Desain Ruangan Galeri Seni yang Keren dan Instagrammable

Desain Ruangan Galeri Seni yang Keren dan Instagrammable | Foto artikel Arsitag
Cover: Karya unik dari mobil Volkswagen yang dibentuk bola di Museum Macan, 20 Januari 2018 (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Aplikasi Instagram telah memancing fenomena untuk menciptakan seni yang keren di berbagai ruang, terutama ruang publik. Ada yang beranggapan, fenomena Instagram ini telah melecehkan seni yang ‘sakral’. Namun secara positif, Instagram juga mengubah cara pandang publik terhadap galeri seni yang dulu dianggap membosankan. Kini, banyak orang rela antre berjam-jam agar bisa masuk ke dalam sebuah galeri seni atau pameran seni, demi mendapatkan foto-foto terkeren untuk di-posting di akun Instagramnya.

Arsitek dan seniman juga dituntut untuk menciptakan ruangan galeri seni yang desainnya unik, menarik perhatian, dan instagrammable secara visual. Hasil kreatifitas, imajinasi, dan ide cemerlang yang tertuang dalam berbagai media menjadi bukti nyata karya yang membuat kita berdecak kagum. Inilah penghargaan yang sejati terhadap karya seni.

Cara memamerkannya memang sudah tidak kaku seperti dulu lagi. Akan tetapi, desain yang instagrammable juga telah memperluas jangkauan golongan masyarakat yang bisa menikmati seni. Nah, mari kita intip beberapa desain ruangan galeri seni yang keren dan instagrammable dari berbagai penjuru dunia!

Baca juga: 12 Desain Interior Gereja yang Unik dan Menawan

1.  Museum MACAN di Wisma AKR, Jakarta Barat

Bola dunia raksasa setinggi 1,5 meter di Museum Macan. Foto diambil 20 Januari 2018 (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Bola dunia raksasa setinggi 1,5 meter di Museum Macan. Foto diambil 20 Januari 2018 (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Museum MACAN tidak menampilkan koleksi hewan macan sama sekali. MACAN singkatan dari Modern And Contemporary Art in Nusantara, menampilkan 50% karya seniman Indonesia dan 50% karya gabungan seniman Asia, Amerika, dan Eropa.

Brilliance of the Souls (2014), seri dari “Infinity Mirrored Room” yang pertama kali dibuat Yayoi Kusama pada tahun 1965 (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Brilliance of the Souls (2014), seri dari “Infinity Mirrored Room” yang pertama kali dibuat Yayoi Kusama pada tahun 1965 (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Untuk dapat menikmati karya brilian Yayoi Kusama ini, kita harus datang pukul 10, saat museum buka, karena banyak sekali pengunjung yang ingin menikmati karya unik ini. Walau karya seni tiga dimensi dalam kotak ruang berukuran 4x3x2,5 m3 ini hanya bisa dinikmati selama 45 detik untuk 2 orang sekali masuk, namun kita sudah berdecak kagum dibuatnya.

Karya seni tiga dimensi unik yang membuat kagum segala usia, bahkan anak-anak (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Karya seni tiga dimensi unik yang membuat kagum segala usia, bahkan anak-anak (Sumber: koleksi pribadi Joyce Meilanita)

Dengan motto “Art Turns, World Turns-Seni Berubah, Dunia Berubah”, museum yang lebih seperti galeri seni ini, memiliki misi untuk mendorong rasa ingin tahu dan penghargaan terhadap karya unik dan luar biasa yang mereka miliki. Galeri seni yang dibuka sejak 4 November 2017-18 Maret 2018 ini, senantiasa mengganti karya-karya yang dipamerkannya. Berbagai karya seniman-seniman Nusantara disandingkan bersama seniman-seniman dunia, untuk bisa mengedukasi semua usia dari berbagai golongan.

Baca juga: Konstruksi Beton untuk Gaya Industrial yang Keren

2. "Festival of Life" di New York

”Festival of Life” karya Yayoi Kusama (Sumber: abc7ny.com)

”Festival of Life” karya Yayoi Kusama (Sumber: abc7ny.com)

Meski sudah berusia 88 tahun, karya Yayoi Kusama sangat mengagumkan dan diminati berbagai golongan dari berbagai usia. Karyanya yang penuh cahaya warna-warni selalu menciptakan desain ruangan galeri seni yang keren dan instagrammable. Ribuan orang rela antre berjam-jam untuk melihat keindahan karya “Infinity mirrors”-nya yang otentik dan mengunggah rasa ingin tahu, dengan desain menarik dan sangat fotogenik.

