Desain Atap Craftsman

Foto inspirasi dan ide desain atap craftsman.


Lantai, dinding, dan atap adalah tiga bagian utama yang membentuk sebuah rumah. Mendesain sebuah rumah perlu mempertimbangkan desain lantai, desain dinding dan desain atap baik dari segi bentuk, struktur, hingga finishing. Dari ketiga elemen utama rumah tersebut, atap menjadi bagian yang paling krusial. Letaknya di bagian teratas dari rumah membuat banyak pertimbangan yang dibutuhkan saat mendesain atap rumah. Jenis material struktur, jenis penutup atap yang digunakan, hingga ketahanan bahan material adalah tiga hal yang perlu Anda perhatikan dengan baik. Atap yang berfungsi untuk melindungi dari terik panas dan hujan perlu didesain dengan tepat agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuni rumah.


Apa saja desain bentuk atap untuk membangun rumah?

Fungsi sebuah bangunan menentukan bentuk atap seperti apa yang akan dipilih. Desain bentuk atap ada bermacam-macam. Kini, semakin berkembangnya teknologi, desain model dan bentuk atap semakin bervariasi. Pada beberapa bangunan, bentuk atap menjadi sebuah lambang yang menunjukkan fungsi dari bangunan tersebut. Rumah ibadah misalnya, identik dengan penggunaan atap tajug. Masjid pada umumnya identik didesain dengan atap kubah. Sementara bangunan pabrik, gudang atau bengkel biasanya menggunakan model atap gergaji. Lambang ini yang kemudian menempel sehingga memudahkan orang mengenali fungsi sebuah bangunan berdasarkan desain model dan bentuk atapnya.


Saat memilih model atap untuk rumah, selain mempertimbangkan untuk estetika bangunan, Anda perlu mempertimbangkan faktor keamanan, baik dari segi struktur yang digunakan ataupun kemudahan perawatan. Untuk desain rumah tinggal, berikut adalah beberapa bentuk dan model atap yang banyak digunakan dan dapat Anda jadikan pilihan.


Atap Rumah Datar

Atap datar adalah model atap yang paling sederhana. Desain atap dasar biasanya digunakan pada bangunan bertingkat, balkon, dan teras. Pemilik atap biasanya memilih model atap ini karena akan memanfaatkan atap untuk area jemur pakaian ataupun aktivitas lainnya. Akan tetapi, membuat atap datar membutuhkan biaya mahal dan perawatan yang cukup sulit. Apabila terjadi kebocoran, model atap datar sulit untuk diatasi.


Atap Rumah Sandar

Atap sandar dapat disebut juga dengan istilah atap panggang-pe. Model atap miring satu arah banyak ditemukan pada rumah-rumah dengan konsep modern. Model atap ini juga biasa dipakai untuk bangunan selasar.


Atap Rumah Pelana

Atap pelana adalah atap yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bentuk dan model atap miring dua arah ini disebut juga sebagai atap kampung. Atap pelana adalah model atap yang dianggap paling aman karena bentuknya yang sederhana relatif meminimalkan resiko kebocoran. Apabila terjadi kebocoran, atap pelana lebih mudah untuk diatasi. Selain itu, menggunakan atap pelana membutuhkan biaya yang cukup murah. Model atap ini banyak digunakan untuk rumah-rumah kecil, sederhana dan minimalis.


Atap Rumah Tenda

Atap tenda adalah model atap yang biasanya digunakan pada bangunan gazebo. Atap berbentuk limas bujur sangkar ini banyak digunakan pada rumah ibadah atau bangunan suci yang kemudian disebut sebagai atap tajug.


Atap Rumah Limasan / Perisai

Selain atap pelana, model atap yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah atap limasan. Model atap limasan ini cocok diterapkan untuk rumah-rumah minimalis modern.


