Desain Interior Ruang Keluarga Bertema Natal yang Penuh Kehangatan

Desain Interior Ruang Keluarga Bertema Natal yang Penuh Kehangatan | Foto artikel Arsitag
Cover: Ruang keluarga bertema natal (Sumber: homedit.com)

Di tengah kesibukan sehari-hari, momen liburan Natal kerapkali dijadikan momen untuk berkumpul bersama keluarga. Natal menjadi momen penting dan berharga yang tidak ingin terlewat begitu saja tanpa kesan yang mendalam.

Ruang keluarga akan menjadi ‘primadona’ dari keseluruhan fokus desain interior untuk momen natal. Desain interior bertemakan natal akan sangat mendukung penciptaan suasana kehangatan yang diinginkan di tengah keluarga. Mulai dari pohon natal, hiasan natal, cushion, lilin, tanaman, bunga, hingga toples bisa dipadukan untuk menciptakan dekorasi interior penuh kehangatan.

Sama seperti makna Natal yang sesungguhnya, momen penuh anugrah dan kedamaian, desain interior bertema natal bukan tentang kemewahan, melainkan kesederhanaan untuk menciptakan kesan yang mendalam.

1. Kedamaian dan kehangatan Natal dalam kesederhanaan desain interior 

Bangka House di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan karya Adria Yurike Architects tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)

Bangka Housedi Mampang Prapatan, Jakarta Selatan karyaAdria Yurike Architects tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)

Sejak awal, pemilik Bangka House menginginkan rumah yang terasa lega dan nyaman di tengah kepenatan kota Jakarta, terutama di daerah Kemang. Berdasarkan konsep ini, Adria Yurike Architects mendesain ruang keluarga dengan perpaduan dinding kayu coklat doff dan tembok bercat putih yang disinari lampu kuning. Kenyamanan di ruang keluarga ini semakin terasa hangat menjelang natal. Pohon natal dan pernak-perniknya yang sederhana, cushion merah dan hijau polos, serta toples bertemakan natal membawa kedamaian dan kehangatan Natal di rumah ini.

Taman Cilandak House di Jakarta Selatan karya Adria Yurike Architects tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Taman Cilandak Housedi Jakarta Selatan karyaAdria Yurike Architects tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Menjelang Natal, keluarga muda yang menghuni Taman Cilandak House ini, menempatkan pohon natal di sudut ruang keluarga. Tidak perlu hiasan berlebihan dalam desain interior menjelang Natal. Desain interior yang baik seharusnya membawa suasana kesederhanaan yang damai dan hangat, serta makna mendalam.

Baca juga: Tips Bermain dengan Warna Krem di Rumah Idaman Anda

2. Temaram lilin natal yang menenangkan

S+I House di Jakarta karya DP+HS Architects tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

S+I Housedi Jakarta karyaDP+HS Architectstahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

DP+HS Architects menempatkan lilin di atas candle holder yang sederhana. Selain serasi dan harmonis dengan desain modern minimalis, keberadaan lilin yang sederhana di atas kitchen island dan meja ruang keluarga S+I House menciptakan suasana damai di momen natal.

Baca juga: 10 Desain Dapur Rumah Sederhana yang Penuh Kehangatan

3. Dominasi putih dan merah untuk desain interior bertema natal

Desain Interior Bertema Natal di Ruang Keluarga Bergaya Rustic (Sumber: homedit.com)

Desain Interior Bertema Natal di Ruang Keluarga Bergaya Rustic (Sumber: homedit.com)

Pada ruang keluarga bergaya rustic, manfaatkan balok-balok kayu untuk menggantung hiasan natal. Serasikan warna hiasan gantung dengan hiasan di pohon natal. Pilihlah jenis daun pohon natal yang terkesan alami. Lebih baik lagi jika Anda memanfaatkan pohon cemara atau pohon pinus yang ada di pot taman dan membawanya ke ruang keluarga.

S+I House di Jakarta karya DP+HS Architects tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

S+I Housedi Jakarta karyaDP+HS Architectstahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Masih di S+I House, kali ini DP+HS Architects memanfaatkan ‘modern accent chair’ berwarna merah, baby breath dengan bunga putih kecilnya yang cantik, bunga lili putih, lilin putih sederhana, dan sepasang ornamen rusa berwarna merah untuk menciptakan suasana natal yang penuh makna.