Baca juga: Desain Skylight yang Membuat Rumah Minimalis Anda Bermandikan Cahaya Alami

3. Museum Victoria & Albert di London

Glass sculpture di Victoria and Albert Museum, London (Sumber: amjourneys.com)

Glass sculpture di Victoria and Albert Museum, London (Sumber: amjourneys.com)

Museum-museum di London termasuk terbaik di dunia dengan biaya masuk sangat murah bahkan gratis. Termasuk Museum Victoria & Albert, langit-langit aula pintu masuknya sangat menakjubkan, dengan hiasan gantung yang terbuat dari kaca, karya Dale Chihuly, seorang pematung terkenal dari Amerika, pada tahun 2001.

Baca juga: Bukan Rumah Pohon, Tetapi Pohon Dalam Rumah

4. Renwick Gallery di Washington

Parallax Gap, salah satu karya seni dari rangkaian “Larger than Life” (Sumber: my.asiatatler.com)

Parallax Gap, salah satu karya seni dari rangkaian “Larger than Life” (Sumber: my.asiatatler.com)

Cabang dari Museum Smithsonian American Arts ini, khusus menampilkan karya seni kontemporer dan dekoratif. Parallax Gap menjadi karya paling unik yang diminati pengunjung. Struktur gantung bergabung dengan arsitektur ilusi, menciptakan karya seni menakjubkan yang instagrammable. Begitu menakjubkan, seolah-olah lebih menakjubkan dari kehidupan itu sendiri.

Baca juga: 7 Desain Interior Business Loft Kaum Urban Kontemporer

5. “Rain Room” di Los Angeles County Museum of Art (LACMA)

“Rain Room” di Los Angeles County Museum of Art (Sumber: my.asiatatler.com)

“Rain Room” di Los Angeles County Museum of Art (Sumber: my.asiatatler.com)

Keindahan ‘Rain Room’ yang eksotis dan mengagumkan telah menjadi hashtag di ribuan media sosial. Bukan hanya sekedar keajaiban visual, namun desain yang instagrammable ini menyampaikan kesan mendalam dalam pikiran pengunjungnya.

Baca juga: Desain Interior Rumah Tradisional yang Eksotis dan Menawan

6. Dinding selasar  dan resto di Kosenda Hotel, Jakarta

Kosenda Hotel di Jl. Wahid Hasyim, Jakarta karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon tahun 2013 (Sumber: arsitag.com)

Kosenda Hoteldi Jl. Wahid Hasyim, Jakarta karyaAntony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTontahun 2013 (Sumber: arsitag.com)

Sebuah karya seni tidak hanya bisa dinikmati di sebuah galeri seni atau pun museum saja. Fenomena Instagram memicu kesadaran akan pentingnya keindahan karya seni di berbagai ruang, termasuk ruang publik seperti hotel.

Baca juga: 8 Ide Desain Agar Selasar Tidak Membosankan

Karya seni di dinding kaca resto Kosenda Hotel  karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon (Sumber: arsitag.com)

Karya seni di dinding kaca resto Kosenda Hotel  karya Antony Liu + Ferry Ridwan / Studio TonTon (Sumber: arsitag.com)

Dinding kaca resto Kosenda Hotel berlukiskan komik cerita bergambar. Dinding ini menjadi karya seni unik yang instagrammable.

Baca juga: 10 Desain Interior Kamar Hotel Kekinian untuk Liburan yang Penuh Gaya

7. BARKBERSHOP Pet Grooming Studio & Cafe di Puri, Jakarta Barat

BARKBERSHOP Pet Grooming Studio & Cafe di Puri, Jakarta Barat karya Evonil Architecture tahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

BARKBERSHOP Pet Grooming Studio & Cafedi Puri, Jakarta Barat karyaEvonil Architecturetahun 2016 (Sumber: arsitag.com)

Evonil Architecture sukses menciptakan desain interior ruang café yang ceria dan ‘segar’, yang nyaman untuk pengunjung dan anjing peliharaannya. Sentuhan lukisan pada dindingnya, membuat café ini menyerupai galeri seni mungil yang keren dan instagrammable.