Atap Rumah Kombinasi

Beberapa rumah tidak hanya menggunakan satu model atap. Atap rumah kombinasi adalah model atap yang mengkombinasikan dua atau lebih model atap. Atap kombinasi yang paling banyak digunakan adalah atap kombinasi limasan dengan atap pelana. Jika Anda tertarik untuk menggunakan model atap kombinasi, perhatikan baik-baik model kombinasi yang diinginkan. Desain atap kombinasi yang menghasilkan jurai dalam lebih beresiko mengalami kebocoran.


Apa saja jenis penutup atap yang sering digunakan?

Setelah menentukan bentuk dan struktur atap, pilihlah jenis penutup atap apa yang akan Anda gunakan untuk rumah Anda. Memilih penutup atap akan menentukan bagaimana dan berapa lama atap Anda mampu bertahan menghadapi perubahan cuaca.


Saat akan memilih penutup atap, Anda perlu mempertimbangkan jenis materialnya, bagaimana sifat materialnya, apa kelebihan dan kekurangannya, harganya serta kemudahan perawatannya. Berikut adalah jenis-jenis penutup atap yang bisa Anda jadikan pilihan.


Atap Sirap

Bentuk atap sirap biasanya berupa lembaran tipis memanjang yang bersal dari belahan kayu ulin. Kayu ulin memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Ukuran 1 lembar atap sirap biasanya 58cm x 6 cm dengan pilihan dua ketebalan yaitu 0.3cm dan 0.5cm. Atap sirap biasanya dijual dalam bentuk paketan/ikatan dengan isi 20 – 80 lembar per paket/ikat. Harga atap sirap pun bervariasi, berkisar antara 100.000 – 160.000 per ikat. Bagi Anda yang ingin memberikan kesan natural pada rumah, atap sirap adalah pilihan yang tepat.


Atap Genteng

Atap genteng memiliki beberapa macam pilihan material, mulai dari tanah liat, keramik, beton, aspal, dan metal. Masing-masing jenis genteng tersebut memiliki kelebihan dan akan membentuk tampilan yang berbeda-beda.Ukurannya pun bervariasi. Dari semua jenis genteng, genteng tanah liat tergolong genteng dengan harga murah. Akan tetapi ukurannya relatif kecil dibandingkan genteng lainnya. Jika Anda ingin menghemat material atap dan penggunaan reng pada atap, Anda dapat memilih genteng keramik ataupun metal yang memiliki ukuran lebih besar daripada genteng tanah liat. Jika ingin material yang tahan lama, genteng beton dapat Anda jadikan pilihan. Harga atap genteng sangat bervariasi, tergantung material masing-masing.


Atap Rumbia

Atap rumbia adalah jenis atap yang dapat memberikan kesan natural ke dalam rumah Anda. Atap jenis ini biasanya banyak dijumpai pada rumah-rumah adat di daerah pedalaman. Untuk daerah perkotaan, atap rumbia jarang digunakan. Biaya pembangunan dengan atap rumbia murah. Konstruksinya juga tidak sulit.


Atap Seng/Asbes

Atap seng adalah atap yang terbuat dari lembaran baja tipis yang diberi lapisan seng sehingga tahan karat. Ukuran atap seng biasanya sekitar 200cm x 83cm dengan pilihan ketebalan mulai dari 0.5mm, 0.7mm, 0.8mm, hingga 1mm. Harga atap seng lebih murah dibandingkan jenis atap yang lain. Akan tetapi, bahan materialnya yang menyerap panas membuat ruang di bawahnya menjadi lebih panas.


Atap Polikarbonat

Atap polikarbonat atau PVC adalah jenis atap yang banyak digunakan untuk garasi dan kanopi. Atap polikarbonat berbentuk lembaran datar dengan pilihan warna yangvariatif. Pemasangan atap ini mudah, akan tetapi lebih rentan terhadap jamur dan sulit dibersihkan. Umumnya, atap polikarbonat dijual per roll. Dibandingkan dengan jenis atap lainnya, atap polikarbonat memiliki harga yang cukup mahal.


