Jungalow: Rumah Minimalis Tropis di India yang Keren Abis

Jungalow: Rumah Minimalis Tropis di India yang Keren Abis | Foto artikel Arsitag

Jungalow, rumah minimalis tropis di India, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Konsep rumah minimalis tropis mempersatukan antara gaya minimalis yang dekat dengan lingkungan. Konsep rumah tropis sendiri umumnya dibangun di daerah tropis yang mendapatkan sinar matahari dalam jumlah cukup besar sepanjang tahun. Sementara itu, rumah bergaya minimalis lebih menekankan pada penggunaan barang-barang yang bersifat fungsional dan esensial. Perpaduan kedua gaya ini menghasilkan sebuah hunian yang menawan seperti pada rumah bertajuk Jungalow, sebuah rumah yang berada di negara India.

Penerapan Konsep Ruang Terbuka
Konsep ruang terbuka di Jungalow, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Konsep ruang terbuka di Jungalow, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Hunian bergaya minimalis dan juga tropis mengusung penerapan konsep yang serupa, yaitu konsep ruang terbuka. Rumah minimalis tropis Jungalow ini menerapkan konsep tersebut dengan meniadakan pembatas antara ruang tamu dan ruang makan. Pemisahan ruang dilakukan secara visual pada lantai ruangan, dengan menggunakan lantai berpola yang seakan-akan membentuk sebuah garis jalan. Konsep ruang terbuka seperti ini membuat sirkulasi udara menjadi lancar dan tidak pengap.

Penggunaan Furnitur Fungsional yang Minim Dekor
Tatanan meja dan kursi di ruang tamu minimalis tanpa adanya dekor, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Tatanan meja dan kursi di ruang tamu minimalis tanpa adanya dekor, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Konsep minimalis lebih menekankan pada penggunaan furnitur yang bersifat fungsional dan minim dekor. Ruang tamu Jungalow ini hanya menggunakan rangkaian meja dan kursi dari bahan kayu, beserta tambahan sebuah kursi goyang untuk memberikan kesan yang lebih santai. Dekor yang ada terbatas pada jam dinding dan sebuah pot tanaman kecil sebagai pemanis meja.

Memaksimalkan Pencahayaan Alami
Jendela kaca bulat sebagai akses masuk udara dan sinar matahari, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Jendela kaca bulat sebagai akses masuk udara dan sinar matahari, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Konsep hunian tropis tidak akan lengkap tanpa memaksimalkan akses pencahayaan alami dari sinar matahari. Rumah Jungalow ini memastikan bahwa setiap ruangan memperoleh sorotan cahaya matahari dengan tepat. Pada kamar tidur utama, sinar matahari akan masuk melalui jendela kaca bulat berukuran besar yang tepat berada di samping tepat tidur. Desain jendela kaca yang sederhana namun unik ini juga turut berfungsi sebagai dekor ruangan.

Baca juga: Ini Manfaat Pencahayaan Alami dalam Rumah, Simak 5 Desain Jendelanya via IDN Times
 

Perpaduan Bahan Alam dan Bahan Modern
Cantiknya perpaduan material alam dan modern, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Cantiknya perpaduan material alam dan modern, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Rumah minimalis tropis Jungalow memadukan antara bahan alami dan bahan modern. Material kayu merupakan material yang mendominasi seluruh rumah. Sebagai konsistensi, semua furnitur yang ada terbuat dari material kayu dengan warna yang serupa. Untuk pegangan tangga juga menggunakan bahan alam berupa tali-temali yang dijalin untuk memberikan tampilan yang cantik.  Material modern yang terlihat paling jelas dalam rumah ini adalah kaca yang dimanfaatkan sebagai dinding dan juga jendela yang berukuran besar. 

Penggunaan Material Sederhana untuk Hasil Maksimal
Dinding ruangan dengan finishing aci halus, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Dinding ruangan dengan finishing aci halus, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Anda tidak akan menemukan terlalu banyak jenis material dalam rumah minimalis tropis ini. Jenis finishing yang dipergunakan juga sangat sederhana. Sebagian besar dinding ruangan dalam rumah hanya menggunakan lapisan aci halus sebagai finishing akhir. Warna asli acian juga tetap dibiarkan begitu saja, tanpa ditambahkan cat dinding. Hal serupa juga dilakukan pada langit-langit rumah dengan model beton ekspos tanpa ditutupi oleh plafon.

Penataan Taman dan Tanaman
Penataan tanaman di area eksterior rumah, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Penataan tanaman di area eksterior rumah, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Tipikal rumah tropis pastinya akan melibatkan tanaman yang dihadirkan di beberapa area rumah. Untuk area eksterior, berbagai jenis tanaman baik tanaman pot hingga tanaman merambat terlihat mendominasi.

Taman kecil di dalam rumah yang sejuk dipandang mata, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com

Taman kecil di dalam rumah yang sejuk dipandang mata, karya Neogenesis+Studi0261, via dwell.com
 

Sementara untuk area di dalam rumah, fokus utama penataan tanaman berada pada taman kecil yang dipisahkan oleh dinding kaca dengan bagian rumah yang lain. Ditambah adanya tanaman merambat yang berada pada satu sisi taman yang menjulang hingga lantai atas. Cantik dan adem sekali, bukan?

Konsep ruang terbuka bebas sangat jelas terasa di dalam hunian minimalis yang mengusung nuansa tropis. Hal ini masih didukung oleh dinding kaca besar yang membuka akses pemandangan alam tropis beserta masuknya cahaya matahari. Dominasi furnitur kayu tampil menonjol dan meningkatkan nilai estetika interior, meskipun latar belakang lantai dan tembok abu-abu yang sederhana. Hunian yang sungguh memaksimalkan keunggulan alam tropis layaknya anugerah yang tidak bisa diperoleh pada iklim daerah lainnya.

Baca juga:  Ciri-ciri rumah minimalis stylish

Inspirasi Desain Minimalis Keren

AUTHOR

Rahayu Lestariasih

Seorang Penulis lepas selama lebih dari 5 tahun dan telah menulis berbagai jenis artikel dengan topik yang berbeda. Menyukai dunia freelance yang dinamis