8. Art Attacks karya Michael Christian

”Art Attacks” karya seni mistikal yang keren dan instagrammable (Sumber: urbantoronto.ca)

”Art Attacks” karya seni mistikal yang keren dan instagrammable (Sumber: urbantoronto.ca)

Karya seni unik yang terbuat dari baja seberat 1 ton setinggi  4,3 m (14 kaki), menjadi ‘penyambut’ bagi pengunjung Distillery District sejak tahun 2009. Bagian dari rangkaian karya seni ‘Larger than life’ yang mengubah jalanan berbata di area bersejarah menjadi serasa di negeri khayal.

9. Vitra Colour & Material Library karya Hella Jongerius di Milan (2007)

Kreatif dan penuh warna, tampilan keren dan instagrammable yang menarik minat pembeli (Sumber: dezeen.com)

Kreatif dan penuh warna, tampilan keren dan instagrammable yang menarik minat pembeli (Sumber: dezeen.com)

Designer Hella Jongerius dari Belanda merangkai furnitur untuk menciptakan tampilan menyerupai mesin dengan warna pelangi dan bentuk yang variatif. Konsepnya adalah mengatur furnitur ke dalam 4 kelompok warna kontras: kelompok merah, warna-warna terang, kelompok hijau, dan warna-warna gelap. Desain ruang ini menyerupai galeri seni yang ‘hidup’ dan ‘tumbuh’, tidak ada warna-warna yang kaku, semua elemen berkonsep terbuka terhadap perubahan. Sebuah ide unik dan kreatif untuk memamerkan furnitur menjadi galeri seni yang keren dan instagrammable.

10. Head On karya Cai Guo Qiang tahun 2006

Desain ruangan galeri seni kontemporer tiga dimensi yang keren dan instagrammable (Sumber: iloboyou.com)

Desain ruangan galeri seni kontemporer tiga dimensi yang keren dan instagrammable (Sumber: iloboyou.com)

Karya seni kontemporer tiga dimensi ini sangat memukau, bukan hanya karena material yang digunakannya, tetapi karena kenangan indah yang terpatri dalam ingatan pengunjungnya. Cai Guo Qiang memanfaatkan 99 serigala sesuai ukuran aslinya, melompat ke arah dinding kaca yang tak terlihat untuk menunjukkan keberanian dan semangat dari hewan ini. Rancangan unik ini juga sebagai pengingat betapa seringkali manusia dibutakan oleh pola pikir yang sempit dan selalu mengulang kesalahan yang sama. Uniknya lagi, 99 serigala ini terbuat dari bulu domba. Serigala berbulu domba.

”Head On” karya Cai Guo-Qiang saat dipamerkan di Singapura tahun 2010 (Sumber: fashionartisan.wordpress.com)

”Head On” karya Cai Guo-Qiang saat dipamerkan di Singapura tahun 2010 (Sumber: fashionartisan.wordpress.com)

Karya seni telah diakui sebagai pembuktian kecerdasan penciptanya dan juga pengagumnya. Setiap karya seni memberikan pengalaman unik yang berbeda untuk setiap pengunjung, membuat penikmat seni bisa lebih menghargai seni dan proses penciptaannya. Sebuah desain ruangan galeri seni yang keren dan instagrammable, menjadi cara baru penyampaian tujuan penciptaan karya seni, sekaligus perluasan wawasan untuk lebih banyak masyarakat. Di sini terbukti bahwa seni bukanlah sesuatu yang arogan, melainkan sebuah karya yang merangkul dunia.

Baca juga:

10 Desain Interior Café Mini Ini Sangat Instagrammable!

Sentuhan Warna Turquoise untuk Tampilan Rumah Minimalis yang Stylish dan Modern

Butuh bantuan untuk proyek Anda? Dapatkan penawaran dari profesional terpercaya tanpa biaya apapun!

Disini

AUTHOR

Joyce Meilanita

Joyce Meilanita adalah satu-satunya mahasiswa Arsitektur'95 Institut Teknologi Indonesia yang lulus di tahun 1999. Pernah magang dalam Jadena Project PT. Schering Jerman-Indonesia di tahun 1998. Penyuka aljabar ini aktif mengajar bimbel sejak 1988 dan telah membuat 420 soal untuk ujian masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ia juga sudah menerjemahkan 41 dokumen berbahasa Inggris untuk Tung Desem Waringin. Kecintaan akan dunia arsitektur menyemangatinya untuk terus membagi dan memperluas wawasan serta pengetahuannya lewat berbagai artikel yang ditulisnya untuk arsitag.com. "Always trying to do my best in God's will n bless" itulah motto hidupnya.