Baca juga: Konstruksi Beton untuk Gaya Industrial yang Keren

4. Hiasan Bunga Pinus

Hiasan dari bunga pinus, sederhana tapi elegan (Sumber: familyholiday.net)

Hiasan dari bunga pinus, sederhana tapi elegan (Sumber: familyholiday.net)

Bunga pinus yang identik dengan pohon natal bisa dimanfaatkan sebagai hiasan natal. Bentuknya yang unik dengan warna coklatnya yang cantik akan membawa kesan kesederhanaan nan elegan juga kehangatan di ruang keluarga. Bunga pinus mudah didapat di Indonesia. Anda bisa mengajak keluarga ke area Puncak atau pegunungan lainnya di Indonesia untuk memungut bunga pinus. Anak-anak pasti senang bisa ikut berpartisipasi dalam menciptakan suasana natal di rumah.

5. Kastuba ‘Si Merah Cantik’ yang elegan

Rumah Tinggal Permata Hijau di Permata Hijau, Jakarta karya Monoarch tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)

Rumah Tinggal Permata Hijaudi Permata Hijau, Jakarta karyaMonoarch tahun 2014 (Sumber: arsitag.com)

Tanaman kastuba menjadi pilihan Monoarch untuk menampilkan suasana natal di Rumah Tinggal Permata Hijau. Kastuba (Euphorbia pulcherrima) atau poinsettia adalah tanaman subtropis yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Tengah. Dalam bahasa Spanyol, tanaman ini disebut flor de pascua (bunga Paskah), flor de nochebuena (bunga malam Natal), atau arbolito de navidad (tanaman Natal).

Tanaman perdu setinggi 60 cm hingga 4 meter ini, berdaun oval warna hijau tua. Bunga ‘cyathia’ berada dalam rangkaian bergerombol di ujung batang dan tidak mempunyai daun mahkota. Di bawahnya terdapat daun bagian atas (braktea) berwarna merah tua, merah jambu, dan putih yang sering disangka sebagai bunga. Daun bagian atas yang berwarna merah ini identik dengan warna-warni hiasan Natal.

Tanaman kastuba menyenangi sinar matahari pagi, tetapi senang keteduhan di saat hari mulai panas.Jika kastuba tidak lagi merah seperti waktu baru dibeli, berarti perlu diletakkan di tempat gelap dalam jangka waktu lama agar kembali segar. Di daerah tropis, kastuba yang tidak mau berdaun merah bisa diakali dengan menutup bagian atas tanaman dengan kain atau plastik hitam dan dijauhkan dari sinar matahari (Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kastuba)

Baca juga: Jenis-jenis Tanaman Pelengkap Desain Interior Kekinian

6. Gaya industrial bertemakan natal

Metro House di Ciledug, Tangerang karya IDEO Designwork tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Metro Housedi Ciledug, Tangerang karyaIDEO Designwork tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

IDEO Designwork memberikan sentuhan interior bergaya industrial  untuk mewujudkan keinginan pemilik Metro House memiliki rumah yang nyaman dengan suasana kafe. Pipa sebagai rangka rak kayu, batu bata ekspos, dan dinding dengan finishing acian kasar memperkuat suasana kafe pada ruang keluarga Metro House. Pipa dan sandaran sofa yang berwarna merah, dinding berwarna putih, pohon natal, hingga patung santa klaus kecil di atas rak menambah kehangatan suasana natal di ruang keluarga ini.

Ruang keluarga bertema natal (Sumber: freshome.com)

Ruang keluarga bertema natal (Sumber: freshome.com)

Saat mendesain interior bertema natal, ingatlah esensi natal sesungguhnya. Natal adalah momen penuh anugrah. Anugrah kasih dari Tuhan yang menyelimuti semua umat manusia. Jadi ingatlah, desain interior ruang keluarga bertema natal yang penuh kehangatan, bukan tentang kemewahan, melainkan memanfaatkan elemen-elemen natal untuk menciptakan suasana penuh kebersamaan. Ajaklah semua anggota keluarga untuk menciptakan suasana damai Natal yang hangat di rumah Anda. Dan dapatkan damai kasih natal sejak awal mendesain sampai saat perayaan Natal. Selamat Natal!

Baca juga:

10 Tips Mempercantik Ruang Keluarga Rumah Idaman Anda

10 Desain Interior Café Mini Ini Sangat Instagrammable!

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Joyce Meilanita

Joyce Meilanita adalah satu-satunya mahasiswa Arsitektur'95 Institut Teknologi Indonesia yang lulus di tahun 1999. Pernah magang dalam Jadena Project PT. Schering Jerman-Indonesia di tahun 1998. Penyuka aljabar ini aktif mengajar bimbel sejak 1988 dan telah membuat 420 soal untuk ujian masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ia juga sudah menerjemahkan 41 dokumen berbahasa Inggris untuk Tung Desem Waringin. Kecintaan akan dunia arsitektur menyemangatinya untuk terus membagi dan memperluas wawasan serta pengetahuannya lewat berbagai artikel yang ditulisnya untuk arsitag.com. "Always trying to do my best in God's will n bless" itulah motto hidupnya.