Atap Dak Beton

Atap dak beton biasanya dipilih pada rumah-rumah modern minimalis. Atap dak beton adalah penutup atap yang cocok dipilih apabila Anda ingin menjadikan area atap sebagai ruang beraktivitas. Umumnya, area ini digunakan sebagai area untuk menjemur pakaian atau difungsikan sebagai roof garden.


Model atap seperti apa yang cocok untuk rumah-rumah di Indonesia?

Sebagai negara yang memiliki iklim tropis, Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Oleh karenanya, mendesain atap yang sesuai dengan iklim sangat disarankan. Model atap seperti apa yang cocok untuk daerah beriklim tropis? Daerah beriklim tropis membutuhkan atap yang dapat mengalirkan air hujan dengan cepat sehingga tidak menumpuk, merusak atap dan menyebabkan kebocoran. Selain itu, iklim tropis identik dengan perubahan cuaca yang cukup sering, sehingga Anda perlu memilih material penutup atap yang tahan terhadap perubahan cuaca.


Atap dengan bentuk miring sangat disarankan pada negara beriklim tropis. Dengan atap miring akan memudahkan air hujan mengalir ke bawah. Selain memilih desain model atap miring, Anda pun perlu berhati-hati saat akan mengkombinasikan beberapa bentuk atap pada rumah. Kombinasi bentuk atap yang membentuk jurai dalam biasanya rentan akan kebocoran. Pilihlah model atap yang aman dan dapat tahan lama sehingga memudahkan perawatan rumah Anda.


Seringkali muncul pertanyaan, bagaimana dengan penggunaan atap datar di daerah tropis? Atap datar tetap dapat diaplikasikan asalkan didesain dengan tepat. Akan tetapi, atap datar membutuhkan biaya perawatan yang tinggi. Saat terjadi kebocoran pada atap datar, sulit untuk menemukan lokasi kebocoran. Pilihlah atap datar apabila Anda memang ingin menggunakan area atap sebagai ruang aktivitas.


Berapa kemiringan atap yang aman dan ideal untuk rumah tinggal?

Menentukan kemiringan atap sangat dibutuhkan agar dapat mengoptimalkan fungsi atap. Berapakah kemiringan atap yang aman dan ideal untuk di Indonesia? Kemiringan atap sangat bervariasi tergantung dari jenis penutup atap yang digunakan. Masing-masing penutup atap memiliki ukuran kemiringan atap yang ideal berbeda-beda. Berikut adalah daftar kemiringan atap yang ideal untuk masing-masing penutup atap.
Atap genteng : 30°-35°
Atap dak beton : 0°-5°
Atap sirap : 25°-40°
Atap metal : 12°-90°
Atap seng : 5°-25°


Penutup atap apa yang cocok untuk rumah Anda?

Untuk memilih penutup atap, Anda perlu mempertimbangkan faktor estetika, fungsi, dan biaya. Sesuaikan penutup atap yang akan Anda pilih dengan konsep bangunan Anda. Apabila rumah Anda adalah rumah minimalis modern, Anda dapat memilih penutup atap genteng. Jika ingin ada unsur alami, Anda dapat memilih genteng beton atau atap sirap.


Anda pun perlu untuk memperimbangkan biaya pembelian dan pemasangan atap. Pilihlah penutup atap yang sesuai dengan bujet yang telah Anda anggarkan. Sesuaikan penutup atap dengan kebutuhan rumah Anda.


Untuk mendapatkan pilihan terbaik. Anda dapat menggunakan jasa profesional arsitek . Temukan profesional arsitek dan desainer interior untuk rumah Anda hanya di Arsitag. Selain dapat melihat berbagai inspirasi desain atap dari mereka, Anda pun akan terbantu untuk mendapatkan solusi desain atap yang indah tanpa mengabaikan fungsi dan biaya yang dibutuhkan.