda juga harus memperhatikan ketinggian lampu meja—sesuai dengan bagaimana Anda akan menggunakannya – sebelum membelinya.

3. Permadani

Permadani dalam desain interior kamar tidur karya BK Architect (Sumber: arsitag.com)Permadani dalam desain interior kamar tidur karya BK Architect (Sumber: arsitag.com)
 

Penggunaan permadani bisa saja menjadi hal yang agak rumit. Namun, desainer interior Jerry Jacobs dari Jerry Jacobs Design Inc., menyarankan untuk santai saja dalam memutuskan penggunaan permadani tersebut. Yang penting, kata dia, adalah pikirkan bagaimana permadani menyesuaikan dengan luas ruangan. Gambar di atas menunjukkan permadani diletakkan di bawah Kasur sehingga membuat semacam batas.

4. Tempat Duduk

Jacobs menyarankan jika Anda memiliki ruang tidur yang relatif luas, menempatkan sebuah tempat duduk bisa sangat efektif. Tempat duduk tersebut bisa Anda manfaatkan untuk bersantai atau memilih-milih pakaian untuk sebuah acara. Jika Snda tidak memiliki ruang tidur sebesar gambar di atas, Anda dapat menggunakan kursi yang memiliki roda putaran di bawahnya agar mudah diatur atau dipindahkan.
Kamar tidur di F+W House karya DP+HS Architect (Sumber: arsitag.com)
 

Jacobs menyarankan jika Anda memiliki ruang tidur yang relatif luas, menempatkan sebuah tempat duduk bisa sangat efektif. Tempat duduk tersebut bisa Anda manfaatkan untuk bersantai atau memilih-milih pakaian untuk sebuah acara. Jika Snda tidak memiliki ruang tidur sebesar gambar di atas, Anda dapat menggunakan kursi yang memiliki roda putaran di bawahnya agar mudah diatur atau dipindahkan.

5. Cermin

Cermin kamar tidur (Sumber: katsto.com)Cermin kamar tidur (Sumber: katsto.com)
 

Ivonne Ronderos CEO DKOR Interiors mengatakan, di manapun Anda menempatkan cermin, pastikan Anda mengetahui betul apa yang akan direfleksikan. Misal, jika cermin mengarah ke kamar mandi, artinya Anda “menggandakan” kamar mandi. Gambar di atas secara jelas telah menggandakan seluruh kamar tidur itu sendiri.

6. Sedikit Bantal

Na ResidenceKamar tidur Na Residence karya Alvin Tjitrowirjo (Sumber: arsitag.com)
 

Ivonne Ronderos memiliki prinsip less is more untuk jumlah bantal di kamar tidur. Namun, menurutnya, volume bantal harus diperhatikan, jangan terlalu tipis. Ivonne juga menyarankan jangan takut untuk bermain dengan tekstur, warna, dan ukuran bantal.

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Meizar Ahmad Assiry

Ijey adalah seorang analis media di Kiroyan Partners yang gandrung akan karya-karya Wes Anderson. Ia menulis topik bisnis dan desain untuk blog.sribu.com. Lulusan Sastra Inggris Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini juga pernah menulis untuk Go-Jek, Mitra Adi Perkasa, Otobro (MAP) dan Visualnanny.