Sentuhan Warna Turquoise untuk Tampilan Rumah Minimalis yang Stylish dan Modern

Sentuhan Warna Turquoise untuk Tampilan Rumah Minimalis yang Stylish dan Modern | Foto artikel Arsitag
Cover: Kemang Residence di Jakarta karya Vindo Designtahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Rumah minimalis seringkali diartikan identik dengan warna-warna monokrom yang lembut, seperti putih, coklat, dan cream. Namun, sebenarnya ada pilihan warna lain yang mampu menciptakan tampilan rumah minimalis yang stylish dan modern. Warna turquoise dapat menjadi salah satu dari sentuhan warna itu. Mungkin warna turquoise masih terdengar asing di telinga. Warna turquoise atau yang juga dikenal sebagai warna aquamarine adalah perpaduan warna biru dan hijau.

Selat House di Surabaya karya Das Quadrat tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Selat House di Surabaya karya Das Quadrat tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Ada 3 tingkatan warna turquoise tergantung ratio pencampuran warna biru dan hijau yang digunakan. Tingkatan pertama dengan ratio 1:1 artinya pencampuran warna biru dan hijau dalam jumlah yang sama. Kedua, ratio 2: 1 lebih ke arah hijau dengan pencampuran 2 bagian hijau dan 1 bagian biru. Ketiga, ratio 1:2 lebih ke arah biru dengan pencampuran 1 bagian hijau dengan 2 bagian biru.

Gradasi warna turquoise (Sumber: cocodesignspdx)

Gradasi warna turquoise (Sumber: cocodesignspdx)

Selain itu, terang gelap warna turquoise juga tergantung tingkat kecerahan warna hijau yang digunakan karena warna hijau adalah pencampuran warna kuning dan biru. Semakin banyak warna kuning yang digunakan berarti akan diperoleh warna hijau yang lebih terang.

Jadi, banyak sekali gradasi warna turquoise yang ada. Namun, jangan menjadi bingung dengan terminologi warna turquoise. Yang penting warna ini adalah warna hijau kebiruan dalam bahasa yang lebih keren. Yang lebih perlu untuk dipikirkan adalah pemanfaatan warna ini agar bisa mengoptimalkan tampilan warna yang bisa mendukung fungsi dan suasana dalam sebuah ruang.

Baca juga: Tips Bermain dengan Warna Krem di Rumah Idaman Anda

1. Sentuhan Turquoise di Ruang Keluarga

Gading Residence di Kelapa Gading, Jakarta Utara karya Atelier Cosmas Gozali tahun 2010 (Sumber: arsitag.com)

Gading Residencedi Kelapa Gading, Jakarta Utara karyaAtelier Cosmas Gozalitahun 2010(Sumber: arsitag.com)

Atelier Cosmas Gozali menempatkan patung hiasan unik berwarna turquoise yang cenderung biru terang untuk mencerahkan ruang keluarga di Gading Residence agar tampil lebih stylish dan modern.

POROS LIVING EXHIBITION karya VIN•DA•TE dalam Mozaik tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

POROS LIVING EXHIBITIONkarya VIN•DA•TE dalam Mozaik tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

VIN•DA•TE lebih memilih lampu hias dengan warna turquoise yang cenderung lebih hijau dan bermotif giok untuk mempercantik ruang keluarga pada POROS LIVING EXHIBITION agar tampil lebih ‘home sweet home’, namun terkesan elegan.

2. Turquiose manis nan cantik di kamar tidur

Na Residence di Solo karya  Alvin Tjitrowirjo tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Na Residencedi Solo karya Alvin Tjitrowirjo tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Warna turquoise yang lembut pada meja kerja dan rak di kamar tidur Na Residence berpadu cantik dengan coklat kayu alami pada dinding dan lantai dari parket. Kedua warna dominan ini memberi kesan alami dan cozy dari suasana ‘country’ yang tenang.

Baca juga: 8 Cara Baru Mendesain Ruang Kerja di Rumah Minimalis Anda

Interior - Master Bedroom di Pondok Indah, Jakarta karya Dezan Studio tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Interior - Master Bedroomdi Pondok Indah, Jakarta karyaDezan Studiotahun 2016(Sumber: arsitag.com)

Jika Anda masih dalam tahap ‘uji coba’ untuk mengikutsertakan warna turquoise dalam desain, Anda bisa memulainya dengan bahan kain seperti yang dilakukan Dezan Studio. Ternyata warna turquoise pada bed cover dan sarung bantal mampu bersanding apik dengan warna-warna lainnya. Perpaduan berbagai warna ini memberi kesan stylish, modern, dan ‘fresh’.

PRIVATE VILLA di Cilember, Puncak-Bogor karya Rudy Dodo tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

PRIVATE VILLA di Cilember, Puncak-Bogor karya Rudy Dodo tahun 2012 (Sumber: arsitag.com)

Kamar tidur di Cilember ini diatur sedemikian rupa sehingga tidak hanya berfungsi sebagai area untuk beristirahat tetapi juga sebagai area bermain besar di siang hari yang berubah menjadi kamar tidur yang bisa menampung sekitar 10 orang di malam hari. Keberadaan ‘bean bag’ dan cushion warna turqouise menjadi point of interest yang catchy dan menyegarkan ruangan.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendesain Interior Kamar Tidur Anak yang Lucu dan Ceria

3. Kesejukan turquoise untuk dapur minimalis yang menawan

Tuscany Kitchen di Cikarang Selatan, Bekasi karya WAI ARCHITECT (Sumber: arsitag.com)

Tuscany Kitchendi Cikarang Selatan, Bekasi karya WAI ARCHITECT(Sumber: arsitag.com)

WAI ARCHITECT memilih warna turquoise yang cenderung hijau lembut untuk memberikan tampilan sejuk dan bersih untuk Tuscany Kitchen. Warna turquoise berkolaborasi indah dengan panel coklat muda, meja granit abu-abu lembut, dan rak dapur yang putih bersih. Dapur minimalis menjadi lebih stylish, modern, dan segar.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendekorasi Ruang Makan agar Kelihatan Mewah dan Elegan

4. Kamar mandi keren dengan warna turquoise

  Na Residence di Solo karya  Alvin Tjitrowirjo tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Na Residencedi Solo karya Alvin Tjitrowirjo tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Secara cerdik,  Alvin Tjitrowirjo berhasil memadukan warna-warna ‘mati’ dari coklat tua, abu-abu gelap, dan turquoise yang cenderung biru gelap menjadi tampilan yang keren. Closet dan wastafel warna putih tampil semakin menonjol dan memposisikan dirinya sebagai ‘primadona’ yang mencirikan fungsi kamar mandi. Pencahayaan yang ada dengan baik memperlihatkan karakter tiap bahan pembentuk lantai, dinding, dan langit-langit. Kesemuanya mencirikan kejujuran dan kesederhanaan karakter minimalis sambil tetap tampil stylish dan modern.

Baca juga: Mengintip Desain Kamar Mandi yang Cocok untuk Rumah Minimalis Anda

5. Turquoise keren untuk tampilan eksterior

Rumah Paris di Yogyakarta karya Vindo Design tahun 2013 (Sumber: arsitag.com)

Rumah Paris di Yogyakarta karyaVindo Design tahun 2013 (Sumber: arsitag.com)

Secara berani, Rumah Paris menjadikan warna turquoise sebagai cat eksteriornya. Memberikan kesegaran yang berani, namun tidak norak. Tampil apik sambil menonjolkan dan berpadu serasi dengan warna-warna lainnya seperti hitam dan putih, dan bersanding indah dengan batu alam pada lantai teras untuk menampilkan kealamian yang menyejukkan.

The Lash Bar at Kelapa Gading MOI karya ARTE Living tahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

The Lash Bar at Kelapa Gading MOI karya ARTE Livingtahun 2015 (Sumber: arsitag.com)

Warna turquoise yang mampu tampil stylish dan modern membuktikan tidak terbatasnya sentuhan warna untuk rumah minimalis. Anda bisa mengaplikasikan warna apapun untuk rumah minimalis Anda. Batasannya hanyalah bagaimana Anda memposisikan setiap warna sesuai fungsinya. Karakter dan gaya minimalis adalah tentang mengoptimalkan fungsi. Jadi, elemen apapun yang ada dalam desain, termasuk warna, harus dioptimalkan pemanfaatannya. Tidak berlebihan dan disesuaikan dengan porsinya, disandingkan dan dikolaborasikan seimbang dengan elemen desain lainnya. Ayo terus berkarya, jangan batasi diri, fungsikan setiap elemen dengan sebaik-baiknya! Jadikan, rumah minimalis Anda tampil stylish, modern, dan nyaman untuk Anda sekeluarga. 

Baca juga:

Bermain Warna? Siapa Takut ?

Bagaimana Cara Memadukan Cat Rumah Minimalis Yang Serasi Dan Harmonis

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Joyce Meilanita

Joyce Meilanita adalah satu-satunya mahasiswa Arsitektur'95 Institut Teknologi Indonesia yang lulus di tahun 1999. Pernah magang dalam Jadena Project PT. Schering Jerman-Indonesia di tahun 1998. Penyuka aljabar ini aktif mengajar bimbel sejak 1988 dan telah membuat 420 soal untuk ujian masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ia juga sudah menerjemahkan 41 dokumen berbahasa Inggris untuk Tung Desem Waringin. Kecintaan akan dunia arsitektur menyemangatinya untuk terus membagi dan memperluas wawasan serta pengetahuannya lewat berbagai artikel yang ditulisnya untuk arsitag.com. "Always trying to do my best in God's will n bless" itulah motto hidupnya.